Jumat, 01 Februari 2013

Tragis, Balita Di Rantai Kakinya Dan Ditinggalkan Di Pinggir Jalan

Tragedi kemanusiaan selalu menyertai kehidupan manusia dimanapun mereka berada, kisah-kisahnya sering menyayat hati dan meruntuhkan relung-relung keangkuhan hati manusia. Itulah warna kehidupan, dengannya manusia dapat belajar tentang hidup dan kehidupan, dapat mengambil kesimpulan terhadap apa yang terjadi bersamanya dan mengambil langkah bijak untuk hidup yang lebih baik.

Kisah tragis kali ini di alami oleh bocah berumur dua tahun di China, sebetulnya ini kisah tragis kemanusiaan yang sudah lama dan pernah menghebohkan dunia, namun saya merasa perlu untuk memberitakannya kembali agar kita mampu belajar dari warna hidup yang kadang warna itu tidak kita dapati dalam kehidupan kita.

 Anak berumur dua tahun ini adalah anak seorang sopir taksi di China, orang tuanya terpaksa merantai kaki anak ini di pinggir jalan dekat sebuah pusat perbelanjaan agar anak tersebut tetap berada di tempat saat dia pergi bekerja. Orang tua tersebut melakukan hal itu karena dia sudah kehilangan kakak dari anak ini karena kecelakaan, dia tidak ingin adiknya mengalami hal yang sama, dia juga tidak punya cukup uang untuk membayar pengasuh anak.

Sebetulnya ada orang yang mau mengadopsi anak ini dan dia juga di tawari dengan harga yang mahal, namun dia selalu menolaknya. Saya memahami sikap yang di ambil oleh orang tua bocah ini, ikatan orang tua dengan anak adalah sesuatu yang sangat mahal. Anaklah tempat kita berlindung saat kita sudah tua dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Namun satu hal yang harus di garis bawahi yaitu bahwa mengikat anak dengan rantai adalah bukan hal tepat yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya (realifact.blogspot.com/).






BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"