Rabu, 23 Januari 2013

The Colossus Hotel Terbesar Di Dunia Tapi Tidak Pernah Didatangi Tamu

The Colossus di Pomerania menyandang sebagai hotel terbesar di dunia. Apalagi 10.000 kamarnya semua menghadap ke pantai. Anehnya, tak ada tamu yang menginap di sini. Kenapa ya?

Pomerania adalah kawasan bersejarah yang berada di dekat Laut Baltik, berada di antara Jerman dan Polandia. 70 Tahun yang lalu, dibangunlah hotel sepanjang 4,8 kilometer di sana yang menjadi hotel terbesar di dunia. Nama hotelnya adalah The Colossus di Kota Rugen, Negara Bagian Mecklenburg-Vorpommern, Jerman. Anehnya, tidak pernah ada satu pun tamu yang menginap di sana.

Dari Daily Mail, Senin (21/1/2013), hotel ini dibangun atas kehendak Adolf Hitler, sang pemimpin Nazi. Tujuan awalnya memang ingin membangun hotel untuk sarana para wisatawan yang ingin berlibur di tepian Laut Baltik.

Pembangunan hotel ini membutuhkan waktu 3 tahun dengan 5.000 pekerja. Hitler telah memikirkan resor impiannya dengan sangat sempurna. Ia telah memikirkan di mana kapal-kapal pesiar bisa menepi dan juga berencana membuat jalur kereta dari Berlin dan Hamburg ke sini untuk memudahkan para tamunya.

Namun sayangnya, tak lama setelah resor impiannya jadi, Perang Dunia II pun pecah. Hotel ini malah jadi barak militer sebelum ada seorang tamu pun yang menjajal menginap di dalamnya. Setelah perang selesai, Hotel Colossus sudah tidak seindah awalnya.

Semenjak Hitler mangkat dari kekuasaannya dan Jerman kembali bersatu, hotel itu kosong begitu saja. Sisa-sisa kekejaman perang masih terasa sehingga tak seorang pun ingin mencoba bermalam di sana.

Meski begitu, Pomerania tetap memiliki surga tersembunyi. Ribuan wisatawan selalu memadati Pulau Usedom saat musim panas. Pantainya yang indah dan cuaca yang cerah jadi destinasi tepat untuk menghabiskan liburan di bawah sinar mentari khas musim panas.


BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"