Minggu, 24 Juni 2012

Inilah 5 Manfaat Stress Bagi Kesehatan

 
 Stres seringkali dihubungkan dengan bertambahnya berat badan, kerontokan rambut hingga serangan jantung. Tapi, stres tidak selamanya berakibat buruk. Stres pun bisa meningkatkan kesehatan seseorang.

"Stres merupakan hal yang sangat menyehatkan, karena memberikan energi yang Anda butuhkan untuk menjalani hidup. Tanpa itu Anda tidak akan memiliki energi yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan," ujar Jacob Teitelbaum, MD, direktur medis dari Fibromyalgia and Fatigue Centers, seperti yang dikutip dari Prevention internasional.

Perasaan cemas memicu reaksi untuk melepaskan kortisol dan adrenalin agar yang dapat mendorong Anda untuk bereaksi, misalnya bergerak cepat ketika akan ditabrak mobil. Rasa cemas juga dapat meningkatkan imunitas. Berikut lima manfaat kesehatan yang bisa didapat dari stres.

1. Stres Bisa Bantu Mencegah Pilek & Flu
Jika Anda merasakan tekanan 'deadline' dalam jangka waktu pendek, tubuh akan bekerja lebih lama untuk membuat Anda merasa nyaman dan tetap sehat. Hal itu karena stres membantu sistem kekebalan tubuh dengan cara mengatur kelenjar adrenal -- kelenjar yang dapat menyeimbangkan sistem imun.

"Kelenjar itu dapat bantu memproduksi kortisol, anti-inflamasi dalam merespon penyebab stres baik secara emosional atau fisik sehingga Anda dapat memanfaatkan cadangan energi dan melawan infeksi," jelas Dr. Teitelbaum.

2. Dapat Mempercepat Pemulihan Setelah Operasi
Tindakan operasi seringkali membuat seseorang menjadi stres. Tapi stres tersebut dapat membantu Anda menjadi lebih cepat sembuh. "Perubahan bilogis yang terjadi selama stres jangka pendek merupakan cara otak untuk menyiapkan tubuh untuk sesuatu yang menimbulkan stres atau sesudahnya," ungkap Firdaus Dhabhar, PhD, direktur penelitian di Stanford University Center.

3. Meningkatkan Ikatan Antar Sesama
Stres yang tidak berkepanjangan telah terbukti dapat meningkatkan tingkat oksitosin, atau biasa disebut hormon kedekatan (bonding), jelas Kathleen Hall, PhD, The Stress Institute and The Mindful Living Network. "Oksitosin sebenarnya menghambat produksi hormon stres dan mengurangi tekanan darah yang melebarkan arteri untuk bantu menjaga tubuh dari efek negatif rasa cema," kata Kathleen Hall.

4. Bantu Meningkatkan Ingatan
Saat sedang stres, pernahkan Anda merasa ingatan menjadi sangat berhati-hati dan tajam? Itu merupakan efek dari hormon yang menuju prefrontal cortex (suatu area di dalam otak yang mengendalikan kognisi dan emosi). Aktivitas tersebut dapat meningkatkan cara memori bekerja serta membuat otak lebih cepat dalam memecahkan masalah.

5. Dapat Melawan Tumor
Berdasarkan penelitian pada jurnal 'Brain, Behavior and Immunity', ketika sekelompok tikus mendapat paparan sinar ultraviolet yang dapat memicu kanker, diketahui bahwa lebih sedikit mengidap tumor ketimbang tikus yang tidak stres. Penjelasannya, stres memicu tikus untuk mengaktifkan gen dan sel yang lebih kebal sehingga menekan pertumbuhan tumor. Jadi ketika Anda sedang merasa tertekan karena pekerjaan, mungkin kesehatan Anda saat itu sedang dalam kondisi terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"