Rabu, 10 Juli 2013

Aksi Menantang, Mendayung Perahu di Antara Lelehan Lava

Mendayung perahu di antara lelehan lava berikut ini pastinya tidak akan pernah Anda bayangkan untuk Anda lakukan. Aksi menantang bahaya ini dilakukan oleh Pedro Olivia, Chris Korbulic dan Ben Stookesberry dari Brazil yang mengarungi perairan di sekitar lelehan lava merah yang mengalir dari gunung berapi Kilauea, kepulauan Hawaii.




Namun, itu saja dianggap tidak cukup karena Pedro memutuskan untuk menjelajahi pantai dengan berjalan kaki. Bahkan, dia nekad menguji suhu panas lava sekitar 700 hingga 1100 derajat celcius dengan mencelupkan dayungnya dan segera mengangkatnya sebelum terbakar.

Selama seharian, kelompok ini menjelajahi aliran lava dari tebing berketinggian 200 kaki di saat air yang telah bercampur lava merah dengan suhu 50 derajat celcius menerjang ganas.

Dari pengalamannya, Ben mengungkapkan bahwa salah satu ancaman terbesar adalah uap beracun yang dihasilkan saat lava menghempas ke dalam air. Saat itu, air laut bisa membakar kedua tangan mereka.




Sebenarnya, tiga orang ini sedang melakukan syuting perjalanan dengan perahu kayak untuk siaran televisi di Brasil. Selama perjalanan, mereka telah menjelajahi 300 air terjun dan sungai di 4 pulau: Big Island, Kauai, Maui dan Oahu.




Kilauea adalah salah satu gunung berapi teraktif di dunia. Gunung ini melingkari sisi barat daya Big Island di Hawaii. Kebanyakan peneliti merujuknya sebagai bagian dari gunung Mauna Loa. Namun berdasarkan data geologi, Kilauea adalah sebuah gunung terpisah.






Tercatat ada sebanyak 61 letusan aktif sejak tahun 1983. Ketinggian gunung ini sekitar 4.190 kaki di atas permukaan laut dan mencakup 14 persen wilayah Big Island. Gunung ini memuntahkan lava di sepanjang sisi yang mengalir ke Samudera Pasifik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"