Minggu, 24 Juni 2012

Ngemil Tak Selamanya Buruk Buat Tubuh

Siapa bilang kebiasaan ngemil tidak baik untuk Anda dan keluarga? Kebiasaan ngemil ternyata merupakan indikator pola makan yang sehat bagi kebanyakan orang.

"Kebiasaan ngemil mungkin dianggap tidak baik untuk sejumlah alasan. Salah satu alasannya adalah ngemil tidak memberikan kontribusi energi yang banyak karena tidak seimbangnya asupan gisi yang meliputi karbohidrat, lemak, dan protein. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana kebiasaan ngemil memberikan kontribusi terhadap kualitas keseluruhan diet seseorang," kata Dr. Claire Zizza, seorang profesor di Auburn University sperti dilansir dari thedailymeal, Selasa (17/4/2012).

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics pada bulan Februari 2012, menyatakan bahwa buah-buahan, produk biji-bijian dan susu positif baik untuk dimakan sebagai camilan.

Mengacu pada Healthy Eating Index-2005 (HEI-2005), peneliti melihat ngemil dari perspektif lain mengenai hubungan antara frekuensi mengemil harian dengan 12 nutrisi makanan berbasis rekomendasi dari Dietary Guidelines for Americans. Meskipun hubungan itu sederhana tetapi menunjukkan hal yang positif terhadap kebiasaan ngemil.

"Para peneliti terkejut oleh hasil temuan tersebut karena ada kepercayaan bahwa ngemil tidak bisa menjadi bagian dari diet sehat. Penelitian ini justru menemukan bahwa kebiasaan ngemil akan meningkat seiring dengan kualitas diet seseorang. Itu artinya, orang yang punya kebiasaan ngemil makanan ringan memiliki pola makan yang sehat," kata Zizza.

Tetapi hasil ini terlepas dari jumlah dan jenis camilan yang dikonsumsi oleh seseorang. Orang yang memilih buah-buahan, susu, dan produk gandum sebagai makanan ringan akan lebih baik daripada camilan lain yang tidak sehat. Selain itu Anda juga harus tetap mengonsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian, karena ngemil sama sekali tidak terkait dengan kelompok makanan sehat dalam penelitian ini.

Simpanlah wadah sayuran yang telah dipotong dalam lemari es dan letakkan keranjang buah di meja dapur sehingga mudah dijangkau oleh seluruh anggota keluarga sebagai camilan yang sehat.

Inilah 5 Cara Melawan Keinginan Ngemil di Malam Hari

 
Setelah seharian bekerja, bisa jadi Anda merasa kelaparan di malam hari. Biasanya Anda akan memilih salad, sosis atau sepotong pizza. Hal ini bisa dijelaskan oleh para peneliti dari St. Luke Roosevelt Hospital Center di New York City dan University of California, Berkeley.

Ketika seseorang berada dalam kondisi kelelahan, otaknya cenderung kurang mampu membuat keputusan yang kompleks seperti memilih sesuatu yang baik untuk dimakan. Ujung-ujungnya orang ini akan memilih makanan yang asal enak dan mudah didapat.

Agar bisa tetap makan makanan sehat meski rasa kantuk mengaburkan proses pengambilan keputusan Anda, simak beberapa tips dari pakar untuk mengatasi hal itu seperti dikutip dari menshealth, Kamis (21/6/2012) di bawah ini.

1. Berpikir Jauh ke Depan.
"Studi menunjukkan bahwa kemampuan kontrol diri Anda akan memburuk setelah seharian beraktivitas sehingga buatlah pilihan sebanyak apapun di awal hari bila Anda memiliki pandangan jauh ke depan," saran Kelly McGonigal, Ph.D., seorang psikolog kesehatan di Stanford University dan penulis buku The Willpower Instinct.

Siapkan makanan dan cemilan Anda sebelum berangkat bekerja. Bawalah uang seperlunya agar Anda tak bisa sering-sering membeli cemilan dari mesin penjual otomatis. Pastikan Anda juga memiliki stok cemilan sehat di rumah.

2. Membuat Rencana.
Katakan pada diri Anda sendiri, "Setiap kali saya ingin makan junk food, saya akan makan sepotong buah sebagai gantinya." "Orang-orang yang membuat strategi yang sangat spesifik untuk menghadapi godaan seperti ini memiliki kecenderungan 2-3 kali lebih mungkin mencapai target dietnya," ujar psikolog Heidi Hibah Halvorson, Ph.D. yang juga menulis buku berjudul Succeed.

3. Ambil Nafas Dalam-dalam sebelum Anda Menggigit Cemilan.
"Kedengarannya begitu sederhana, namun sebuah studi yang mempelajari pencitraan otak menunjukkan bahwa trik ini benar-benar membantu menutup bagian otak yang menganggap cemilan atau junk food sebagai 'hadiah'," lanjut McGonigal.

4. Makanlah Cemilan yang Mengandung Protein.
Sebagian alasan Anda nyemil karbohidrat dan gula ketika kelelahan adalah karena kedua nutrisi itu mampu memberi energi instan bagi otak Anda, terang psikolog Roy Baumeister, Ph.D. dan penulis buku Willpower. Sebagai gantinya, minumlah protein kocok dan Anda akan mendapatkan energi yang lebih tahan lama dari kedua nutrisi itu.

5. Buatlah Aturan Tertentu.
Misalnya, Anda adalah seorang vegetarian di atas jam 5 sore, Anda hanya boleh makan di luar pada hari Jumat atau Anda tidak boleh makan cokelat sama sekali.

"Makanan yang paling menggoda adalah makanan yang membuat kita berkonflik, satu bagian dari diri kita ingin memakannya namun bagian dari diri kita lainnya menolak. Namun ketika Anda berkomitmen terhadap suatu aturan tertentu, otak Anda akan menyerah dengan sendirinya," ujar McGonigal.

Inilah 7 Rahasia Bullying Langsung Dari Pelakunya

img  
Orang yang tak bisa mengontrol diri, sering melakukan kekerasan atau bullying saat anak-anak atau pada masa remajanya yang dilampiaskan pada orang-orang di sekitarnya. Tapi saat tersadar mereka mengaku menyesal. Inilah 7 penyesalan dari pelaku bullying.

Baru-baru ini www.SecretRegrets.com mengumpulkan beberapa pengakuan dari pelaku bullying dan menemukan banyak fakta mengejutkan.

Para pelaku bullying ini berusaha jujur ​​dengan dirinya sendiri. Dan dalam beberapa kasus para pelaku ini berusaha untuk melakukan apapun agar bisa menebus perilaku destruktifnya di masa lalu itu.

Simak 7 rahasia bullying yang mengejutkan langsung dari pelakunya seperti dilansir dari huffingtonpost, Sabtu (23/6/2012) berikut ini.

1. Saya sering diintimidasi sejak sekolah dasar dan saya melampiaskannya ke orang lain.

Saat di kelas 1 SMP, saya melemparkan sebuah catatan pada seorang gadis yang yang dihindari oleh semua orang karena ia gemuk, kotor dan bau. Catatan tersebut berbunyi, 'Kamu bau'.

Saat kertas itu menggelinding di meja makan, saya terkejut dengan apa yang saya lakukan. Dia membacanya tanpa ada perubahan ekspresi. Namun saya tak pernah berani untuk meminta maaf.

Beberapa tahun kemudian, dia melakukan bunuh diri dan ternyata selama ini kondisinya mengenaskan karena sering dipukuli dan mengalami pelecehan seksual di rumah.

Umurku kini menjelang 62 tahun dan aku masih memikirkan dia dan bagaimana saya telah menambah penderitaannya. Sejak itu saya pun berusaha melakukan apapun untuk menebus perbuatan jahat saya itu.

2. Saya menyesal tak membantu seorang gadis yang di-bully, yang sebelumnya saya kira dengan begitu saya akan jadi seperti jagoan.

Tahun lalu selama sekolah, saya menyaksikan dia digertak hingga menangis, berteriak-teriak dan melempar berbagai barang kepada anak-anak yang menyiksanya. Para guru pun telah mendengar atau melihat hal itu terjadi, tetapi mereka tidak bisa melakukan apapun, begitu pula orang lain.

Saya ingin menjadi temannya karena saya tahu dia terlalu sering diganggu sebelumnya. Saya akan selalu menyesal karena tidak pernah mencoba untuk menghentikan anak-anak yang menyiksanya ataupun mencoba menghiburnya.

Saya tidak dapat membayangkan jika hal seperti itu terjadi padaku dengan begitu banyak orang yang hanya bisa menonton. Saya sangat menyesal.

3. Saya menyesal telah bergabung dengan orang-orang yang memanggilmu 'homo' setiap hari. Saya benar-benar menyesali segala yang telah saya lakukan padamu.

4. Saya menyesal telah bergabung dengan segerombolan anak yang menyiksamu di kelas 7 (1 SMP).

Aku pernah bersikap baik kepadamu sekali pada hari pertama namun setelah itu saya mengejekmu tanpa ampun untuk itu. Hal itu menghentikan sikap baik saya kepadamu.

Namun baru sekarang saya tahu bahwa kamu sering dilecehkan dan dipukuli oleh ayahmu. Saya menyesal tidak mengenali tanda-tanda bahwa kamu memiliki masalah. Saya menyesal karena kamu takkan pernah tahu betapa saya menyesal. Pengakuan wanita umur 49 tahun.

5. Saya menyesal telah mem-bullymu karena saya takut kamu mengambil sahabat saya. Saya menyesal bahwa saya diskors untuk itu, orangtua saya menjadi histeris dan Anda tidak pernah memaafkan saya. Anda tidak pantas mendapatkan perlakuan saya itu. Saya sangat menyesal. Pengakuan wanita umur 21.

6. Saya menyesal memberitahu teman sekelas bahwa seorang gadis cacat mental harus dimasukkan ke tempat sampah karena dia layaknya sepotong sampah.

Padahal saya melakukannya karena saya ingin orang menyukai saya dan saya menyesal mengatakannya sejak itu. Hal ini menyakiti saya setiap hari.

Saya harap dia baik-baik saja sekarang karena hati saya hancur hanya dengan memikirkannya meski hal itu telah terjadi 8 tahun yang lalu.

7. Saya menyesal telah mengolok-olok teman sekelas yang sering dibully di sekolah menengah. Dia sempat membela diri dan mengatakan semua kekesalannya di hadapan teman-teman saya.

Namun saya tahu saya pantas menerima perkataannya itu dan saya menyesal sampai hari karena saya telah menjadi orang yang kejam dan berpikir dangkal. Maafkan saya.

Aksi bullying (melakukan kekerasan baik fisik maupun mental) tidak hanya terjadi di sekolah. Dalam sebuah keluarga aksi bullying juga kerap dilakukan anak terhadap saudara-saudaranya.

Anak-anak yang mengalami bullying menurut para peneliti berpotensi 14 kali lebih mungkin menderita masalah perilaku dan emosional. Dan anak-anak yang melakukan bullying juga cenderung melakukan hal yang sama saat di sekolah.

Anak-anak Tak Nafsu Makan? Tanda Kurang "Zinc"


Anak yang susah makan bisa jadi mengalami gangguan otot dan saraf yang menyebabkan pergerakan motorik pada daerah sekitar mulut terganggu.

Penyebab anak sulit makan terkadang memang sangat sulit untuk ditebak. Banyak faktor yang melatarbelakanginya. Tetapi pernahkah Anda berpikir bahwa penyebab anak tak nafsu makan dipicu karena kekurangan zat zinc (seng)?

"Penyebab anak tidak mau makan banyak sekali. Salah satunya bisa terjadi kalau anak tersebut kurang zat zinc. Karena zat ini berpengaruh pada indera perasa dan penciuman. Tetapi lebih berpengaruh pada indera perasa," kata Health Marketing Director PT. Danone Dairy Indonesia  Regina Karim dalam media workshop yang digelar Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia Jakarta Raya (PDGMI Jaya) dan Danone Dairy Indonesia, Selasa, (18/10/2011).

Menurut Regina, kekurangan zinc akan membuat indera perasa (lidah) pada anak hanya bisa merasa makanan yang rasanya ekstrem seperti sangat asin dan manis. Akibatnya, anak-anak hanya suka mengonsumsi makanan yang asin dan manis saja.

"Ini memang kurang diketahui, padahal zinc adalah zat yang begitu penting untuk pertumbuhan anak. Jadi, jika anak tidak nafsu makan mungkin para orang tua harus mulai berpikir anak mereka kekurangan asupan zinc," jelasnya.

Ia mengatakan, selama ini kebanyakan masyarakat hanya menganggap zat zinc sebagai peningkat imunitas (kekebalan) tubuh dan untuk mengatasi masalah masalah diare saja. Padahal lanjut Regina, manfaat zinc lebih dari itu. Zinc bertanggung jawab untuk mengekstrasi 100 enzim yang mendukung reaksi biokimia dalam tubuh dan membantu kemampuan indera perasa dan penciuman.

"Tanda anak kekurangan zinc itu biasanya sering sakit, lesu, lemah, mencret. Pemenuhan zinc bisa didapat dari daging merah, ikan, sea food dan sayur-sayuran," jelasnya.

Tetapi yang jadi permasalahan sekarang adalah, tidak semua anak dapat mengonsumsi daging karena harganya relatif mahal. Sementara itu, masih rendahnya tingkat konsumsi sayuran pada anak juga turut berkontribusi sebagai penyebab masih rendahnya jumlah asupan zinc.

Staf ahli dari Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) Saptawati Bardosono mengatakan hal serupa. Menurutnya, kekurangan asupan zinc bisa membuat anak tidak nafsu makan, karena  zat ini memengaruhi saraf-saraf yang mengirimkan rangsangan ke otak.  Untuk usia anak sekolah, kebutuhan yang disarankan atau recommendations daily intake (RDI) menurut Saptawati mencapai antara 11 hingga 14 mg per hari.

"Jadi semua makanan berasa nggak enak. Saraf-saraf itu kalau tidak ada seng, tidak berfungsi normal, jadi bikin anak tidak nafsu makan," katanya.

Pentingnya Makanan Mengandung Zinc Bagi Tubuh


Zinc, atau seng, termasuk mineral penting yang dibutuhkan agar fungsi tubuh berjalan sempurna. Kecukupan seng akan mencegah problem kesehatan seperti kulit berjerawat, Alzheimer, epilepsi, psoriasis, kadar gula darah yang tidak seimbang, metabolisme yang lambat, serta indera perasa dan penciuman yang terganggu.

Seng juga mendorong sistem kekebalan kita. Ketika kita mengalami flu, para peneliti yakin obat batuk yang mengandung seng bisa membantu menghentikan replikasi virus hingga separuhnya. Dalam berbagai studi lain juga terlihat bahwa seng telah digunakan untuk mengatasi cidera, mencegah diare, dan melambatkan degenerasi makula (kondisi yang menyebabkan masalah penglihatan).

Mineral ini begitu penting, bahkan kita membutuhkan asupan harian dalam jumlah tertentu. Namun karena tubuh kita tidak dapat memproduksi mineral ini secara alami, kita perlu mengonsumsi banyak makanan yang mengandung seng, seperti tiram, kepiting, tenderloin, udang (dikukus atau direbus), jamur, atau bayam. 

Untuk mendapatkan lebih banyak asupan seng, berikut yang dapat Anda lakukan:

1. Batasi asupan alkohol dan kopi. Kedua jenis minuman ini akan meningkatkan keinginan kita untuk buang air kecil. Semakin sering kita buang air kecil, semakin banyak seng yang kita keluarkan.

2. Jangan memasak terlalu matang. Makanan yang dikukus, dipanggang, atau direbus terlalu lama, akan mengurangi kandungan seng hingga separuhnya. Kacang-kacangan termasuk yang paling mudah terpengaruh.

3. Makan makanan yang belum diproses. Kandungan seng dalam gandum akan hilang hingga 75 persen ketika diproses. Sedapat mungkin hindari pula roti putih.

4. Tambahkan susu formula dengan seng untuk bayi. Jika Anda masih mampu menyusui si kecil hingga usianya enam bulan, Anda bisa mencoba menambahkan susu formula dengan kandungan seng bersama ASI Anda.

5. Makan daging tanpa lemak. Jika Anda bukan vegetarian, cara terbaik untuk mendapatkan asupan harian dari seng adalah dengan mengonsumsi daging. Ikan bisa menjadi sumber seng yang baik. 

6. Kacang-kacangan. Jika Anda kurang suka makan daging, tambahkan kacang-kacangan ke dalam salad atau menu lainnya untuk mendongkrak jumlah seng. Sekali lagi, jangan memasaknya terlalu lama agar kandungan sengnya tidak larut.
Sumber!

Inilah Tanda-tanda Anda Kekurangan "Zinc"

 
Zinc atau seng adalah salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dan dikelompokkan dalam golongan trace mineral. Namun bagi manusia, arti penting mineral zinc sebenarnya baru terungkap pada tahun 1956.

Fungsi seng terbilang sangat vital bagi kelangsungan hidup sel-sel tubuh manusia. Salah satunya sebagai zat perantara bagi lebih 70 macam enzim dan protein yang ada di tubuh manusia. Enzim sendiri berperan dalam metabolisme seluruh sel-sel ditubuh manusia, maka jika enzim-enzim tidak terbentuk sempurna, fungsi sel tubuh akan terganggu. Selain itu, seng berperan pula dalam proses pembentukan genetik, yaitu pada DNA (Deoxyribose Nucleid Acid).

Dengan konsentrasi yang cukup besar dalam tubuh yakni menempati posisi kedua setelah zat besi, seng dapat mudah ditemukan pada berbagai jenis makanan yang kaya akan kandungan protein seperti daging, kacang-kacangan dan polong-polongan.

Asupan seng yang dibutuhkan tubuh manusia sebenarnya sangat sedikit, namun ternyata penyerapan seng oleh tubuh pun sangatlah kecil. Dari sekitar 4-14 mg/hari jumlah seng yang dianjurkan untuk dikonsumsi, hanya sekitar 10-40% saja yang dapat diserap.

Kehadiran  zat mineral lain yang tinggi dalam tubuh, seperti zat besi dan tembaga serta adanya kandungan phytat pada bayam, kangkung dan sayuran lain, ternyata menghambat penyerapan seng di mukosa usus. Namun, jika zat-zat tersebut difermentasikan, malah dapat meningkatkan penyerapan seng.

Jika Anda tubuh Anda tidak mendapat suplai seng yang cukup, biasanya akan muncul tanda-tanda atau gejala.  Berikut adalah tanda-tanda bila Anda mengalami kekurangan seng menurut U.S. National Library of Medicine :

    * Rata-rata pertumbuhan yang lambat
    * Tidak ada selera atau nafsu makan
    * Penyembuhan luka yang lambat,  muncul lesi pada kulit dan infeksi yang tak kunjung sembuh
    * Kelelahan yang hebat
    * Kerontokan pada rambut
    * Ketidaknormalan pada kemampuan mengecap rasa dan mencium bau
    * Kesulitan dalam melihat di kegelapan
    * Menurunnya produksi hormon pada pria (infertilitas)
  
Khusus untuk poin terakhir, kekurangan seng akan mengganggu proses pembentukan sperma dan perkembangan organ seks primer dan sekunder pada pria.

Kekurangan seng pada pria menyebabkan menurunnya fungsi testikular (testicular hypofunction) yang berdampak pada terganggunya proses spermatogenesis dan produksi hormon testosteron oleh sel-sel Leydig. Testosteron adalah hormon yang mempengaruhi libido dan ciri-ciri kelamin sekunder laki-laki.

Dalam keadaan normal atau sehat jumlah yang dianjurkan untuk pria dewasa sebanyak 15 mg per hari, sedangkan wanita 12 mg per hari. Cara aman mendapatkan zat gizi seng adalah dengan mengonsumsi makanan kaya seng.

Makanan yang kadar sengnya tinggi antara lain kerang oyster, daging sapi, hati, dan rempah/bumbu makanan (spices). Sumber makanan yang baik adalah keju cheddar, kepiting, daging kambing muda, kacang tanah, dan hewan ternak.

Selain itu, ada pula beberapa unsur makanan yang akan menghambat penyerapan seng dalam tubuh, yaitu tinggi kadar kalsium, asam fitat, dan  copper (tembaga). Untuk itu, konsumsi makanan penghambat ini perlu dikurangi jumlah dan frekuensinya.

Inilah 7 Penyakit Yang BIsa Dijauhi Ini dengan Asupan "Zinc"

Kulit terasa gatal-gatal, nafsu makan berkurang, rambut rontok, dan lemas bisa jadi tanda tubuh Anda kekurangan mineral zinc (seng). Seng adalah mineral penting yang sangat dibutuhkan tubuh, tapi sayangnya zat ini kurang dikenal baik oleh banyak orang.

United States Department of Agriculture (USDA) bahkan menemukan, lebih dari 70 persen orang Amerika Serikat tidak mendapatkan asupan zinc sesuai dengan rekomendasi. Padahal, seng menjadi senjata penting untuk tubuh dalam menghadapi pertempuran melawan kuman penyakit.

Seperti dikutip Newsmax, memenuhi kebutuhan mineral seng dapat melawan berbagai kondisi yang merusak tubuh termasuk di antaranya :

1. Pilek: Sebuah tinjauan dari 13 percobaan yang dipublikasikan dalam Cochrane Collaboration menemukan bahwa mengonsumsi tablet hisap atau sirup yang mengandung seng dalam waktu 24 jam sejak timbulnya gejala pilek dapat menghambat perkembangan penyakit. Temuan tersebut juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen seng cenderung memiliki gejala lebih ringan. Kajian tersebut menyimpulkan bahwa setelah seseorang mengonsumsi suplemen seng selama seminggu, kesempatan untuk sembuh lebih besar ketimbang mereka yang mengambil plasebo.

2. Pneumonia: Kadar mineral seng yang normal, khususnya pada orang tua dapat mengurangi berkembangnya risiko menderita pneumonia sebesar 50 persen. Sebuah penelitian terhadap 600 warga jompo yang didanai oleh National Institute of Aging and Agricultural Research Service menemukan bahwa banyak di antara orang jompo memiliki tingkat seng yang rendah dalam darah. Tetapi mereka yang kadar seng dalam tubuhnya normal memiliki penurunan risiko hingga 50 persen terkena pneumonia dengan konsentrasi rendah. Pneumonia adalah suatu penyakit infeksi atau peradangan pada organ paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit, dan sebagian besar diderita orang lanjut usia.

3. Kanker: Para ilmuwan dari University of Maryland menemukan bahwa seng berfungsi untuk menekan perkembangan sel tumor pankreas dan kanker prostat yang mematikan. Peneliti menemukan adanya penurunan kadar seng dalam sel pada tahap awal perkembangan kanker dan pada tahap stadium lanjut. Hal ini membuat para ahli beranggapan seng sebagai pelindung dalam melawan kanker.

4. Jerawat: Jumlah asupan seng yang cukup merupakan syarat utama bagi kesehatan kulit. Kekurangan mineral ini dapat bermanifestasi pada timbulnya jerawat. Kenapa? Karena seng mampu mengontrol produksi minyak di kulit, dan juga dapat mengontrol beberapa hormon yang bertanggung jawab terkait munculnya jerawat. Untuk mengurangi efek dari jerawat, ilimuwan dari University of Maryland Medical Center menyarankan untuk mengambil 30 mg tablet seng sebanyak dua kali sehari selama sebulan, dan kemudian menurunkan dosis sampai 30 mg sehari.

5. Osteoporosis: Kekurangan zinc adalah faktor risiko untuk osteoporosis. Beberapa studi telah menemukan bahwa baik pria tua dan wanita dengan osteoporosis memiliki tingkat seng lebih rendah dalam darah mereka. Penelitian telah menunjukkan bahwa seng dapat merangsang pembentukan tulang dan memperlambat hilangnya tulang.

6. Degenerasi makula: Degenerasi makula adalah keadaan dimana makula mengalami kemunduran sehingga terjadi penurunan ketajaman penglihatan dan kemungkinan akan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan sentral.

Di antara jaringan dalam tubuh manusia, mata mengandung konsentrasi tertinggi seng, sehingga memainkan peran penting dalam kesehatan mata. Studi terbaru menunjukkan adanya hubungan antara kekurangan seng dengan risiko perkembangan degenerasi makula terkait (AMD).

7. Fertilitas (kesuburan):
  Tingkat seng yang memadai diperlukan untuk reproduksi baik pada pria maupun wanita. Penelitian telah menunjukkan bahwa insufisiensi seng pada pria menyebabkan jumlah sperma berkurang dan kelainan pada mobilitas sperma. Jumlah seng yang cukup pada wanita juga dapat mempromosikan pembelahan sel yang penting dalam tahap awal perkembangan janin.

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el éxito siempre estará con nosotros"