Selasa, 13 November 2012

5 Kesalahan fatal yang dilakukan pemimpin

5 Kesalahan fatal yang dilakukan pemimpin

Setiap pemimpin memiliki cara sendiri untuk mengambil sebuah keputusan. Apa yang telah diputuskan akan berdampak besar pada nasib anggota Anda. Tanggung jawab berat ini mesti dipikul oleh para pemimpin. Meski demikian, tak ada pemimpin yang luput dari kesalahan. Berikut adalah lima kesalahan fatal yang dilakukan oleh seorang pemimpin seperti dilansir Forbes.

1. Terlalu banyak bernegosiasi

Pemimpin terkadang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bernegosiasi dengan masalah. Apakah itu efisien? Tentu saja tidak. Terlalu banyak berpikir membuat seorang pemimpin terlihat ragu dalam keputusannya.

2. Hanya wacana

Semua pemimpin memiliki visi dan misi untuk memajukan tim mereka. Namun, apakah itu hanya sekadar wacana? Tetapi tak ada tindakan nyata untuk mencapainya.

3. Tidak menetapkan rencana jangka panjang

Pemimpin gagal biasanya tidak memiliki rencana jangka panjang yang menatap ke masa depan. Padahal rencana masa depan merupakan tonggak untuk mencapai kemajuan.

4. Tidak menetapkan konsekuensi

Seorang pemimpin seharusnya dapat menetapkan konsekuensi yang jelas untuk anggota mereka, terutama bagi yang berhasil mencapai tujuan atau tidak. Tetapkan sebuah konsekuensi untuk memotivasi anggota Anda.

5. Menetapkan terlalu banyak gol

Menetapkan terlalu banyak gol dapat menghilangkan konsentrasi bawahan. Mereka tidak bisa memilih mana yang harus didahulukan atau yang tidak.
Lima kesalahan ini membuat Anda dianggap sebagai pemimpin yang gagal. Jadi, hindari kesalahan-kesalahan yang nantinya membuat wibawa Anda jatuh di hadapan anggota(www.merdeka.com).


Baca juga artikel menarik lainnya:
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"