Sabtu, 15 Juni 2013

10 Kesalahan Konyol & Klise Yang Kerap Ditemukan Dalam Film

Sineas Hollywood seringkali memasukkan detil-detil yang menggelikan dalam film yang mereka garap. Bagi penonton yang rajin menonton film Hollywood dari genre apa pun, niscaya menemui kesalahan-kesalahan berikut ini.
Sebanyak 10 kesalahan konyol dan menggelikan dalam daftar berikut ini. Baca sampai habis untuk kemudian menyadari bahwa hal berikut jika dipikirkan secara mendalam membuat penonton mengernyitkan dahi.
Berikut ini daftarnya. Barangkali suasu saat ada sineas yang iseng menyertakan semuanya dalam satu film.
1. Terbangun setelah mimpi buruk

Detil satu ini terlalu banyak digunakan dalam buku atau film. Selalu ada bagian dalam cerita yang memperlihatkan sang tokoh utama mengalami mimpi buruk dan melihat orang yang ia sayang mati di dalam mimpinya. Seketika itu pula sang tokoh bangun dengan nafas tersengal, keringat dingin, dan mata terbelalak. Sang sutradara pun biasanya mengambil gambar tepat di wajah sang tokoh. Setiap film horor pasti menyertakan satu adegan ini dalam filmnya.
Bisa dilihat dalam: BRAM STOKER'S DRACULA, HACKERS, dan MOULIN ROUGE.
2. Cerita masa kecil

Penonton yang tak suka dengan cerita yang terlalu mendramatisir bakal benci dengana adegan "cerita masa lalu" yang kerap disertakan dalam film drama. Ini adalah bentuk kemalasan penulis naskah untuk menarik simpati, empati penonton tanpa peduli bahwa hal tersebut merusak penokohan yang ada.
Dapat dilihat pada: PRETTY WOMAN, WHILE YOU WERE SLEEPING.
3. Menatap telepon

Ini dia yang lucu, mengapa para tokoh dalam film selalu menatap teleponnya setelah menerima berita buruk atau telepon ancaman? Mungkin mereka mengharap ada peri kecil keluar dari telepon dan memberi jawaban atas rasa penasaran mereka. Entah apa motivasinya, namun adegan seperti ini banyak terdapat dalam film-film Hollywood.
Dalam dilihat dalam: ED WOOD, GOZU, PHONE BOOTH. 

4. Penjahat jadi guru

Kisah penjahat kemudian jadi guru ini dapat dilihat hanya dalam beberapa film untuk penonton dewasa. Sosok penjahat yang mulanya ingin menghabisi korbannya malah kepincut/ tertarik dengan korbannya tersebut. Lantas sang penjahat menjadi guru/mentor bagi korban untuk kemudian mendidiknya mirip seperti dirinya. Jika kamu menjadi sang korban, maukah kamu dididik oleh orang yang pernah ingin membunuhmu? Dapat dilihat di: ECLIPSE, INTERVIEW WITH A VAMPIRE, dan AMERICAN HISTORY X.
5. Teman yang cupu

Ah, sutradara film nampaknya melarang pasangan-pasangan dalam film punya teman yang sama kerennya. Coba saja perhatikan para tokoh utama wanita yang selalu lebih cantik dari teman-temannya. Atau tokoh utama pria yang selalu terlihat lebih keren dari teman-teman pria lainnya. Tokoh pendamping seringkali digambarkan suka melucu dan lemah lembut atau tak jarang bodoh.
Bisa dilihat dalam : HOW TO LOSE A GUY IN 10 DAYS, THE WEDDING PLANNER, dan HITCH.
6. Memandang cermin

Tak cukup penonton melihat wajah tokoh utama di layar lebar, penonton juga kadang dipaksa melihat bayangan sang tokoh di dalam cerita. Mungkin kita suka melihat bayangan kita di cermin, tapi melihat bayang cermin orang lain di film? Itu beda rasanya.
Coba tonton American Psycho, V for Vendetta, dan Memento yang memang banyak dipenuhi adegan menatap cermin.
7. Teriakan bodoh

Pernah dengar teriakan "Yippee kayee Motherfucker!" yang diucapkan John McClane di DIE HARD. Tak herankah kalian bahwa ia sempat saja mengucapkan teriakan tersebut di tengah situasi yang begitu genting dan mengancam nyawanya juga? Perhatikan adegan aksi lainnya. pasti ada juga yang seperti ini.
Dapat dilihat di DIE HARD, HOT FUZZ, dan BAD BOYS.
8. Tepuk tangan sang penjahat

Saat sang penjahat merasa sukses melakukan aksinya atau saat rencananya akan berhasil ia selalu melakukan tepuk tangan sarkas untuk mengejek tokoh utama. Apa tidak ada hal lain yang bisa dilakukan, karena tepuk tangan jelas bukan pilihan keren untuk memberikan ejekan bagi seorang penjahat kelas kakap.
Dapat dilihat di THE DARK KNIGHT, THE BREAKFAST CLUB, PRIMAL FEAR.
9. Penjahat yang terlalu meremehkan

Tak peduli sekejam dan sehebat apa pun penjahat dalam cerita, mereka pasti selalu bersikap remeh dan menunda-nunda saat ada kesempatan membunuh sang karakter utama. Kalau sudah begitu pada akhirnya tokoh utama melarikan diri dan selamat. Akhirnya bisa ditebak, penjahat tersebut yang mati karena kelalaiannya tadi.
Tonton semua film James Bond kalau tak percaya.
10. Tokoh utama wanitanya mudah ditipu

Tokoh wanita dalam film selalu cantik, pintar, dan juga terkadang rendah hati. Penokohan yang seperti ini memang nyaris sempurna kalau saja mereka tak melakukan satu kesalahan klise ini, yakni jatuh dalam godaan pria baru. Mereka sering diajak kencan dan bahkan tidur bersama pria asing yang baru mereka kenal dan akhirnya dicampakkan.
Saksikan kisah seperti di atas dalam film-film drama romantis Meg Ryan/Sandra Bullock/Kate Hudson. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"