Rabu, 16 Oktober 2013

Philomena, Film Paling Mengharukan Tahun 2013

Philomena
Masih ingat akting Judi Dench kala memerankan sosok agen M, dalam Quantum of Solace dan skayfall? Kini Dench kembali hadir dalam film terbarunya bertajuk Philomena.

Film yang diangkat dari buku berjudul The Lost Child of Philomena Lee ini dikatakan akan jadi salah satu film paling emosional. Buku karya jurnalis Martin Sixsmith yang diangkat dari kisah nyata tersebut, diangkat ke layar lebar oleh sutradara Stephen Fears.

Dilansir dari Female First, Dench akan memerankan sosok Philomena. Sementara sosok Martin Sixsmith akan diperankan oleh komedian Steve Cogan.

Philomena mengisahkan seorang remaja di wilayah Irlandia, yang hamil pada sekitar 1952. Kala itu Philomena yang terpuruk karena kehamilannya, dikirim ke sebuah biara bernama Roscrea.

Setelah melahirkan bayi laki-laki, Philomena harus menemui masalah lagi. Ia terpaksa kehilangan bayi laki-lakinya yang dibawa pergi biarawati untuk diadopsi satu keluarga di Amerika. Sejak itu, Philomena menghabiskan 50 tahun hidupnya untuk mencari sang putra.

Kemudian, ia bertemu dengan Martin Sixsmith. Jurnalis yang tengah jenuh berurusan dengan politik tersebut merasa tertarik dengan kisah Philomena. Ia pun membantu Philomena menemukan putranya.

Keduanya berangkat ke Amerika untuk mencari sang anak. Dalam perjalanan tersebut, tak hanya mengungkap kisah-kisah luar biasa dalam pencarian putra Philomena. Namun juga menciptakan ikatan tak terduga yang begitu erat antara Philomena dan Martin.

Philomena menyuguhkan film dengan narasi yang menarik. Tentang cinta dan kehidupan manusia. Serta menunjukkan, bahkan di tempat tergelap masih ada tawa.

Banyak yang menyebut film ini akan menjadi salah satu film paling mengharukan di 2013. Tak sabar dengan aksi Dench dan Coogan? Philomena rencananya rilis pada 1 November mendatang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el √©xito siempre estar√° con nosotros"