Selasa, 18 Desember 2012

5 Cara Agar Wanita Bisa Cepat Orgasme Saat Bercinta

Bagi wanita, meraih orgasme butuh proses yang bertahap. Tidak mudah memang bagi wanita mendapatkan kenikmatannya saat bercinta.
Kendala fisik dan psikologi, seperti kelelahan dan tidak percaya diri biasanya jadi penyebab wanita sulit mencapai orgasmenya. Lantas adakah cara agar wanita bisa orgasme dengan cepat? Berikut ini tipsnya, seperti dipaparkan iVillage:

1. Buat Diri Sendiri Bergairah
Ketika agenda bercinta dengan suami sudah terjadwalkan, tips pertama ini bisa lebih mudah dijalankan. Buat diri sendiri merasa mood untuk berhubungan intim dengan membuat Anda bergairah. Caranya misalnya dengan mulai berfantasi saat makan malam bersama suami. Misalnya membayangkan foreplay yang akan dilakukan suami pada Anda.

2. Semakin Suami Bisa Mengontrol Orgasmenya, Kesempatan Anda Orgasme Makin Besar
Ketika suami terlihat akan mencapai orgasmenya, lakukan 'gangguan' agar dia bisa mengontrol klimaksnya tersebut. Kesempatan Anda untuk mencapai orgasme menjadi lebih besar ketika suami belum ejakulasi. Kalau suami sudah mencapai klimaksnya tentu butuh waktu untuk membuatnya bisa melakukan penetrasi lagi.

3. Tipe Orgasme Apa yang Anda Inginkan?
Agar bisa orgasme lebih cepat, tak ada salahnya menentukan tipe orgasme apa yang diinginkan. Apakah itu orgasme klitoris atau g-spot? Kalau yang pertama jadi pilihan, pilih posisi bercinta yang bisa membuat klitoris mudah terstimulasi. Sedangkan jika pilihannya g-spot, posisi women on top dapat jadi cara terbaik untuk mencapai orgasme.

4. Perhatikan Reaksi Tubuh Sebelum Orgasme
Memahami apa yang memicu Anda orgasme bisa lebih membantu. Semakin otak terlatih, akan makin mudah juga Anda mencapai orgasme. Coba pikirkan hal apa yang secara natural biasanya Anda lakukan untuk mencapai orgasme dan terus latih cara tersebut. Misalnya ketika napas mulai tertahan dan jari kaki menekuk, artinya Anda akan mencapai orgasme, jangan berhenti bergerak dan capailah klimaks.

5. Berfantasi
Banyak pria dan wanita memakai fantasi untuk membuat dirinya berada di zona orgasme. Jadi tidak ada salahnya jika Anda juga melakukan hal serupa. Tak perlu merasa bersalah pada suami karena berfantasi. Hal-hal yang tidak diketahuinya, tentunya tidak akan membuatnya sedih atau kecewa. Ingatlah, suami tidak bisa membaca pikiran Anda. (wolipop.com)

Kesalahan Terbesar Pria yang Buat Wanita Gagal Orgasme

  
Dalam beberapa riset terungkap, cukup banyak wanita tak mendapatkan orgasmenya saat bercinta. Penyebabnya selain dari diri sendiri, juga dilakukan oleh pasangan mereka. Ini kesalahan terbesar pria yang buat wanita gagal orgasme.
 
Kesalahan terbesar yang dilakukan pria saat bercinta menurut penulis 'The Best Sex of Your Life: 101 Secrets Every Woman Should Know', Dan dan Jennifer adalah tidak lebih dulu memberikan wanita orgasme sebelum penetrasi. Banyak pria yang ingin cepat dan mudah dengan langsung melakoni intercourse.

Pria juga seringkali melakukan foreplay dengan terburu-buru atau terlalu sebentar sebelum mereka penetrasi. Menurut Dan dan Jennifer, saat sudah melakoni penetrasi, pria akan menjadi lebih fokus pada dirinya sendiri. Inilah yang akhirnya membuat wanita tak mendapat kesempatan untuk orgasme.

Yang pria tidak sadari, banyak wanita tidak bisa meraih orgasmenya hanya dengan penetrasi. Kesempatan wanita meraih klimaks melalui penetrasi mungkin terjadi jika mereka sebelumnya sudah mendapatkan orgasme melalui stimulasi manual atau oral. Ketika wanita bisa mendapatkan orgasmenya melalui penetrasi setelah sebelumnya melalui stimulasi manual, artinya dia merasakan orgasme ganda.

Pakar seks Ian Kerner yang menulis buku 'She Comes First: the Thinking Man's Guide to Pleasuring a Woman', mengatakan wanita bisa merasakan orgasme berkali-kali saat bercinta. Sementara para pria seringkali setelah mendapatkan orgasmenya, tak bisa lagi melanjutkan aktivitas intim tersebut dengan cepat.

Bagaimana agar wanita bisa mendapatkan orgasme ganda? Berikut ini tips dari Ian:

1. Ladies First
Untuk membuat wanita bahagia saat bercinta, menurut Ian, pria perlu kembali ke cara kuno yaitu dahulukan wanita. Dalam bercinta, cobalah para suami untuk mengalah dan memberikan istri mereka orgasme dulu, sebelum mereka sendiri mencapai ejakulasinya.

Kenapa harus wanita yang lebih dulu mencapai orgasme? Dijelaskan Ian, faktanya pria merupakan tipe yang dengan mudah bisa meraih orgasmenya. Penelitian yang dilakukan Dr. Alfred C. Kinsey pun membuktikannya. 75% pria bisa ejakulasi hanya dalam dua menit. Semetara wanita membutuhkan waktu setidaknya 21 menit atau lebih lama untuk orgasme.

2. Berpikir 'Outside the Box'
Selama ini para pria ingin yang mudah dan cepat saja saat bercinta dengan pasangannya. Oleh karena itulah mereka hanya menyentuh di area yang itu-itu saja di tubuh pasangannya. Menurut Ian, biasanya pria hanya menyentuh area luar Miss. V saja saat memberikan wanita foreplay. Padahal g-spot persisnya berada di 2-5 cm dari lubang Miss. V. Saat titik itu disentuh, wanita akan merasakan sensasi tersendiri.

Pria perlu sadari, klitoris merupakan area yang sangat sensitif dengan sentuhan. Jadi cobalah stimulasi area tersebut dengan lembut dan perlahan. Tapi di awal foreplay, jangan buru-buru menuju ke area tersebut. Mulai dengan menyentuh area payudara setidaknya sekitar 10 menit.

3. Kenali Klitoris
Pria juga perlu paham lebih jauh soal area sensitif wanita. Jangan hanya anggap klitoris sebagai area yang perlu disentuh sesaat. Tapi anggaplah bagian tubuh wanita tersebut sebagai area untuk menghasilkan orgasme ganda untuk wanita.

Banyaknya ujung saraf dalam klitoris menyebabkannya menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan atau tekanan langsung atau tidak langsung. Setidaknya ada lebih dari 8.000 syaraf di sana. Satu saja salah satu syaraf tersebut disentuh, akan menular ke yang lainnya. (wolipop.com)

4 Faktor Mental Penyebab Sulitnya Wanita Meraih Orgasme

img
Ketidakmampuan wanita untuk mencapai orgasme biasa disebut dengan psychogenic anorgasmia, atau singkatnya, anorgasmia. Kondisi ini tidak melulu disebabkan karena rasa malu atau kurangnya kepercayaan diri.

Ada faktor-faktor lebih serius yang menyebabkan wanita sulit mencapai klimaks saat berhubungan seks dengan pasangannya, dan itu bisa saja dialaminya dalam waktu yang lama. Berikut ini empat faktor mental dan emosional yang membuat wanita sulit mencapai orgasme, seperti dikutip dari Your Tango.

1. Pandangan Terhadap Seks
Latar belakang pendidikan, kepercayaan dan budaya bisa memengaruhi cara seseorang memandang seks dan seberapa nyaman dia dengan seksualitasnya. Sebagai contoh, jika sejak kecil Anda sudah diajari bahwa seks itu sesuatu yang tabu, atau seks hanya untuk menghasilkan keturunan dan bukan untuk kenikmatan, bisa menyebabkan Anda cenderung tertutup terhadap aktivitas seks. Akibatnya, Anda tidak bisa leluasa melepaskan orgasme dan sulit membiarkan diri untuk menikmati pengalaman seks meskipun itu dengan suami sendiri.

Untuk ini, Anda perlu terapi seks atau bantuan psikoseksual. Ubahlah pandangan Anda terhadap seks, pahami bahwa tidak ada yang salah dengan menikmati dan menginginkan seks. Mengontrol hasrat seksual dan kehidupan seks bisa membawa Anda pada kehidupan seks yang sehat dan bahagia, dan tentu saja lebih mudah mencapatkan orgasme.

2. Keengganan untuk Eksplorasi
Sangat penting untuk mengetahui hal-hal apa saja yang membuat Anda senang dan merasakan kenikmatan saat bercinta. Ada banyak posisi bercinta yang bisa memperbesar kemungkinan Anda untuk mendapatkan orgasme. Jika Anda selalu berhubungan intim dalam posisi misionaris dan tidak juga meraih kepuasan klimaks setiap sesi bercinta, mungkin sudah saatnya lebih berani bereksperimen. Coba beberapa gaya bercinta baru, lakukan foreplay, berbagi fantasi seks dengan pasangan atau saling memijat tubuh sebelum bercinta.

Temukan stimulasi apa saja yang membuat Anda nyaman dan apa yang tidak. Mengetahui apa yang Anda mau dan bisa menunjukkannya pada pasangan akan sangat membantu untuk meraih orgasme.

3. Ritme Hubungan Suami Istri
Jika rumah tangga Anda dibangun dengan anggapan bahwa seks tidak punya arti lebih selain hubungan intim secara fisik dan pemenuhan kebutuhan biologis semata, akan lebih sulit memahami arti sebenarnya dari aktivitas bercinta. Orgasme juga sulit diraih jika Anda dan pasangan enggan berkomunikasi soal seks.

4. Trauma Masa Lalu
Bentuk trauma yang menghalangi Anda meraih orgasme bisa bermacam-macam. Bisa karena pandangan negatif terhadap tubuh sendiri (saat remaja selalu diolok-olok gemuk, jelek atau tidak seksi), pernah mengalami pelecehan seksual atau pemerkosaan. Trauma masa lalu bisa membuat seseorang selalu memandang seks dari sisi negatif.

Coba bicarakan pada terapis seks atau teman terdekat tentang ketidaknyamanan Anda. Bahkan Anda bisa membicarakannya dengan pasangan. Jika masih merasa tidak nyaman membagi masalah dengan orang lain, tuangkan dalam tulisan. Cara apapun yang digunakan bisa mengangkat beban berat di pundak Anda dan mulai memandang seks sebagai ekspresi cinta dan kasih sayang yang harus dinikmati bersama pasangan. (sumber: wolipop.com)

5 Cara Memberi Isyarat Bercinta pada Suami

img


Keinginan untuk bercinta lebih dahulu tidak hanya terjadi pada pria. Ada kalanya wanita merasakan gairah seksnya muncul sementara sang suami sedang asyik nonton TV atau berselancar di internet. Mengatakannya secara langsung, tak jarang membuat wanita malu meskipun itu terhadap suami sendiri. Ada cara lain untuk menunjukkan pada pasangan kalau Anda sedang ingin berhubungan intim tanpa harus berkata-kata, seperti dikutip dari Times of India.

1. Kenakan Lingerie
img
Kenakanlah lingerie seksi atau pakaian yang menerawang yang memperlihatkan sedikit 'aset' Anda. Berdirilah di depannya sambil memasang pose seksi, atau duduk di sampingnya sambil merangkul pinggangnya dengan sikap manja.
 
2. Mandi
img
Mandi dan keluarlah dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah, serta tubuh terbungkus mantel handuk atau cukup lilitkan handuk pada tubuh. Melihat pasangannya tampil dengan gaya sensual, si dia pasti akan segera meninggalkan keasyikannya untuk bermesraan dengan Anda.

3. Selimut
img
Ganti selimut atau sprei Anda dengan kain satin atau sutera berwarna hitam atau merah. Dua warna ini sangat seksi dan bisa membangkitkan libido pasangan. Jangan lupa nyalakan lilin aromaterapi untuk nuansa yang lebih hangat, sensual dan romantis.
 
4. Obrolan 'Nakal'
Lancarkanlah obrolan atau gerakan tubuh 'nakal' dan sensual. Tindakan terkadang lebih efektif bekerja daripada kata-kata. Dia pasti akan langsung tahu maksud tersembunyi Anda itu.

5. Sentuhan Mesra
img
Berikanlah sentuhan mesra seperti meraba tangan, tengkuk, telinga atau memeluk pinggangnya saat dia tidur. Perlakukan dia dengan lembut dan mesra, maka 'misi' Anda sudah hampir berhasil. (sumber ; wolipop.com)

5 Posisi Seks yang Dapat Membuat Pria Orgasme


img

1. Doggy-Style
img
Posisi ini dinilai oleh para seksolog sangat mudah untuk membuat pria maupun wanita mencapai orgasme. Stimulasi visual posisi wanita hingga posisi tubuh pria yang membuat area genitalnya menekuk, sehingga memberikan ransangan yang terbaik.

2. Misionaris
img
Posisi standar, klasik dan paling sering diekspos ini memang yang paling mudah untuk dilakukan. Selain nyaman bagi wanita, pria pun lebih percaya diri dengan posisi ini. Kontak mata tetap terjaga dan kesan intim begitu terasa.

3. Cowgirl
img
Serupa seperti menunggangi kuda ala cowgirl, posisi ini sangatlah seksi. Wanita memegang kendali saat melakukannya dan pria bisa rileks sambil berbaring memandangi istrinya. G-spot wanita lebih banyak yang terstimulasi saat melakukan gerakan penetrasi.
4. Spooning
img
Lebih tahan lama dalam urusan membuat pasangan mencapai ejakulasi bisa diterapkan dengan posisi tubuh melengkung ini. Pasangan sambil berbaring dan bisa menikmati momen kemesraan, karena sang pria memeluk tubuh istrinya dari belakang, seakan melindungi dengan kehangatan.
5. Berdiri
img
Bayangkan jika Anda berada dalam tempat yang sempit atau terburu-buru dan ingin bercinta dalam keadaan berdiri tanpa menanggalkan busana. Inspirasi ini bisa dilakukan tanpa meninggalkan esensi kenikmatan bercinta, karena banyak G-spot yang terstimulasi saat istri mengangkat salah satu kakinya lebih tinggi. (sumber : wolipop.com) 

Tak Punya Waktu, 65% Pasangan Pilih Bercinta Jelang Tengah Malam


Salah satu solusi yang bisa dilakukan pasangan sibuk agar kehidupan seksnya tetap berkualitas dan menyenangkan adalah menjadwalkan aktivitas bercinta. Tapi nyatanya, praktek lebih sulit dilakukan ketimbang teori. Masih banyak pasangan yang sulit mendapatkan momen bercinta sesuai waktu yang mereka inginkan.

Penelitian terbaru mengungkapkan, bagi lebih dari 1/3 orang, seks hanya bisa dilakukan ketika mereka punya waktu luang di tengah-tengah kesibukan menyelesaikan tugas di kantor dan mengurus keluarga. Namun seringkali tersedianya waktu luang tersebut tidak diimbangi dengan mood mereka untuk bercinta.

Lebih jauh lagi, sebanyak 23 persen mengatakan bahwa ketersediaan waktu pasangan menjadi faktor utama yang menentukan, kapan mereka harus/bisa berhubungan seks. Hal ini membuat seks hanya dilakukan pada malam hari setelah pulang kantor. Alhasil, pasangan menikah cenderung 13 kali lebih sering bercinta di malam hari ketimbang sore atau siang.

Studi yang diadakan toko online penjual sex toys, Lovehoney juga mengungkapkan bahwa 65 persen dari 300 pasangan yang disurvei mengatakan, mereka lebih banyak bercinta di malam hari. Rata-rata antara pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari.

Sedangkan 20 persen responden lainnya mengatakan waktu favorit mereka untuk menikmati keintiman ada pagi hari, dan 10 persen di sore hari. Hanya 5 persen yang lebih memilih bercinta di siang hari.


Hasil polling juga menunjukkan hanya 28 persen pasangan yang berhubungan seks karena memang mereka benar-benar menginginkannya. Sedangkan sisanya, lebih memilih bercinta ketika mendapatkan waktu yang tepat ketimbang menunggu mood seks itu datang.

"(Hasil survei) ini menunjukkan dua hal: pertama, karena kehidupan kita luar biasa sibuk dan membuat stres. Kedua, kita tidak mejadikan seks sebagai prioritas. Seks cenderung ditempatkan sebagai hal terakhir yang hars dilakukan. Karenanya, seks dilakukan justru ketika kita sedang lelah," ujar pakar seks dan percintaan Tracey Cox, seperti dikutip dari Daily Mail.

Bercinta saat fisik dan pikiran sedang lelah, tentu tidak akan berdampak baik bagi kehidupan seks. Menurut Tracey, "Anda memerlukan energi dan waktu yang cukup untuk dapatkan seks yang berkualitas."

Berhubungan intim saat larut malam setelah Anda berjibaku dengan tugas kantor dan kemacetan, bukanlah waktu yang ideal untuk mendapatkan kepuasan seksual. Maka dari itu, akan lebih baik menyediakan waktu khusus untuk bercinta ketimbang memaksakan diri berhubungan seks sesering mungkin, namun kurang berkualitas.

"Mengatur waktu untuk bercinta di sore hari saat akhir pekan adalah ide yang bagus untuk mempertahankan kehangatan dan romantisme bagi hubungan pasangan jangka panjang, terutama wanita. Saat sore, secara hormonal tubuh kita siap dan mood untuk bercinta," terang Tracey. (wolipop.com)


BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el éxito siempre estará con nosotros"