Selasa, 02 Juli 2013

Motor Bekas Tabrakan Dijadikan Kuil Keramat di India

Kuil Motor di India.
Penduduk kota Pali, Rajasthan, India, membangun kuil keramat yang diatasnya ditaruh motor antik yang telah hancur bekas kecelakaan, Royal Enfield Bullet 350.

Diberitakan laman Motorcycle, Jumat 28 Juni 2013, kuil tersebut dibangun karena peristiwa tabrakan yang menewaskan Om Singh Rathore, anak pemimpin desa setempat pada 2 Desember 1988 silam.

Dengan menggunakan motor asal Inggris tersebut, Rathore berencana pulang ke rumahnya di Pali. Namun nahas, ia tergelincir menabrak pohon sehingga nyawanya tidak dapat tertolong.

Cerita ini berkembang menjadi legenda, saat polisi melakukan penyidikan dan membawa motor tersebut ke kantor polisi sebagai barang bukti. Keesokan paginya, motor tersebut hilang dan ditemukan di lokasi kejadian.

 Polisi lalu membawa kembali motor tersebut. Kejadian berulang dan motor ditemukan di tempat yang sama. Tak kehilangan akal, polisi lalu menguras bensin serta menggemboknya dengan rantai agar motor tersebut tidak hilang. Namun, usaha tersebut sia-sia karena motor itu hilang lagi dan ditemukan di lokasi kecelakaan.

Akhirnya, polisi mengembalikan motor tersebut kepada keluarga Rathore. Peristiwa tersebut menggegerkan penduduk setempat, lalu mendirikan sebuah kuil di lokasi tersebut. Tidak lupa, motor Royal Enfield Bullet 350 bekas tunggangan Rathore ditempatkan di atas kuil. Warga lalu menamakan kuil tersebut dengan nama Om Banna atau Bullet Baba.

Kini, ratusan orang dan beberapa wisatawan sering mengunjungi tempat tersebut untuk menghapus rasa penasaran. Ada juga yang berdoa agar perjalanan mereka aman. Bahkan, ada pendeta yang merawat dan memimpin doa.

Apakah peristiwa tersebut nyata? tau hanya upaya untuk menarik turis? Beberapa warga menyatakan peristiwa terjadi pada 1991, bukan 1988. Percaya atau tidak, itu merupakan cerita yang rapi dan cerdik.
Klik untuk lihat videonya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"