Kamis, 27 Juni 2013

Foto-Foto Mengerikan Ritual Siksa Diri Penganut Agama Syiah (Part 2)

Salah satu kebudayaan yang paling unik yang dimiliki oleh negara Syiah Iran adalah ritual siksa diri yang dilakukan setiap bulan Asyura di padang Karbala. Mayoritas penduduk Iran yang beragama Syiah melakukan ritual ini mulai dari anak-anak hingga orang tua, darahpun menetes dimana-mana karena cambukan rantai bermata pisau, yang digunakan oleh para peserta ritual memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad tersebut. Para peserta juga ada yang menggunakan pisau, pedang dan benda tajam lainnya untuk melukai diri.

Ritual yang kemudian seolah-olah menjadi ibadah ini sebenarnya tidak pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad karena ritual ini sebenarnya dilakukan oleh penganut Syiah sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap cucu Nabi Muhammad.

 Menurut sebagian orang, apa yang dilakukan oleh para penganut Syiah ini adalah merupakan perbuatan konyol, bagaimana mungkin Allah akan meridloi perbuatan seperti ini, menyakiti orang lain saja adalah perbuatan dosa apalagi menyakiti diri sendiri, lebih tragisnya lagi penganut syiah menganggap ritual ini termasuk bagian dari Ibadah.

Pertanyaannya adalah, jika saat ini Nabi Muhammad masih hidup, apakah beliau mengijinkan ritual ini? Tentu saja tidak, karena dalam Islam menyakiti diri sendiri adalah termasuk perbuatan yang diharamkan.

 















1 komentar:

  1. orang orang yang melakukan seperti ini adalah perbuatan konyol, dungu dan bodoh, sedangkan ALLAH S.W.T, dan RASULULLAH S.A.W, serta ALI BIN ABI THALIB R.A, serta HASAN dan HUSEIN ALI, tidak akan menyetujui perbuatan yang dilakukan,
    Sadarlah wahai para SYI'AH yang mengaku ISLAM, bertobatlah ke jalan yang benar, jalan RAHMATAN LIL'ALAMIN....!

    BalasHapus

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"