Sabtu, 01 Juni 2013

Penduduk Jerman lebih sedikit dari yang dikira

germany
Jumlah orang asing di Jerman hanya 7,7% dari total populasi.
Sebuah sensus penduduk di Jerman menemukan bahwa jumlah penduduk negara itu ternyata lebih sedikit 1,5 juta jiwa daripada yang selama ini diperkirakan.

Ini adalah sensus yang pertama kali digelar sejak reunifikasi pada tahun 1990.

Selama ini Jerman masih memakai hasil sensus yang lama yaitu sensus di Jerman Barat yang dilangsungkan tahun 1987, dan di bekas wilayah komunis Jerman Timur pada tahun 1981.
Data yang baru ini mengungkapkan bahwa Jerman memiliki total populasi sebesar 80,2 juta jiwa, dinas federal setempat menyatakan.
Sensus ini digelar pada tanggal 9 Mei 2011. Berdasarkan sensus yang baru ini, ditemukan juga bahwa bahwa jumlah pemegang paspor asing yang tinggal di Jerman selama ini dibesar-besarkan.
Total jumlah orang asing di negara ini mencapai 6,2 juta atau 1,1 juta orang lebih sedikit daripada yang selama ini diperkirakan secara umum. Jumlah ini hanya sebesar 7,7% dari total populasi.

Penganut ateis 10%

Sementara jumlah penduduk yang tidak memiliki latar belakang budaya Jerman mencapai 15 juta atau 19% dari total populasi.

Kota Hamburg memiliki proporsi terbesar jumlah penduduk yang tidak memiliki latar belakang budaya Jerman, yaitu sebesar 27.5%, sedangkan di ibukota Berlin, angka ini hanya mencapai 23.9%. Dan di seluruh bekas area Jerman Timur, angka ini hanya mencapai kurang dari 5%.
Sensus tersebut juga mengungkapkan bahwa sebesar 66,8% responden mengaku beragama Kristen dan 10,5% ateis.

Hanya sebesar 1,9% dari responden yang menyatakan beragama Islam. Para peneliti percaya bahwa banyak Muslim di sana menggunakan hak legal mereka untuk tidak menyebutkan agama dalam survey ini, tulis media setempat, Der Spiegel.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"