Minggu, 12 Mei 2013

Jin Kyu Robertson, Berawal Ingin Jadi Pembantu Hingga Lulus S3 di Harvard

BU&M~ Apa mimpi Anda sebagai seorang wanita? Banyak wanita punya mimpi yang tinggi dan cemerlang. Kemudian dengan keanggunan dan kesederhanaan mereka, impian itu mampu diraihnya, bahkan lebih dari yang mereka bayangkan.



Ini adalah sebuah kisah nyata yang lahir dari seorang wanita biasa di Korea yang memulai kehidupannya dari nol. Jin Kyu Suh, adalah seorang wanita Korea yang pernah mengecap masa kelam karena tak punya uang untuk sekolah meski orang tuanya menjanjikannya untuk bisa lulus hingga SMA.

Saat berusia 22 tahun,Jin Kyu   melamar pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga di Amerika. Ia tidak menguasai bahasa di sana, namun justru dengan ketidakmampuannya itu membuat Jin Kyu mulai belajar Bahasa Inggris. Sesampainya di New York, pekerjaan yang diinginkannya sudah diisi oleh orang lain.

Jin Kyu pun segera menemukan pekerjaan sebagai waitress. Ia mulai belajar mengucapkan kalimat sederhana seperti 'good morning', 'enjoy your meal', 'thank you' dan berbagai kalimat yang ia butuhkan untuk melayani orang lain. 10 tahun sejak saat itu, Jin Kyu sudah menjadi bagian dari karyawan militer Amerika yang bekerja di Jerman. Bagaimana ia bisa tercebur ke dunia militer rupanya berkaitan dengan pernikahannya yang kurang mulus dengan seorang pria.
Jin Kyu merasa bahwa dirinya harus menempuh pendidikan yang tinggi untuk bisa meraih mimpinya. Maka ia mulai kuliah sambil bekerja. Diakui Jin Kyu bahwa karirnya di dunia militer tidaklah mudah. Bahasa Inggrisnya terbilang lemah, namun ia tetap tabah dan berkeras ingin menggapai mimpinya di dunia pendidikan.
Suatu ketika ada sebuah tawaran pengiriman anggota militer ke Jepang, sayangnya Jin Kyu ditolak karena menurut kebijakan, terlalu besar resiko mengirimkan anggota wanita ke negeri yang didominasi pria tersebut. Jin Kyu yang tidak bisa menerima alasan tersebut menyebut nama Margaret Thatcer sehingga keputusan tersebut diubah dan membuatnya bisa dikirim ke sana.
Jin Kyu mampu menyelesaikan S2 di Harvard sekalipun ia sedang bekerja di Angkatan Darat. Tak berhenti sampai di situ, Jin Kyu pun akhirnya mendaftar kuliah S3. Setelah ia memutuskan pensiun dari Angkatan Darat, wanita ini menyelesaikan program studinya tersebut dan mendapat gelar Doktor. Saat ini, Jin Kyu sudah mengeluarkan sebuah buku berjudul Major Dream yang diambil dari kisah hidupnya.

Namun yang lebih mengagumkan lagi, kehidupan yang dialami oleh Jin Kyu juga bisa diturunkan pada anaknya, Jasmin. Putrinya itu mampu lulus dari Harvard dan sama-sama meneruskan karir ibunya di Angkatan Darat Amerika.

Kehidupan Jin Kyu tidak bisa dianggap remeh. Perjalanan karir dan keteguhannya untuk menempuh pendidikan dan meraih mimpi yang besar patut diacungi jempol. Ia adalah sosok wanita modern sesungguhnya yang tak terpatahkan oleh pandangan bahwa wanita cukup dengan pendidikan seadanya. Jin Kyu Robertson juga memiliki mimpi yang besar dan sesulit apapun, ia mampu menghadapinya dengan tersenyum.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"