Jumat, 01 Juni 2012

Inilah 12 Cara Menghindari Masalah Jelang Pernikahan

img
Pernikahan menjadi salah satu momen paling istimewa dalam hidup. Oleh karena itu, harus dipersiapkan secara matang. Namun terkadang, ada beberapa hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Misalnya, perbedaan argumen antara keluarga Anda dan pasangan.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang juga perlu dipertimbangkan. Apa saja perihal tersebut? Berikut nasihat dari Dr. Phil McGraw, seorang psikolog percintaan yang dikenal setelah muncul dalam talk show Oprah Winfrey.

1. Jangan Banyak Campur Tangan Orang Lain
Tidak sedikit dari teman dan keluarga Anda yang ingin ikut berpartisipasi dalam suksesnya acara kebahagiaan kalian. Boleh saja, tetapi tidak memberikan kekuasaan penuh kepada mereka karena bisa membuat acara menjadi berantakan. “Jangan membiarkan orang lain merusak hari Anda hanya karena ingin menyenangkan hati mereka, “ ujar Dr. Phil.

2. Jangan Menjadi 'Bridezilla'
Bridezilla adalah sebutan kepada calon pengantin wanita yang merasa khawatir jika pernikahannya tidak berjalan sesuai dengan rencana sehingga kelakuannya berubah mengerikan. Dalam mengurus pernikahan, bridezilla tergolong perfeksionis dan tidak mudah puas. Coba fokus dengan hari pernikahan yang sakral. Tidak peduli betapa sempurnanya hari itu, tapi bagaimana supaya acara berjalan dengan hikmat dan bahagia.

3. Menerima Bantuan dari Orang Terdekat
Jangan takut melibatkan keluarga serta teman Anda saat merencanakan hari pernikahan. Bantuan dari mereka akan membuat perasaan semakin bahagia. Namun, tidak berarti semua kerabat bisa mengatur penyelenggaraan pesta kalian. Kendali penuh tetap berada di tangan Anda dan pasangan.

4. Jangan Menjadi Korban dari 'Money Bully'
Orang tua Anda atau si dia ingin membiayai semua acara pernikahan. Karena hal itu, mereka malah mendominasi seluruh rencana yang telah dibuat, bahkan merombaknya sesuai keinginan mereka. Lebih baik menikah secara sederhana daripada ada perasaan yang mengganjal karena pernikahan tidak sesuai dengan kemauan Anda dan pasangan.

5. Buat Anggaran
Buatlah anggaran sematang mungkin. Cantumkan juga biaya tak terduga untuk antisipasi. Anggaran pernikahan sangat penting demi menjaga tidak adanya masalah ketika hari itu tiba yang bisa menimbulkan hutang.

6. Fokus pada Kedua Pengantin
Rencana pernikahan bisa menyebabkan salah paham dengan keluarga atau kerabat dekat. Kesalahpahaman muncul karena rasa emosional seseorang. Dr. Phil mengatakan, "Ketika seseorang menikah, hari pernikahan adalah hari kebahagiaan mereka. Hadiah terindah untuk mereka dengan mendukung serta membiarkan mereka menikmati hari pernikahannya."

7. Pernikahan adalah Sebuah Ritual
Dalam kehidupan masyarakat serta budaya, pernikahan bukan hanya sekadar perayaan biasa, melainkan ritual khusus yang melambangkan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Dr. Phil menyarankan agar pengantin mengambil alih kehidupan mereka. "Katakanlah, ‘Ini pernikahan saya, awal dari hidup saya. Saya akan melakukan apa yang terbaik dan tepat untuk saya,".

8. Pertimbangkan Ide Pernikahan Selama 15 Menit
Jangan langsung menolak ide di luar rencana pernikahan yang telah disusun. Psikolog percintaan itu menasihati bahwa Anda perlu mempertimbangkan ide yang berkaitan dengan pernikahan selama 15 menit. Mungkin ide tersebut bisa digunakan menjelang pernikahan jika rencana A tidak berjalan sesuai rencana.

9. Istirahat
Mengistirahatkan diri sejenak dari pembahasan pernikahan. Jangan malah stres karena terlalu tegang dan memikirkan suksesnya acara. Lebih baik pergi berdua dengan pasangan untuk menghibur diri serta menghilangkan penat sebelum hari kebahagiaan itu datang. Anda bisa merasa lebih rileks ketika kembali mengurus acara pernikahan.

10. Selipkan Rasa Humor Dalam Merencanakan Pernikahan
Jangan berharap kalau acara akan berlangsung sempurna. Justru hal ini yang membuat Anda kecewa karena terlalu serius. Lebih baik santai, tapi fokus. Suatu hari nanti, kisah lucu Anda berdua ketika menyiapkan pernikahan bisa menjadi kenangan yang dapat diceritakan dengan anak dan tidak terlupakan.

11. Diskusikan juga Mengenai Kehidupan Rumah Tangga
Resepsi pernikahan hanya berlangsung satu atau dua hari. Namun, kehidupan setelah menikah akan berjalan bertahun-tahun. Anda dan pasangan juga butuh kesiapan membangun keluarga yang harmonis. Oleh karena itu, diskusikan bersama tentang agama, karier, pekerjaan, rumah, anak, dan sebagainya yang berguna untuk masa depan rumah tangga kalian.

12. Melupakan Hal yang Buruk
Jika hari pernikahan sudah terjadi dan ada beberapa kejadian yang tidak menyenangkan, sebaiknya Anda lupakan kejadian tersebut. Coba pikirkan semua yang membahagiakan saat pesta pernikahan. Banyak hal indah yang pasti akan menjadi kenangan seumur hidup Anda (http://wolipop.detik.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"