Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2013

"Al-Qur'an" Kitab Sastra yang Mempesona

Saya yakin, Alquran akan tetap relevan tanpa batas ruang dan zaman. Allah tak memberi Muhammad (mujkizat) ”kesaktian” seperti yang Dia berikan pada Musa dan Isa karena umat Muhammad sudah matang dalam berpikir (setidaknya bila dibandingkan dengan umat sebelumnya). Saya tak bisa memungkiri bahwa Jibril membawa turun Alquran setelah firman Allah itu ”diterjemahkan” ke bahasa manusia (Bahasa Arab). Yang perlu digaris bawahi: meskipun Alquran berbahasa Arab, bukan berarti ia produk budaya (muntaj tsaqofi). Lalu, apa tujuannya?
Aprudin
Sebelum Tuhan mengutus Muhammad, bangsa Arab tersekat-sekat. Mereka membangga-banggakan suku, ras, dan nasab. Saling menghina dan tak menutup kemungkinan berakhir di medan perang. Tapi bangsa Arab adalah orang-orang yang cerdas: mereka menghina dengan puisi-puisi indah sebagai medianya, bukan umpatan-umpatan, dengan mata menyala seperti jago merah yang akan memangsa ranting-ranting kering, seperti di pasar-pasar tradisional di negara kita.
 
Mereka juga cerdik menyusun pujian dan puisi cinta yang memabukkan. Bangsa Arab adalah penyair-penyair yang layak diperhitungkan, tak berlebihan bila saya katakan demikian.
 
Dan untuk itu, Alquran diturunkan dengan bahasa sastrawi tak tertandingi: ”kitab sastra” mempesona yang membuat pujangga Jahiliyyah terheran-heran, demikian cerita Muhammad Utsman Ali dalam bukunya, Fi Adab-il Islam-i: Ashr an Nubuwwah wa Ar Rasyidin wa Bani Umayyah: wa Dirasah Washfiyyah-Tahliliyyah. Bahkan pada periode awal Islam, Sastra Arab sempat vakum karena mereka terlena dengan gaya bahasa Alquran yang begitu mempesona.
 
Cerita itu begitu terkenal, setidaknya bagi pegiat Sastra Arab. Tapi, pertanyaan kita, apakah Alquran diturunkan sebagai tandingan karya sastra penyair Jahiliyyah?
 
Saya berani menegaskan, tidak. Pasca-kenaikan Isa Al Masih, tampaknya orang tak mengamalkan ajarannya lagi. Injil direvisi total, Isa dan ruhul qudus (melalui berbagai tahap Konsili) dituhankan. Umat manusia perlahan menganut paganisme kembali.
 
Bagi pembaca, yang mungkin kristolog, tentu sudah mafhum hal ini. Setelah Isa diangkat dan para sahabatnya tak lagi ada, penganut Kristen jadi minoritas; mereka harus berjuang menyelamatkan selembar nyawa dari kejaran para paganisme. Merekalah Kristen yang pertama (Yudeo-Christian).
 
Perusak pertama ajaran Isa adalah Paulus. Al Razi dalam Tafsir Al Razi, menceritakan awal kebohongan Paulus: waktu itu, Paulus sedang memacu kudanya. Sekonyong-konyong, kudanya terjatuh. Dan, ia terlepar jauh. Saat itu, Paulus mendengar pesan Isa agar ia menyebarkan ajaran Kristian. Sebagai orang yang paling berdosa ia meminta ampun dan bertobat sambil meneput-tepuk kepalanya dengan debu. Paulus merasa berdosa karena dia adalah tangan setan yang membantai pengikut-pengikut Isa.
 
Akhirnya, ia datang ke tempat para murid Isa. Terjadi perdebatan menegangkan: antara menerima dan menolak, tentu. Tapi berkat pengaruh Barnabas, ia diterima. Lalu, ia ditempatkan di pertapaan. Tapi di sana Paulus bukan bertaubat. Sebaliknya, ia menggunakan kesempatan itu untuk menyusun doktrin-doktrinnya.
 
Diantara peran Paulus: menghilangkan khitan yang merupakan syariat Musa dan Isa, juga merubah agama Kristen jadi agama terbuka, bukan lagi ajaran yang khusus untuk bangsa Yahudi, tulis Almarhum Saih Ali Husaen, dalam bukunya, Al Aqidah: Baina-al Wahy-i wal Falsafat-i wal Ilm-i. Dan masih banyak lagi.
 
Maka, Allah mengutus Muhammad dan memberinya Alquran untuk menyegarkan kembali (baca: naskh) agama-kitab para pendahulunya yang sudah tinggal nama.
 
Waktu itu, ketika malaikat Jibril kali pertama membawa wahyu pada petapa buta aksara, orang-orang Yahudi sudah menyebar kemana-mana. Tak terkecuali di semenanjung Arab. Pun, masyarakat Arab di sekitar ka’bah sudah jadi paganisme kembali.
 
Tak bisa memungkiri bahwa Jibril membawa turun Alquran setelah firman Allah itu ”diterjemahkan” ke bahasa manusia (Bahasa Arab), tapi yang perlu digaris bawahi: meskipun Alquran berbahasa Arab, bukan berarti ia produk budaya (muntaj tsaqofi). Lalu, apa tujuannya?
Agar bisa dipahami dan dibumikan oleh para pembacanya. Dan, dengan gaya bahasa sastrawi yang mempesona.
 
Alquran tak bertujuan menandingi karya sastra pentolan para penyair Jahiliyyah (fuhul-u al syu’ara’-i al jahiliyyat-i), tapi menunjukkan bahwa ada pencipta ”di luar” Yang Maha Sempura. Sang Pencipta yang firman-Nya saja (setelah dikondisikan dengan bahasa manusia) begitu mempesona dan sempurna, sampai membuat mereka terheran-heran. Hanya Yang Maha Sempurna yang mampu menciptakan ”karya yang sempurna,” tentu.
 
Kitab itu adalah mukjizat Muhammad yang akan tetap relevan tanpa batas ruang dan zaman. Allah tak memberi Muhammad (mujkizat) ”kesaktian” seperti yang Dia berikan pada Musa dan Isa karena ummat Muhammad sudah matang dalam berpikir, setidaknhya bila dibandingkan dengan umat sebelumnya. Dan, akan jadi panduan moral serta berinteraksi baik vertikal maupun horizontal; kapan dan di mana pun.
Subhanallah.....

5 Kisah Mualaf paling Inspiratif di Dunia

Mualaf. Mereka mengubah keyakinan dulu menjadi sepenuhnya memeluk Islam dan mengakui keesaan Tuhan. Di tengah caci maki banyak kalangan terhadap agama dibawa Nabi Muhammad, Islam justru berkembang cukup pesat. Bahkan beberapa waktu lalu di surat kabar the Daily Mail, Islam bakal menjadi agama utama di Inggris satu dekade lagi.

Anda beragama Islam diajak mengenal tokoh-tokoh mualaf sangat inspiratif. Mereka datang dari latar belakang berbeda dengan satu tujuan, menjalankan kehidupan sesuai perintah Allah SWT termaktub dalam kitab sucinya Al-Quran.

Dilansir dari pelbagai situs dan surat kabar yakni dailymail.co.uk, the Guardian, dan sebagainya. Berikut 5 Kisah Mualaf paling Inspiratif di Dunia
:

1. Bilal Philips, mualaf mampu Islamkan 3.000 tentara Amerika
http://thesubmission.files.wordpress.com/2010/06/bilal.jpg
Abu Ameenah Bilal Philips bernama asli Dennis Bradley Philips. Dia berdarah Jamaika namun masa kecilnya dihabiskan di Kanada. Perjalanannya mengenal Islam menarik untuk disimak.

Sebelum menjadi muslim, Philips menganut musik dan cinta sebagai agamanya. Dibesarkan dalam kultur musik Jamaika kental membuat ia memilih menjadi gitaris. Dia kesengsem Jimi Hendrix dan Bob Marley. Saat berkuliah di Universitas Simon Frasier, Kota Vancouver, Kanada, dia kerap ngamen di klub dan kafe mempertontonkan kemahirannya bermain musik.

Bermain musik memberikan kesempatan pria kelahiran Jamaika, 6 Januari 1946, ini menjelajah ke berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia pada 1960-an. Di dua negara berpenduduk mayoritas Islam ini, Philips mulai tertarik mempelajari agama Nabi Muhammad.

Balik ke negaranya pada 1972, lelaki berjanggut ini memutuskan mempelajari Islam secara intensif. Dia kerap berdiskusi dengan para cendekiawan muslim dan mempelajari buku-buku agama rahmatan lil alamin ini. Tak perlu waktu cukup banyak, beberapa bulan kemudian Philips mengucapkan dua kalimat syahadat, tanda sumpah serta pengakuan keesaan Allah dan Rasulullah sebagai utusanNya.

Setelah menjadi muslim, Philips memutuskan berhenti menjadi musikus dan mempelajari agama barunya lebih dalam. Dia mengaku tidak nyaman lagi bermusik. "Menjadi artis rentan terhadap perilaku dilarang Allah seperti obat-obatan, seks bebas, perempuan, dan pergaulan salah. Saya tidak mau seperti itu lagi," ujarnya.

Dia kembali bersekolah dengan mendaftarkan diri ke jurusan studi Islam di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Alasannya, dia ingin belajar Islam dari sumber klasik di kota-kota bersejarah dan bukan budaya prakteknya. "Beda lingkungan akan berbeda menerjemahkan Islam," kata Philips.

Kelar di Universitas Madinah, Philips terus belajar. Kali ini dia mendaftar program master di Universitas Riyadh. Selain berkuliah, dia juga nyambi menjadi pembawa acara Why Islam di Channel Two, stasiun televisi milik pemerintah Saudi. Acara seputar wawancara dengan para muallaf dari berbagai latar belakang dan ketertarikan mereka mempelajari Islam. Dengan membawa acara itu, Philips mengaku imannya semakin kuat. Tak cuma menjadi presenter, dia juga menulis buku, antara lain Poligami dalam Islam dan Prinsip Dasar Iman dalam Islam.

Kelar kuliah S2 pada 1990-an, Philips bekerja di departemen agama markas besar Angkatan Udara Arab Saudi di Ibu Kota Riyadh. Kala itu Perang Teluk tengah berkecamuk. Irak menginvansi ke Kuwait karena menolak menghapus utang luar negeri negeri Saddam Hussein itu. Posisi Kuwait kewalahan dan meminta bantuan ke Amerika Serikat. Negara adidaya itu mengirimkan pasukannya dan membuat pangkalan di Arab Saudi.

Ketika tentara Amerika bermarkas di Negeri Petro Dollar itu, Philips kebagian memberikan materi tentang Islam kepada mereka. Ini penting untuk mengajarkan pengetahuan benar Islam bukanlah agama menyukai kekerasan. Hasilnya, sekitar tiga ribu serdadu Amerika masuk Islam.

Selepas Perang Teluk, Philips dikirim ke Amerika untuk mendampingi para tentara muallaf itu. Dia mendapat bantuan dari anggota tentara beragama Islam untuk membuat konferensi dan kegiatan. Usahanya ini membuahkan hasil dan militer Amerika akhirnya membangun mushalla di seluruh pangkalan militer mereka.

Kelar proyek itu, Philips hijrah ke Filipina dan mendirikan pusat informasi di Mindanao serta universitas berbasis Islam di Cotobato City. Pada 1994, Philips mendapat undangan bergabung dengan lembaga amal Dar Al Ber di Dubai, Uni Emirat Arab. Di sana ia membentuk pusat informasi Discover Islam di Kota Karama. Proyeknya kali ini mengundang ulama dari pelbagai negara. Dalam lima tahun, pusat informasi itu telah membuat 15 ribu orang dari seluruh penjuru dunia mengucapkan dua kalimat syahadat.

2. Daniel Streich, benci masjid namun kini bersujud
http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/daniel-streich-_120907160713-520.jpg
Daniel Streich, anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) menjadi sosok terkenal. Bukan saja awalnya dia sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya, melainkan dirinya secara mengejutkan berpindah haluan menjadi seorang muslim.

Streich penganut kristen taat. Dia dibesarkan dengan ajaran Kristiani dan semasa kecil pernah bercita-cita menjadi pastor. Namun ketika remaja niatnya berubah. Ia mulai gemar berpolitik dan tanpa ragu terjun langsung menjadi anggota partai ternama di Swiss.

SVP bukan partai sembarangan. Di dalamnya terdiri dari cendekia, ilmuwan, pelajar, dan pegiat bukan dari kalangan muslim. Partai ini menjadi penentang nomor wahid penyebaran Islam di Swiss dan Streich paling vokal menyerukan penutupan masjid di seantero Negeri Cokelat ini.

Streich mempropagandakan anti-Islam ke seluruh negaranya. Ia menaburkan benih-benih kemarahan dan cemoohan bagi umat Islam di Swiss. Ia merasa mimbar dan kubah masjid tidak cocok dengan budaya negara itu. Ia juga menuding Islam agama teroris, pembuat onar, dan kekerasan.

Dalam usahanya menyingkirkan Islam dari Swiss, lelaki ini malah mempelajari Alquran dan Islam. Ia berharap dengan memahami ajaran Nabi Muhammad itu, dia mampu meruntuhkan iman kaum muslim. Yang terjadi, ia malah terpesona dengan agama rahmatan lil alamin ini.

Semakin jauh Streich belajar Islam, semakin tenggelam dia dalam keindahan agama samawi itu. "Banyak perbedaan saya dapatkan ketika mempelajari Islam. Agama ini memberikan saya jawaban logis atas pertanyaan hidup penting dan tidak saya temukan di agama saya," katanya.

Presiden Organisasi Konferensi Islam (OKI) Abdul Majid Aldai mengatakan orang Eropa sebenarnya memiliki keinginan besar mengetahui Islam dan hubungan antara Islam dengan terorisme, sama halnya dengan Streich.

Dulu, Streich sering meluangkan waktu membaca Alkitab dan pergi ke gereja, tapi sekarang ia membaca Alquran dan melakukan salat lima waktu setiap hari. Dia keluar dari SVP dan mengumumkan status muslimnya. Streich bilang telah menemukan kebenaran hidup dalam Islam yang tidak dapat ia temukan dalam agama sebelumnya.

3. Anne William Kennedy, cendikiawan Inggris jadi muslim di Palestina
http://ddhongkong.org/wp-content/uploads/2012/07/Anne-kennedy.jpg
Anne William Kennedy, perempuan dan cendekiawan asal Inggris, Sabtu lalu mantap memeluk Islam di Jalur Gaza, Palestina. Dia mengucapkan dua kalimat syahadat didampingi oleh Ketua Asosiasi Sarjana Palestina Dr. Salim Salama.

Setelah selesai bersyahadat dan diteruskan doa, Anne dan Salim melakukan konferensi pers di kantor Asosiasi Sarjana Palestina diliput oleh beberapa stasiun televisi. Dia lalu mengganti namanya menjadi Khadijah Hassan.

Anne yakin memeluk Islam setelah dia bertukar pikiran dan berdialog dengan Yusuf Hassan, seorang pemuda asal Khan Yunis, Gaza Selatan. Sebelum memutuskan menjadi muslimah, pemegang gelar sarjana di bidang ekonomi, politik, dan filsafat itu membaca buku-buku tentang Islam.

Anne mengaku gembira setelah resmi menjadi muslimah dan bangga bisa berada di Jalur Gaza. Menurut dia kota itu tepat buat ditinggali kaum muslim. Dia masih mengajar agama di sebuah sekolah di Inggris sampai sekarang.

Dalam konferensi pers, Salim Salama mengucapkan selamat kepada Anne yakin menjadi muslimah. Di akhir jumpa pers, dia memberikan sebuah mushaf Alquran dengan terjemahan Inggris kepada muslimah itu.

4. Arnoud van Doorn, anti-Islam kini jadi muslim
http://www.omroepwest.nl/sites/default/files/imagecache/cp_main/erasmus/00/2109226.jpg
Arnoud van Doorn, salah satu anggota partai politik sayap kanan Belanda dari Partai Bagi Kebebasan, yang dikenal anti-Islam dikabarkan telah masuk Islam. Doorn menjadi muslim setelah dia melakukan penelitian mengenai agama ajaran Nabi Muhammad itu dan kehidupan kaum muslim.

"Saya mengerti kenapa semua orang skeptis, terutama mengenai hal-hal yang tak terduga bagi banyak orang. Ini merupakan keputusan besar yang saya tidak anggap remeh," kata Doorn.

Kabar keputusan Doorn masuk Islam pertama kali muncul saat dia menyebut kata 'awal baru' di akun Twitter dia bulan lalu. Dia kemudian menulis kalimat syahadat dalam bahasa Arab untuk memproklamirkan kepercayaan barunya itu. Doorn akhirnya mengumumkan bahwa dia sudah masuk Islam.

"Orang-orang terdekat saya tahu bahwahampir setahun belakangan inisaya sedang aktif membaca Alquran, hadist, sunnah, dan buku-buku lainnya tentang Islam," ucap Doorn. "Di samping itu, saya juga banyak melakukan berbagai percakapan dengan kaum muslim tentang agama."

Dia mengatakan dorongan daripartainya agar mempunyai sikap menentang Islam justru membuatnya penasaran dan ingin menggali tentang kebenaran agama Islam sendiri.

"Saya mendengar banyak pandangan buruk mengenai Islam. Namun, saya bukanlah tipe orang yang hanya mengikuti pendapat orang lain tanpa melakukan penelitian terlebih dahulu," ucap dia.

Doorn menjelaskan dia akhirnya mulai melakukan penelitian lebih dalam tentang Islam untuk menjawab rasa keingintahuannya itu "Kerabat saya, Abu Khoulani, dari dewan perwakilan Kota Hague telah membawa saya untuk berhubungan dengan anggota Masjid As-Sunnah, yang akhirnya membuat saya mengenal lebih jauh tentang Islam."

Doorn yang juga merupakan anggota parlemen Belanda dan dewan perwakilan Kota Hague, memang telah lama dikait-kaitkan dengan sikap anti-Islam lantaran tergabung dengan partai pimpinan Geert Wilders itu. Wilders memang dikenal sebagai politikus penentang Islam, kaum muslim, dan Alquran.

Bahkan, Wilders pernah menegaskan perjuangannya menghentikan penyebaran Islam di Eropa dan dunia merupakan tujuan utama dalam hidupnya. "Perjuangan anti-Islam adalah misi hidup saya," kata lelaki 49 tahun itu.

Doorn mengatakan dirinya sadar telah berbuat kesalahan dalam kehidupannya seperti halnya orang lain. Namun, dia menyebut, dari kesalahan-kesalahan itu, dirinya justru telah belajar banyak."Dengan menjadi Islam, saya merasa telah menemukan jalan saya. Saya menyadari ini adalah awal baru dan saya masih harus banyak belajar."

5. Taki Takazawa, mantan tukang tato Yakuza jadi imam masjid di Jepang
http://namakuddn.files.wordpress.com/2012/10/abdullah-taki-takazawa.jpg
Nama aslinya Taki Takazawa. Rambutnya gondrong dan tubuhnya dipenuhi tato. Secara penampilan, dia nampak mirip dengan anggota kelompok mafia Jepang, biasa disebut Yakuza. Dia memang mantan tukang tato para anggota geng paling ditakuti di Negeri Matahari Terbit itu. Selama 20 tahun profesi itu digelutinya.

Tapi pandangan negatif pada penampilan fisiknya itu berubah saat dia mengumandangkan Azan. Takazawa kini menjadi Imam sebuah masjid di Ibu Kota Tokyo. Setelah mengucapkan dua kalimat Syahadat, Takazawa mencantumkan nama muslim Abdullah, berarti Hamba Allah SWT.

Perkenalannya dengan Islam secara tidak sengaja terjadi di Wilayah Shibuya. Takazawa melihat seseorang dengan kulit dan janggut putih. Orang itu juga mengenakan baju dan turban warna suci. "Orang itu memberikan sebuah kertas dan menyuruh saya membaca kalimat tertera bersama dia," ujarnya.

Kalimat itu ternyata Syahadat, pengakuan pada ke-esaan Allah SWT dan Muhammad SAW sebagai utusannya. Meski tak paham secara keseluruhan, Takazawa pernah mendengar sepintas Allah dan Muhammad. Seperti kebanyakan penduduk Jepang, Takazawa menganut aliran kepercayaan Shinto.

Pertemuan dengan orang serba putih itu membekas di ingatan Takazawa. Dua tahun setelah memeluk Islam, dia bertemu lagi dengan sosok inspiratifnya itu. "Ternyata dia pernah menjadi Imam di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. Saya bersyukur bisa bertemu dengannya," katanya.

Imam Masjid Nabawi itu meminta Takazawa untuk menjadi Imam di masjid di wilayah Shinjuku. Sebelumnya, dia melaksanakan ibadah haji dan menimba ilmu beberapa bulan di Kota Makkah. Nama Takazawa terkenal lantaran dia menjadi satu diantara lima imam Masjid besar di Jepang, dari 13 juta populasi manusia di Tokyo. 

8 Negara dengan Jam Puasa Ramadhan Terlama

Bagi umat Muslim, bulan suci Ramadan adalah sesuatu yang sangat dinantikan. Mulai dari dimulainya sahur, memulai saat imsak, melakukan berbagai ibadah, berbuka saat magrib sampai melakukan salat tarawih.
Tak bisa dipungkiri, selama satu bulan penuh Ramadan memang sangat indah terutama kalian yang lahir dan besar di Indonesia. Namun rupanya, di negara-negara lain umat Muslim harus menjalani ibadah puasa dengan jadwal yang sangat lama.
Penasaran seberapa panjang durasi puasa di beberapa negara? Simak berikut ini yuk!

1. Antartika
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/17/Flag_of_Antarctica_(Smith).svg/324px-Flag_of_Antarctica_(Smith).svg.png
Durasi: 9 Jam 18 Menit
Jika selama ini kamu berpikir kalau berpuasa di tempat dingin itu menyenangkan, sepertinya kamu bisa pergi ke Casey Station, salah satu kawasan terbesar di benua salju abadi Antartika. Di Antartika, imsak dimulai pukul 06.30 dan berbuka pada pukul 15.48 sore.

2. Australia Barat
http://handballsa.com.au/home/images/wa_flag.jpg
Durasi: 11 Jam 59 Menit
Kalau merasa ingin mencoba puasa di negara tetangga namun tak jauh dari Indonesia, Austraia adalah pilihan yang cukup tepat. Menjalani puasa Ramadan di Perth dan kawasan Australia Barat, maka kamu akan menemui imsak pukul 05.42 dan siap untuk berbuka pada 17.41 petang.

3. Indonesia
http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/05/19/5358815_20130519041427.jpg
Durasi: 13 Jam 3 Menit
Nah ini adalah puasa yang paling wajar dijalani orang Indonesia. Jika dirata-rata kebanyakan orang Indonesia akan menemui imsak pada pukul 04.52 dan berbuka puasa pada 17.55 sore (mengambil contoh Jakarta). Maka itu berarti kamu setengah hari menahan hawa nafsu termasuk lapar dan haus, hebat!

4. Arab Saudi
http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/bendera-arab-saudi-_110529140405-497.jpg
Durasi: 14 Jam 30 Menit
Kalau kamu memilih melakukan ibadah umroh saat bulan suci Ramadan. maka kamu harus bersiap-siap untuk melakukan puasa lebih panjang dari yang biasa kamu lakukan di Indonesia. Karena Mekkah memulai imsak pada pukul 04.31 dan baru berbuka pada 19.01 malam.

5. Jepang
http://www.foreignstudents.com/sites/default/files/webfm/Japan-Flag.gif
Durasi: 15 Jam 36 Menit
Tinggal di Tokyo menyenangkan karena dipenuhi berbagai gadget dan alat transportasi super canggih? Memang, namun bagaimana jika kamu ada di sana saat menjalani puasa Ramadan? Muslim di Jepang disebutkan memulai puasa saat imsak pukul 03.11 dan baru akan berbuka pukul 18.47 nanti.

6. Amerika Serikat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRuiNgKzPdcqq9X3bVDg_1DqKkNXNECVr9YNG0MtTL2h8ZLK9r7PWYAEcDwREucCmnFcJK7OGqpGCIZBN_nUGNIwSARqTqQdrBiROzy9PBiX191mSS43mtmVua9xmQTdcT-y63mDU_H3wz/s1600/Gambar-Bendera-Amerika--Serikat.gif
Durasi: 15 Jam 47 Menit
Saat kamu harus berpuasa di kota super megapolitan New York, maka kamu memang harus lebih kuat menahan hawa nafsu termasuk lapar dan haus. Menjadi imigran di Amerika Serikat saat bulan suci Ramadan maka puasa dimulai imsak saat pukul 04.25 dan baru akan berbuka pada pukul 20.12 malam. Hmm, itu sudah selesai salat tarawih di Indonesia ya.

7. Inggris
http://pernakpernik.net/foto_berita/58uk-flag.jpg
Durasi: 18 Jam 5 Menit
Ingin bisa berpuasa Ramadan di negeri Harry Potter? Maka setidaknya kamu harus kuat menahan lapar dan haus selama lebih dari 15 jam. Bayangkan saja, muslim di London mendengar tanda imsak pada pukul 02.45 dini hari dan baru boleh berbuka pada pukul 20.50 malam. Semoga saja tak saat musim panas ya.

8. Rusia
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-KZVJEwSCEH2_-u5L_hMVxvMBoc_GGRvHhAI30LGRFLhlxcjPyFlRibkwPnR-2lA1q_Pw3206mdWXquZunj_ob71Pw-8kV816RdC_ZRjLpCEReFFoWrhyphenhyphen5VDi3by4H5YTDfHvAklkq4A/s1600/RussiaFlag.gif
Durasi: 19 Jam 57 Menit
Rusia sepertinya menjadi negara paling berat saat kamu menjalani puasa Ramadan. Bayangkan saja, umat Muslim di Provideniya sudah harus menyelesaikan makan sahur pada pukul 01.46 dini hari dan baru boleh berbuka saat adzan magrib berkumandang di pukul 21.43 malam. Bisa membayangkan? Nah itulah beberapa negara dengan jam puasa Ramadan terpanjang. Ada yang ingin menambahkan? 

Kegiatan Muslim Rusia saat Ramadhan

Pada masa lalu, puluhan tahun Muslim Rusia terkukung dalam tirai komunisme. Kini, mereka menikmati kebebasan beragama sehingga Ramadhan tahun ini begitu istimewa. Berbondong-bondong Muslim Rusia menuju masjid guna melaksanakan buka bersama yang dilanjutkan Tarawih. Semangat kebersamaan pun tumbuh.

Metin Donmez, imigran asal Turki berharap Ramadhan tahun ini akan membawa berkah bagi Muslim Rusia. Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum bagi Muslim untuk saling mendoakan. Ini merupakan kesempatan yang begitu luar biasa lantaran bisa bertemu dengan Muslim dari seluruh wilayah Rusia.

Sejak awal Ramadhan, lanjutnya, umat Islam meramaikan masjid. Di sana, Muslim Rusia melaksanakan sahur bersama, lalu dilanjutkan dengan ibadah wajib dan berbuka bersama dan tarawih.

Seperti dikutip The World Buletin, Selasa (16/7), pada masa lalu, kegiatan macam itu mungkin sulit terlaksana di Rusia. Karenanya, momentum seperti ini tak disia-siakan Muslim Rusia guna mempromosikan ajaran Islam sekaligus memperkuat kebersamaan di kalangan Muslim.

Sejumlah dokumenter tentang Islam pun dipertontonkan. Diskusi dan kajian tentang Islam digelar. Penggalangan dana untuk mereka yang tak mampu digeliatkan. Sayangnya, kemajuan  itu terasa kurang sempurna lantaran umat Islam Rusia masih kesulitan mendapatkan makanan halal.

Itu yang membuat prihatin Muslim Rusia seperti diungkap Duta Besar Turki untuk Rusia, Aydin Sezgin. Menurut dia, masalah ini tentu perlu mendapat perhatian pemerintah Rusia. Ini mengingat populasi Muslim Rusia cukup besar.

Jumat, 19 Juli 2013

Tips Rasulullah Agar Kuat Berpuasa


Berpuasa di bulan Ramadhan merupakan sebuah kewajiban bagi umat muslim yang sudah akil balig atau istilah umumnya cukup umur. Berpuasa berarti menahan lapar dan haus serta menahan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Menunaikan ibadah puasa tentu harus diimbangi dengan kondisi fisik yang sehat, agar puasa dapat dilaksanakan dengan sempurna sampai tiba saatnya berbuka. Dibawah ini adalah tips dari sang teladan Rasulullah SAW agar kita kuat menjalankan puasa.

 

1.  Mengakhirkan Sahur dan Menyegerakan Berbuka 
Pertama, hendaklah kita mengakhirkan waktu sahur dan menyegerakan waktu berbuka. Rasulullah bersabda: “Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Muslim)

Zaid bin Tsabit berkata, “Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah saw. Kemudian kami melaksanakan shalat. Kemudian saya bertanya: Berapa lamakah waktu antara keduanya (antara makan sahur dengan salat)? Rasulullah  menjawab: Selama bacaan lima puluh ayat.” (HR. Shahih)

Rasulullah juga menganjurkan kita untuk menyegerakan berbuka. Rasulullah bersabda, “Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: Hamba-hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka.” (HR. Tirmidzi)

Sebagai contoh, jika adzan Subuh jam 4.30 dan adzan Maghrib jam 18.00, maka berhenti makan sahur atau buka puasa jangan lebih dari 50 ayat (sekitar 5 menit) sehingga kita hanya menahan lapar dan haus selama 13 jam 40 menit saja.

 

2. Makan Kurma dan Madu Saat Sahur dan Berbuka 
Agar kuat berpuasa, kita bisa makan 3 butir kurma dan 2 sendok makan madu setelah makan sahur (setelah makan nasi dan lauk tentunya). Begitu pula ketika berbuka puasa. Minumlah air secukupnya (minimal 3 gelas) agar anda tidak dehidrasi.

 


Dari Sulaiman Ibnu Amir Al-Dlobby bahwa Nabi SAW bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu berbuka, hendaknya ia berbuka dengan kurma, jika tidak mendapatkannya, hendaknya ia berbuka dengan air karena air itu suci.” (HR. Imam Lima)

Kurma dan Madu mengandung kalori cukup tinggi dan bisa memberi energi yang cukup untuk beraktivitas. Selain itu, makanan 4 sehat dan 5 sempurna seperti buah-buahan juga jangan dilupakan,

“Kemudian makanlah dari tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu ke luar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS. An Nahl: 69)

 

3. Tetap Berolahraga 
Untuk menjaga kondisi badan, tetaplah berolahraga meski intensitasnya agak dikurangi. Jalan kaki atau lari pagi selama 30 menit bisa menjadi pilihan. Meski kita berkeringat, lelah, dan haus, setelah mandi pagi atau mandi sore insya Allah badan akan segar kembali. Kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu meski berpuasa, kita tetap boleh mandi pada waktu pagi dan petang selama tidak berlebihan.
 

Ibnu Mas’ud berkata, “Jika salah seorang di antara kamu berpuasa, maka hendaklah pada pagi harinya ia dalam keadaan berharum-haruman serta rambut yang tersisir rapi.”(HR Bukhari).

Dan berkaitan dengan kebersihan badan Ibnu Umar berkata, “Orang yang berpuasa boleh bersiwak (menggosok gigi) pada permulaan hari dan akhir hari (yakni pada pagi hari dan sore hari) dan tidak boleh menelan ludahnya.” (HR Bukhari)

Pertimbangkan juga untuk berolahraga 1 sampai 2 jam setelah shalat Tarawih, witir, dan membaca Al Qur’an. Jadi jika haus, kita bisa minum langsung.



Kamis, 18 Juli 2013

Agar Perut Tak Kembung Saat Puasa


Gangguan perut kembung biasanya muncul karena salah makan saat sahur maupun berbuka, misalnya pada orang yang memiliki sakit maag. Misalnya makan terlalu banyak goreng-gorengan dan berlemak, serta makanan yang memproduksi gas. Untuk mengatasinya, hindari terlalu banyak makanan berminyak, berlemak, dan memproduksi gas.

Kendala perut kembung sering dialami pada awal-awal puasa. Efek tidak nyaman ini terjadi karena akibat perubahan pH dalam tubuh. Perubahan pH muncul disebabkan oleh perubahan pola makan dan proses adaptasi yang dilakukan oleh tubuh.
 
 
Agar puasa tetap nyaman, coba perhatikan beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat makan Sahur untuk menghindari perut kembung :1. Makanan yang mengandung gas (ubi, lemak, sawi, kol, pisang ambon, minuman bersoda) 
2. Makanan yang merangsang produksi asam (kopi, alkohol, sari buah sitrus) 
3. Makanan yang sulit dicerna (makanan berlemak) 
4. Makanan yang merusak dinding lambung (cuka, makanan pedas, bumbu yang merangsang). 
5. Sebaiknya hindari makan mie instan karena bisa membuat rasa mual dan kembung.

Rabu, 17 Juli 2013

Mulai Tahun 2013, Madrasah di Jakarta Wajib Menghafal Alquran

Alquran, seperti janji Allah SWT pada surah al-Qamar ayat 24, mudah untuk dipelajari, apalagi dihafal. Maka, atas keyakinan itulah pada Tahun Ajaran Baru 2013/2014, siswa madrasah se-DKI Jakarta, mulai dari tingkat ibtidaiyah (MI) selevel SD, tsanawiyah (Mts) setara SMP, dan aliyah (MA) setingkat SMA, diwajibkan menghafal Alquran.

''Kami ingin siswa madrasah punya nilai lebih dengan menghafal Alquran,'' kata Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta Akhmad Murtado pada pencanangan kurikulum lokal hafalan Alquran di Jakarta, Jumat (5/7).

Ia mengatakan, pemberlakuan muatan lokal ini minimal dua jam pelajaran per pekan. Siswa MI minimal menghafal satu juz, siswa MTs hafal dua juz, dan siswa MA hafal tiga juz.

Penghafalan Alquran itu mulai dari juz belakang, yakni meliputi juz 28, 29, dan 30. Ini ditambah dengan hafalan surah-surah populer, seperti surah Yasin, al-Waqiah, dan al-Mulk.

Ia mengungkapkan, hafalan Alquran dalam bentuk ekstrakurikuler maupun muatan lokal sudah diterapkan di beberapa madrasah. Namun, sebagian besar madrasah di DKI belum menjadikan hafalan Alquran sebagai muatan lokal.

Program kurikulum muatan lokal hafalan Alquran itu, katanya, bermanfaat bagi peserta didik. Tidak hanya memperkuat spirtualitas, tetapi juga intelektualitas.

Hafalan Alquran mendorong pikiran menjadi jernih, kekuatan memori, terbebas dari takut, sedih, cemas, dan dapat meningkatkan IQ.

Terbukti, siswa berprestasi di sejumlah sekolah ataupun mahasiswa di perguruan tinggi adalah para penghafal Alquran.

Ke depannya, muatan lokal ini akan diperkuat dengan pembekalan siswa dengan tafsir Alquran. Harapannya agar mereka mampu memahami, lalu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, kata Akhmad Murtado, didampingi Kabag TU Kanwil Kemenag DKI Jakarta Saiful Mujab dan Kabid Pendidikan Madrasah Wahyudin.

Guna menyukseskan program ini, pihaknya akan menggandeng sejumlah lembaga pesantren yang fokus pada hafalan Alquran, seperti Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an yang diasuh Ustaz Yusuf Mansur.

Senin, 15 Juli 2013

Alhamdulillah, Islam Berseri di Kota Berlin, Jerman

Masjid Sehitlik di kota Berlin
  Fasilitas ibadah tersebar di segala penjuru kota terpadat Uni Eropa tersebut.

Ibu kota, kota terbesar, kota terpadat, kota bersejarah, demikian posisi Berlin bagi Jerman. Berlokasi di timur laut Jerman di Sungai Spree, Berlin merupakan kota penting sepanjang sejarah kekuasaan negara Nazi tersebut. Namun, tak hanya itu, kota seluas 891,85 kilometer persegi tersebut juga menjadi rumah bagi 160 ribu Muslimin.

Menurut halaman web euro-islam, Muslimin Berlin didominasi oleh imigran asing. Kendati demikian, terdapat pula sejumlah penduduk asli yang memeluk Islam. Dari jumlah 160 ribu Muslimin, sekitar 73 persen merupakan keturunan Turki, tujuh persen dari Bosnia-Herzegovina, dan  empat persen berasal dari Lebanon.

Terdapat pula 40 ribu Muslim Berlin yang berwarga negara Jerman melalui naturalisasi. Meski jumlahnya ratusan ribu, populasi Muslim tersebut hanya mengambil persentase sekitar sembilan persen dari total penduduk Berlin.

Muslimin di Berlin menyebar di beberapa distrik. Yang paling utama, yakni di wilayah Kreuzberg di Distrik Friedrichshain-Kreuzberg, Wedding di Distrik Mitte, serta Distrik Neukölln Utara. Dalam hidup bersosial, Muslim Berlin juga menjalin hubungan baik dengan masyarakat umum yang mayoritas Nasrani.

Warga sekitar yang non-Muslim memberikan respons yang positif terhadap Muslim Berlin. Bahkan, pada Juni 2004, Muslim dan non-Muslim Berlin bersama-sama mendirikan Muslimische Akademie. Pendirian akademi yang mendapat bantuan dari Bundeszentrale für Politische Bildung (Badan Federal untuk Pendidikan Warga Negara) tersebut pun dibangun untuk membangun forum antaragama dan intraagama.

Dalam kehidupan sehari-hari, Muslimin Berlin pun tak mengalami kesulitan. Fasilitas ibadah tersebar di segala penjuru kota terpadat Uni Eropa tersebut. Makanan halal juga disediakan beberapa restoran. Hanya, bagi Muslimah, jilbab masih dilarang di perkantoran dan lembaga resmi. Namun, mereka dapat memakainya di luar profesi pelayanan publik. Dalam menyuarakan hak minoritas, organisasi Muslim juga tersebar menaungi mereka.

Isu yang tengah diperbincangkan Muslimin Jerman, yakni pendidikan agama Islam di sekolah. Beberapa sekolah di Jerman telah mengizinkan pelajaran Islam bagi siswa Muslim. Demikian pula di Berlin. Meski masih diawasi pemerintah setempat, pendidikan Islam diizinkan bebas bagi siswa. Pengajaran agama di sekolah umum di Berlin dilakukan secara sukarela.
Dalam arti, terdapat kursus pelajaran agama, tak hanya Islam, tapi juga berlaku bagi agama lain. Namun, beberapa tahun lalu, Föderation Islamische (Federasi Islam) Berlin berhasil mendapatkan izin dari pemerintah untuk memasukkan pelajaran agama di 20 sekolah di Berlin. Guru agama dikirim dari pihak federasi, namun digaji oleh pemerintah kota.

Meski minoritas, Muslimin pun ikut berpartisipasi dalam panggung politik. Tak sedikit politikus Turki dan Kurdi Muslim yang menjabat di kantor-kantor pemerintah kota. Beberapa, di antaranya, Giyasettin Sayan, Keskin Hakki, Dilek Kolat, Ulker Radziwill, Evrim Baaba, dan Ozcan Mutlu. Sebagian besar mereka memilih partai sayap kiri. Tentu saja mereka terjun di politik tanpa berafiliasi dengan Islam. Namun, survei menyatakan 87 persen Muslim Berlin merasa berkeinginan ada wakil Muslim yang terlibat di politik negara.

Organisasi Muslim
Ketenangan dan kenyamanan Muslimin yang hidup sebagai minoritas tentu saja tak lepas dari peran organisasi Islam. Di Berlin, jumlah organisasi tersebut amat banyak. Beberapa, di antaranya, Initiative Berliner Muslim (Inisiatif Muslim Berlin atau IBMUS), Verein Islamischer Kulturzentren (Asosiasi Pusat Budaya Islam atau VIKZ), Islamische Förderation Berlin (Federasi Islam Berlin atau IFB), Türkisch Islamische Union der Anstalt für Religion (Institut Agama Persatuan Turki Islam atau DITIB), dan masih banyak lain.

Namun, di antara sekian banyak organisasi yang eksis, hanya satu organisasi di Berlin, yakni Islamische Förderation Berlin (Federasi Islam Berlin) yang diakui sebagai lembaga resmi. Butuh waktu bertahun-tahun bagi federasi tersebut mendapat status resmi sebagai lembaga publik. Setelah dikritisi banyak pejabat Jerman, federasi pun diresmikan pada 2002. Organisasi yang berdiri sejak 1980 tersebut pun fokus pada pendidikan Islam di sekolah, memimpin 12 masjid di Berlin, dan memayungi 26 kelompok kecil Muslim.

Tujuan dari yayasan ini adalah membangun Islam dan mempromosikan integrasi Muslim di Jerman, khususnya di Berlin. IFB menyatakan diri sebagai wakil dari Muslimin Berlin. IFB beroperasi secara independen dan hanya bersifat regional.

Rahasia Mengapa Puasa Bisa Bikin Awet Muda

Banyak orang berlomba-lomba datang ke salon kecantikan atau ke dokter bedah plastik demi terlihat memikat dan awet muda meski harus merogoh ongkos banyak karena tak ingin ada kerutan di wajah. Padahal muda dan tua adalah sunnahtullah yang harus dialami.

Tapi bagi yang ingin tetap awet muda, Anda tak perlu  mengeluarkan uang banyak untuk membayar jasa kecantikan atau untuk membeli produk kecantikan. Cukup dengan memanfaatkan bulan puasa. Apa bukti ilmiahnya?

Puasa akan mengurangi atau menghentikan sementara proses-proses fisiologis atau metabolisme didalam tubuh kita, khususnya di saluran pencernaan.  Penghentian proses metabolisme itu membawa empat rangkaian proses yang berdampak besar pada kesehatan.

Bila seseorang bepuasa berarti ia, pertama membatasi jumlah makanan yang masuk dalam saluran pencernaan. Kedua ia juga telah menurunkan intensitas kerja sistem pencernaan.

Lalu ketiga, dengan turunnya intensitas kerja itu, turun pula keberadaan racun dari dalam tubuh, baik endotoksin (racun dari dalam tubuh sendiri) maupun eksotoksin (racun dari luar tubuh). Berkurangnya bahan yang harus dicerna juga akan membuat tubuh kita tidak memaksakan diri untuk mengeluarkan hormon dan enzim pencernaan secara besar-besaran.

Bayangkan sebaliknya bila anda tidak berpuasa? Yang pasti semua makanan yang masuk dalam tubuh harus dicerna. Mau tidak mau, kita akan memaksa organ pencernaan kita bekerja lebih keras.

Sudah menjadi pemahaman umum di kalangan pakar, yang disebut awet muda pada dasarnya adalah proses penuaan dini yang dihambat.  Di antara beberapa teori penuaan salah satu yang paling terkenal pada tahun 1950-an adalah teori radikal bebas.

Teori radikal bebas berbunyi," kalau didalam tubuh kita banyak radikal bebas, maka radikal bebas itu secara seluler (arahnya ke sel-sel tubuh) akan merusak dinding sel. Perusakan dinding sel itu akan mempercepat penuaaan.”

Puasa ternyata ampuh melindungi dinding sel. Dinding sel bisa dipertahankan karena radikal bebasnya tidak ada atau dikurangi (karena puasa), maka orang menjadi awet muda”

Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa pada orang yang berpuasa, akan terjadi pengurangan pada MDA (melondealdehid) yang sifatnya radikal bebas. Pengurangannya cukup signifikan hingga 90%. Bersama dengan itu, puasa meningkatkan pembuatan antioksidan hingga 15%.
Jadi disatu sisi radikal bebas itu dipangkas, disisi lain musuh radikal bebas (antioksidan) ditingkatkan. Maka kita tak perlu heran lagi kenapa rajin berpuasa bisa bikin awet muda

Sabtu, 13 Juli 2013

Keajaiban Puasa Bagi Tubuh dan Pikiran



Banyak orang berlomba-lomba datang ke salon kecantikan atau ke dokter bedah plastik demi terlihat memikat dan awet muda meski harus merogoh ongkos banyak karena tak ingin ada kerutan di wajah. Padahal muda dan tua adalah sunnahtullah yang harus dialami.
Tapi bagi yang ingin tetap awet muda, anda tak perlu  mengeluarkan uang banyak untuk membayar jasa kecantikan atau untuk membeli produk kecantikan. Cukup dengan memanfaatkan bulan puasa. Apa bukti ilmiahnya?
Puasa akan mengurangi atau menghentikan sementara proses-proses fisiologis atau metabolisme didalam tubuh kita, khususnya disaluran pencernaan.  Penghentian proses metabolisme itu membawa empat rangkaian proses yang berdampak besar pada kesehatan.  Bila seseorang bepuasa berarti ia, pertama membatasi jumlah makanan yang masuk dalam saluran pencernaan, kedua, ia telah menurunkan intensitas kerja sistem pencernaan kita.
Lalu ketiga, dengan turunnya intensitas kerja itu, turun pula kemungkinan adanya racun dari dalam tubuh, baik endotoksin (racun dari dalam tubuh sendiri) maupun eksotoksin (racun dari luar tubuh). Berkurangnya bahan yang harus dicerna juga akan membuat tubuh kita tidak memaksakan diri untuk mengeluarkan hormon dan enzim pencernaan secara besar-besaran.
Bayangkan sebaliknya bila anda tidak berpuasa. Yang pasti semua makanan yang masuk dalam tubuh harus dicerna. Mau tidak mau, kita akan memaksa organ pencernaan kita bekerja lebih keras. 
Menurut para pakar, yang disebut awet muda pada dasarnya adalah proses penuaan dini yang dihambat.  Diantara beberapa teori penuaan salah satu yang paling terkenal pada tahun 1950-an adalah teori radikal bebas. Teori radikal bebas berbunyi," kalau didalam tubuh kita banyak radikal bebas, maka radikal bebas itu secara seluler (arahnya ke sel-sel tubuh) akan merusak dinding sel. Perusakan dinding sel itu akan mempercepat penuaaan.”
Puasa ternyata ampuh melindungi dinding sel.  Dinding sel bisa dipertahankan karena radikal bebasnya tidak ada atau dikurangi (karena puasa), maka orang menjadi awet muda”
Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa pada orang yang berpuasa, MDA (melondealdehid) yang sifatnya radikal bebas, ternyata berkurang hingga 90%. Bersama dengan itu, disisi lain puasa meningkatkan pembuatan antioksidan hingga 15%. “Jadi disatu sisi radikal bebas itu dipangkas, disisi lain musuh radikal bebas (antioksidan) ditingkatkan” Oleh karena itu, kita tak perlu heran lagi kenapa rajin berpuasa bisa bikin awet muda
Pikiran Lebih Tajam
Bukan hanya awet muda, puasa pun memiliki dampak luar biasa terhadap pikiran. "Puasa ibarat mata air. Semakin digali airnya semakin deras," kata seorang master trainer sekaligus pakar Neuro-Linguistic Programming (NLP), Ikhwan Sofa. "Begitu juga dalam ilmu modern, setiap hari manfaat puasa dapat ditemukan dari berbagai aspek," ujarnya. Pengaruh puasa pada pikiran dan mental itu pula yang mempengaruhi tampilan muda seseorang.
Ia  mengungkapkan selama berpuasa, kerja pikiran melambat. Pelambatan tersebut, menurut Ikhwan, membuat pikiran lebih jernih karena berpikir lebih dalam.
Secara ilmiah, ungkap Ikhwan, pikiran yang melambat ketika lapar, ternyata menjadi lebih tajam, juga secara instingtif. Bukti ilmiah ini bisa diterima terkait dengan fakta bahwa masalah lapar adalah masalah kelanjutan hidup. Jadi wajar saja, jika rasa lapar membuat pikiran semakin tajam dan kreatif.
Ikhwan menunjukkan sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat. Sekelompok mahasiswa di University of Chicago diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai tinggi.
Dengan demikian, menurut Ikhwan, dapat disimpulkan, bahwa fisik dan mental mengalami kenaikan tingkat saat berpuasa. Salah satu yang paling menonjol adalah kestabilan emosi, yang disebabkan oleh terbebasnya mereka dari ketergantungan pada makanan, terutama dari makanan dan minuman pemicu emosi seperti kopi, coklat, gula, dan lemak yang telah terbukti punya dampak buruk untuk kestabilan emosi.
Selain itu, imbuh Ikhwan, orang yang berpikir jernih akan lebih terbuka menerima firman Tuhan. “Dunia ini dipenuhi oleh hiruk pikuk teknologi yang sangat hebat dalam hal menarik perhatian kita. Semuanya berlomba-lomba tak kenal lelah. Dan Tuhan, jelas tidak termasuk dalam kompetisi ini. Dia tetap menunggu kita, sampai kita mengheningkan jiwa, sampai kita siap untuk mendengar-Nya,” ungkapnya.

Penderita Maag dan Puasa Ramadhan


Gangguan pencernaan merupakan masalah yang sering dianggap remeh oleh kebanyakan orang. Gejala-gejala seperti perut kembung, mual, dan nyeri ulu hati seringkali mengganggu aktivitas namun jarang ditangani dengan baik.
 
Hampir semua penyakit kronis dan degeneratif berawal dari pencernaan yang tidak sehat. Untuk itu, sudah semestinya kita mengatur pola makan agar kesehatan menjadi lebih baik. 
 
Pola makan yang tidak teratur akan menimbulkan masalah pada lambung. Misalnya, pagi hari seseorang makan pagi pada pukul 07.00, dan makan siang pada pukul 13.00. Keesokan harinya, karena sibuk dia lupa sarapan. Jika hal ini menjadi kebiasaan, biasanya kemudian menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, perut perih, atau kembung.
 
Puasa dan Penyakit Maag
Penyakit maag sebenarnya bukan merupakan penghalang bagi seseorang untuk tetap berpuasa, selama dia dapat mengikuti pola makan yang benar dan tidak berlebihan dalam hal makanan. Bahkan para ahli menyatakan puasa memberikan banyak efek yang bermanfaat bagi berbagai gangguan pencernaan, termasuk dispepsia dan gastritis.
 
Penyakit maag yang dalam istilah kedokteran disebut sindrom dyspepsia mempunyai arti kumpulan gejala yang berhubungan dengan rasa nyeri/tidak nyaman pada saluran cerna bagian atas.
 
Gejalanya biasa ditandai dengan :
  • Nyeri perut yang hilang timbul
  • Rasa pedih pada ulu hati
  • Mual, kadang-kadang sampai muntah
  • Nafsu makan berkurang
  • Rasa lekas kenyang
  • Perut kembung
  • Rasa panas di dada dan perut
  • Banyak mengeluarkan gas dari mulut
 
Dispepsia terbagi menjadi dua yaitu dispepsia organik dan dispepsia nonorganik atau dispepsia fungsional. Dispepsia organik adalah penyakit maag yang terjadi karena ada kerusakan/kelainan bentuk pada organ pencernaan, seperti tukak lambung/usus 12 jari, pankreatitis (peradangan pada kelenjar pankreas), penyakit saluran empedu, tumor atau polip. 
 
Sedangkan dispepsia fungsional adalah dispepsia yang terjadi akibat kelainan fungsi dari saluran cerna. Penderita dispepsia fungsional biasanya berhubungan dengan pola makan yang tidak teratur, stres, merokok, dan alkohol.
 
Dispepsia Tidak Selamanya Gastritis
Meskipun gejalanya sama, dispepsia dan gastritis tidaklah sama. Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung yang ditandai dengan gejala rasa penuh pada perut, mual, rasa terbakar pada perut, dll. Adapun dispepsia adalah kumpulan dari keluhan-keluhan tadi. Seorang yang menderita gastritis akan mengalami sindrom dispepsia, sedangkan penderita dispepsia belum tentu menderita gastritis.
 
Gastritis disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur, mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat merusak lapisan lambung, seperti: alkohol, aspirin/asam asetil salisilat, atau keracunan makanan yang mengandung toksin stafilokokus. Penyebab lainnya yaitu bakteri Helicobacter pylori.

Bakteri ini dapat hidup dalam selaput lendir dinding lambung. Gastritis yang disebabkan oleh bakteri ini umumnya terjadi pada gastritis kronis (gastritis yang menahun). Penyakit ini juga dapat menimbulkan tukak lambung (luka pada lambung).
 
Menurut dr. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, ahli penyakit dalam serta konsultan penyakit lambung dan pencernaan, seorang yang menderita penyakit maag dapat tetap menjalankan puasa selama dia dapat mengatur pola makannya dengan baik. Seorang yang menderita dispepsia organik perlu berhati-hati dalam menjalankan puasanya. 
 
Sebaiknya dia selalu menyediakan obat yang diresepkan oleh dokter agar insya Allah aman untuk berpuasa. Bila perlu, konsultasikan dulu dengan dokter ahli pencernaan (gastrohepatologi), apakah aman untuk berpuasa atau tidak.

Sementara itu, bagi mereka yang menderita dispepsia non-organik, biasanya penyakit maagnya membaik saat berpuasa, dengan izin Allah. Hal ini disebabkan karena pola makan menjadi lebih teratur saat berpuasa dan konsumsi makanan yang mengandung gas pun berkurang.
 
Namun, seseorang tidak dapat menilai dirinya sendiri, apakah penyakit maag yang dia alami adalah maag organik atau fungsional. Perlu pemeriksaan lebih lanjut melalui endoskopi (yaitu memasukkan alat dari mulut, sehingga bisa melihat kerongkongan,lambung sampai usus 12 jari secara langsung).

Dari pemeriksaan ini baru dapat diketahui apakah terdapat luka pada saluran pencernaanya atau tidak, letaknya secara tepat, tingkat keparahannya, dan selanjutnya lebih mudah dalam menentukan obatnya.
 
Tips Berpuasa bagi Penderita Maag
Saat puasa, seorang yang menderita maag perlu memerhatikan pola makannya dengan baik. Beberapa hal yang sebaiknya dilakukan dan dihindari antara lain :
  • Saat sahur, makanlah secukupnya dan jangan berlebihan;
  • Saat berbuka, mulailah dengan makan yang manis dan mudah dicerna seperti kurma, karena saat puasa kadar gula darah menjadi turun;
  • Hindari makanan yang merangsang peningkatan asam lambung seperti kopi, susu, dan minuman bersoda. Jangan mengonsumsi alkohol dan rokok;
  • Hindari makanan yang dapat menimbulkan gas di lambung seperti kubis, kentang, sawi, nangka, pisang ambon, melon, semangka, dan makanan yang mengandung asam seperti buah jeruk;
  • Olahraga yang teratur tetapi tidak berlebihan akan menjadikan tubuh tetap segar, sehingga dapat mengurangi faktor risiko terserang maag;
  • Hindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan isi lambung seperti makanan berlemak dan coklat;
  • Hindari juga mengonsumsi makanan yang terlalu pedas.

Rahasia Ilmiah di Balik Manfaat Puasa Ramadhan


Saat kita berpuasa, tentunya pola makan mengalami perubahan dibanding hari-hari biasa di luar bulan Ramadan. Alhasil, banyak perubahan terjadi pada tubuh. Mulai dari sistem pencernaan hingga otak.
Karena selama puasa ada pelepasan hormon yang mengganggu cara tubuh dalam perubahan makanan menjadi energi, maka mengakibatkan jumlah mitokondria dalam neuron otak (yang memberitahu sinyal lapar) akan meningkat.
Unik, puasa ternyata memberi beberapa manfaat misterius untuk otak. Sebuah studi yang dilakukan National Institute on Aging menunjukkan bahwa pengurangan selang waktu makanan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.
Peneliti menjelaskan, pembatasan diet dapat merangsang produksi neuron baru dari sel induk (neurogenesis) dan dapat meningkatkan plastisitas sinaptik, yang dapat meningkatkan kemampuan otak untuk melawan penuaan dan memulihkan cedera fungsi lanjutan.
Oleh karena itu, meningkatkan interval waktu antara waktu makan dapat bermanfaat bagi otak, bahkan ketika jumlah makanan meningkat dan tak ada penurunan asupan kalori.
Di sisi lain, tingkat gula darah yang rendah selama puasa dapat mengunci otak ke dalam tahapan tidur nyenyak. Puasa meningkatkan kualitas dan mengintensifkan kedalaman tidur. Hal ini akan berdampak baik karena proses perbaikan tubuh dan otak terjadi selama tidur.
Ini sebabnya dua jam tidur selama bulan Ramadan lebih memuaskan dan menyegarkan dibandingkan tidur dalam waktu biasanya.
Ilmuwan Israel
Banyak orang yang menghindari menyantap karbohidrat di malam hari. Namun, ilmuwan Israel yang terinspirasi dari puasa bulan Ramadhan memberikan saran yang berbeda.
Satu tim dari Hebrew University, Israel, mengungkap hasil penelitian setelah mempelajari diet atau pola makan warga Muslim selama bulan Ramadhan.
Dari hasil penelitian terhadap puluhan petugas kepolisian yang menjalani puasa Ramadhan atau melakukan diet penurunan berat badan, diketahui bahwa menyantap karbohidrat di malam hari justru menurunkan risiko diabetes dan serangan jantung.
''Ide ini muncul dari penelitian terhadap masyarakat Muslim selama Ramadhan ketika mereka puasa di siang hari dan makan karbohidrat di malam hari,'' ujar Profesor Zecharia Madar, kepala ilmuwan di Kementerian Pendidikan Israel.
Dia melakukan penelitian terhadap 78 petugas polisi. Setelah enam bulan, para peneliti mengungkapkan adanya tiga hormon yang muncul akibat diet itu, yaitu leptin yang merupakan hormon kenyang; ghrelin, hormon lapar, dan adiponectin, hormon yang mengaitkan antara obesitas, sindroma metabolisme, dan ketahanan insulin.
Mereka menyimpulkan pola makan selama bulan Ramadhan itu memicu perubahan positif dalam tatanan hormon mereka yang menjalani puasa Ramadhan. Diet itu akan menurunkan tingkat lapar yang pada akhirnya dapat menurunkan berat badan hingga lemak tubuh.
Mereka yang menjalani puasa juga dapat memperbaiki tingkat gula darah, kolesterol dalam darah, dan menurunkan peluang peradangan.

Mukjizat Al Quran dan Meningkatkan Daya Ingat

alquranclasses.com
Tidak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingatan dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an.
 
Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di sebuah klinik di Florida Amerika Syarikat, berjaya membuktikan hanya dengan mendengar bacaan ayat-ayat Al-Quran, seorang Muslim baik mereka yang fasih berbahasa Arab ataupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologi yang sangat besar.
 
Penurunan kemurungan, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, mengubati berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan oleh orang yang terlibat dalam penyelidikan beliau. Penemuan doktor psikologi ini tidak menentu.
 
Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mengesan tekanan darah, degupan jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran elektrik. Dari hasil uji kajinya dia membuat kesimpulan, bacaan Al-Quran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
 
Kajian Dr. Al Qadhi ini diperkuatkan pula oleh kajian lain yang dilakukan oleh doktor yang berbeza. Dalam laporan sebuah kajian yang disampaikan dalam Persidangan Perubatan Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sehingga 97% bagi mereka yang mendengarkannya.
 
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuatkan lagi oleh kajian Muhammad Salim yang diterbitkan oleh Universiti Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 lelaki dan 2 wanita. Kelima orang tersebut tidak tahu bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur’an.
 
Kajian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengar bacaan Al-Qur’an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengar bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an.
 
Al-Qur’an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Kaunseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut kajian, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
 
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita mempunyai Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita.

Jika mendengar muzik klasik boleh mempengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain mempengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an mempengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
 
Allah yang telah berfirman,
“Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (QS 7: 204).

Strategi yang Tepat Agar Sehat Selama Puasa Ramadhan


Ibadah puasa pada bulan Ramadhan menjadi kesempatan yang baik bagi kaum muslimin untuk meraih manfaat sebesar-besarnya, baik manfaat pahala ibadah maupun manfaat kesehatan.

Masalahnya, pada bulan puasa biasanya munculnya kebiasaan-kebiasaan baru. Misalnya produktivitas kerja yang menurun dengan alasan badan lemas karena kurang makan, kebiasaan makan sahur yang banyak, makan berlebihan saat berbuka, kurangnya konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran serta tidur seharian tanpa berolahraga.

Tanpa kita sadari hal-hal ini justru dapat menyebabkan berat badan yang terus meningkat dan kondisi tubuh menjadi kurang fit, sehingga mengurangi manfaat puasa untuk kesehatan kita.
 
Agar puasa dapat menyehatkan diperlukan strategi yang tepat. Siasat yang baik adalah dengan melakukan pengaturan pola makan dan minum, pengaturan aktivitas/olahraga, perhatian ekstra dan strategi khusus untuk penyakit/kondisi tertentu, serta persiapan mental.
 
Pengaturan Makan dan Minum
Walaupun tidak makan dan minum di siang hari, jumlah kalori, karbohidrat, dan asupan gizi lainnya harus tetap sama dengan saat kita tidak berpuasa. Fungsi zat gizi dalam tubuh adalah sebagai sumber energi (karbohidrat dan lemak), zat pembangun (protein) terutama untuk tumbuh kembang serta mengganti sel yang rusak dan sumber zat pengatur (vitamin dan mineral).
 
Sahur
Pengaturan makan dan minum pada saat puasa dimulai ketika sahur. Sahur menjadi penting karena pada saat sahur kita mempersiapkan makanan yang menjadi sumber energi selama puasa. Sahur dianjurkan dilakukan di akhir waktu.

Makanan yang dikonsumsi saat sahur tidak hanya sekedar praktis, tapi juga makanan bergizi, yang mengandung lima unsur zat gizi yaitu: protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Selain itu, pada saat sahur perlu mengkonsumsi makanan yang berserat yakni sayuran dan buah untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Sebaiknya konsumsi air 8-10 gelas perhari termasuk susu, jus, dan kuah sup atau sayur agar tubuh kita tidak kekurangan cairan. Pembagiannya 5 gelas pada malam hari dan 3 gelas pada saat sahur. Setelah makan sahur dianjurkan tidak langsung tidur untuk memperlancar pencernaan.
 
Berbuka Puasa
Pada saat berbuka puasa sebaiknya dengan minuman yang manis dan hangat. Makan dilakukan secara bertahap dan tidak langsung makan dalam porsi yang besar dan terburu-buru. Bagi orang gemuk hindari berbuka puasa dengan makanan yang tinggi kolesterol dan kurangi makanan yang manis-manis.

Sebaiknya lebih banyak konsumsi sayuran dan buah serta kurangi makanan yang digoreng. Bagi yang terlalu kurus perlu menambah porsi susu dan hindari makanan yang sulit dicerna seperti sayuran berserat kasar (daun singkong, daun pepaya).

Bagi yang berusia lanjut makanlah dalam jumlah porsi kecil tapi sering. Setelah buka puasa sebaiknya tidak langsung tidur untuk memperlancar pencernaan.
 
Contoh Perencanaan Makan Selama Puasa
  • Maghrib
  • 10% dari total kebutuhan kalori sehari (makanan kecil)
  • Sesudah Maghrib
  • 25% dari total kebutuhan kalori sehari (makanan utama)
  • Sesudah Tarawih
  • 20% dari total kebutuhan kalori sehari (makanan utama)
  • Sebelum tidur malam
  • 10% dari total kebutuhan kalori sehari (makanan kecil/susu/buah)
  • Sahur
  • 25% dari total kebutuhan kalori sehari (makanan utama)
  • Sebelum imsak
  • 10% dari total kebutuhan kalori sehari (makanan kecil/susu/buah)

Pengaturan Aktivitas/olahraga
Berpuasa tidak berarti mengurangi aktivitas atau kerja. Kita dapat terus berolahraga dengan memperhatikan waktu berolahraga yang tepat. Pada saat puasa tidak dianjurkan melakukan aktifitas/olahraga berat.

Sebaiknya olahraga dilakukan menjelang berbuka puasa atau pada malam hari. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga ringan seperti jalan kaki, senam, lari kecil. Shalat tarawih pun dapat dijadikan aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh.
 
Perhatian ekstra dan strategi khusus untuk penyakit/kondisi tertentu
 
1. Penyakit lambung
 
Pada pasien yang memiliki penyakit pada lambung yang disebabkan oleh peningkatan asam lambung, stres dan makan tidak teratur umumnya boleh berpuasa. Namun bila penyakit pada lambung disebabkan karena adanya luka (ulkus) pada lambung umumnya tidak dianjurkan berpuasa. Makanan yang perlu dihindari antara lain
  • Banyak mengandung gas dan tinggi serat (sawi, kol, nangka, pisang, kedondong, buah yang dikeringkan, minuman bersoda)
  • Merangsang pengeluaran asam lambung (kopi, sari buah sitrus, susu)
  • Merusak dinding lambung (cuka, pedas, merica, dan bumbu yang merangsang)
  • Sulit dicerna (makanan berlemak, kue tart, coklat dan keju)
     
2. Penyandang diabetes (Diabetesi)
 
Penyandang diabetes atau diabetisi yang ingin berpuasa sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Secara umum diabetesi boleh berpuasa bila:
  • Keadaan gula darahnya terkontrol (gula darah puasanya 80-126 mg/dl, 2 jam setelah makan 80-180 mg/dl).
  • Bila menggunakan insulin tidak lebih dari dua kali sehari
  • Mempunyai fungsi hati/liver dan ginjal yang baik
  • Tak ada gangguan pembuluh darah otak yang berat
  • Tak ada kelainan pembuluh darah jantung
  • Cadangan lemak tubuh cukup
  • Tak ada kelainan hormonal lain
  • Tidak mengalami demam tinggi.
Pengaturan makan pada saat puasa untuk diabetisi tidak berbeda dengan jumlah asupan kalori dari makanan bila tidak puasa. Hanya saja diperlukan pengaturan dan distribusi makanan serta obat-obatan yang perlu dikonsultasikan dengan dokter.
 
3. Ibu hamil dan menyusui
 
Untuk ibu hamil diperbolehkan puasa apabila kuat dan tidak merasakan keluhan seperti pusing, gemetar, mual berlebihan, serta tidak termasuk kehamilan beresiko tinggi. Ibu hamil juga sebaiknya tidak memaksakan berpuasa jika membahayakan diri sendiri dan janin. Jenis dan jumlah makanan yang dibutuhkan pada waktu puasa sama seperti bila tidak puasa.
 
Sebagian besar ibu menyusui tidak kuat berpuasa karena mengeluarkan ASI, karena pengeluaran ASI bisa memberikan dampak lemas dan mudah lapar. Sebaiknya tidak memaksakan diri untuk puasa bila tidak kuat, karena bukan tindakan bijaksana bagi seorang ibu menyusui memaksakan diri menjalankan puasa tapi mengganti ASI dengan susu kaleng untuk sang anak.
 
Persiapan mental
Menghadapi puasa di bulan Ramadhan diperlukan persiapan mental, diantaranya niat dan motivasi kuat yang juga mempengaruhi kesiapan fisik. Puasa dengan niat ibadah yang ikhlas dan tenang, diiringi dengan kesabaran dapat menghindarkan stress, dan terbukti bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Dengan persiapan yang baik, kita dapat melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan dengan khusyuk dan optimal, meraih manfaat pahala ibadah dan meningkatkan kesehatan.

Kagumi Alquran, Wanita Jerman Menjadi Muslimah

 Aminah Amatullah Aminah Amatullah percaya kepada Tuhan meski tidak pernah merasa terlalu religius. Ia besar dalam tradisi Protestan di Hannover, Jerman.
Namun, ia tidak pernah merasa perlu datang ke gereja. Ini karena, ia percaya siapa pun dapat berdoa dimana saja.

"Aku ketika berdoa ditujukan kepada Allah bukan Yesus. Aku juga tidak pernah ke gereja, karena itu tidak perlu," kenang dia seperti dikutip onislam.net, Selasa (18/6).

Memasuki usia 22 tahun, Aminah menikah dengan seorang Katholik dan memiliki tiga anak. Kepada anak-anaknya, ia mengajarkan bahwa Allah dekat dengan mereka. Dan Allah melindungi keluarganya melalui malaikat-Nya.

Ia begitu bahagia dengan keluarga kecilnya. Sayang, keharmonisan itu perlahan sirna. Ini menjadi titik balik Aminah untuk lebih dekat kepada sang Pencipta.

Sekitar tahun 1998, Aminah memutuskan pindah ke Wernigerode, kota kecil di Timur Jerman. Di sana, ia berharap bisa menyelamatkan pernikahannya. Ia juga mulai kembali bekerja. Di tempatnya bekerja, Aminah bertemu seorang Muslim. Saat itu, Aminah tidak tahu banyak soal Islam dan Muslim.

Setahun kemudian, Aminah tanpa sadar mulai menerima perilaku seorang Muslim terlepas apakah perilaku itu baik atau tidak. Ia merasa menjadi lebih kuat. Padahal pernikahannya terancam bubar.

"Allah SWT memang punya cara misterius," kata dia.

Beberapa bulan kemudian, ia bertemu seorang pria Muslim via internet. Ketika menyambangi laman pribadi pria Muslim itu, ia menemukan link, asmaul husna dan Alquran. Sekelebat Aminah membaca Alquran. Kesan kagum muncul pada diri Aminah ketika selesai membacanya.

Beberapa pekan kemudian, Aminah menuju Macedonia. Di negara ini, Aminah mencoba untuk mendalami ajaran Islam. Melalui bimbingan pria Muslim itu, Aminah mulai menerima ajaran Islam. Satu momen, muncul keinginan kuat dalam dirinya untuk menjadi Muslim.

"Satu malam, saya bermimpi menemukan kucing kesayangan anak-anak mati. Mimpi itu seolah mengingatkanku untuk segera mengambil keputusan, sebelum Allah SWT kembali memanggilku," kenang dia.

Ketika semakin mantap, Aminah merasa bingung karena sulit menemukan komunitas Muslim di Macedonia. Ia pun kembali ke Jerman. Di sana ia menyambangi Braunschweig, kota kecil di Barat Jerman. Setibanya, ia menyambangi masjid, untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Momen itu mendapat simpati umat Islam di daerah itu.

Selesai bersyahadat, Aminah berencana memberitahu keluarga dan kerabatnya. Ketika diberitahu, keluarganya sangat terkejut. Tidak ada lagi yang ingin berbicara padanya. Aminah merasa sedih dengan hal tersebut.

"Tapi aku tidak mungkin meninggalkan iman hanya karena keluarga dan teman-teman saya," kata dia.

Tak lama, Aminah mulai mengenakan jilbab. Gaya berbusana yang serba terbuka perlahan diganti dengan gaya santun dan sopan. Ketika memakai jilbab, Aminah merasakan kenikmatan yang tak bisa diungkap. 

"Memang masyarakat Jerman belum sepenuhnya menerima jilbab. Tapi aku tidak menyesali putusan ini," kenangnya.

"Tidak menjadi Muslim yang sempurna, tapi aku bersyukur pada Allah atas anugerahnya ini. Semoga Allah memberikan balasan kepada mereka yang membantu saya kembali pada Islam," ucapnya.

Rabu, 10 Juli 2013

Penemu Kamera Pertama Ternyata Orang Islam

Surat kabar terkemuka di Inggris, The Independent pada edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik bertajuk “Bagaimana para inventor muslim mengubah dunia.”The Independent” 20 penemuan penting para ilmuwan Muslim menyebut sekitar yang mampu mengubah peradaban umat manusia, salah satunya adalah penciptaan kamera obscura.
 
Kamera merupakan salah satu penemuan penting yang dicapai umat manusia. Lewat jepretan dan bidikan kamera, manusia bisa merekam dan mengabadikan beragam bentuk gambar mulai dari sel manusia hingga galaksi di luar angkasa. Teknologi pembuatan kamera, kini dikuasai peradaban Barat serta Jepang. Sehingga, banyak umat Muslim yang meyakini kamera berasal dari peradaban Barat.

Jauh sebelum masyarakat Barat menemukannya, prinsip-prinsip dasar pembuatan kamera telah dicetuskan seorang sarjana Muslim sekitar 1.000 tahun silam. Peletak prinsip kerja kamera itu adalah seorang saintis legendaris Muslim bernama Ibnu al-Haitham. Pada akhir abad ke-10 M, al-Haitham berhasil menemukan sebuah kamera obscura. Itulah salah satu karya al-Haitham yang paling menumental. Penemuan yang sangat inspiratif itu berhasil dilakukan al-Haithan bersama Kamaluddin al-Farisi. Keduanya berhasil meneliti dan merekam fenomena kamera obscura. Penemuan itu berawal ketika keduanya mempelajari gerhana matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham membuat lubang kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi nyata diproyeksikan melalui permukaan datar.

Kajian ilmu optik berupa kamera obscura itulah yang mendasari kinerja kamera yang saat ini digunakan umat manusia. Oleh kamus Webster, fenomena ini secara harfiah diartikan sebagai “ruang gelap”. Biasanya bentuknya berupa kertas kardus dengan lubang kecil untuk masuknya cahaya. Teori yang dipecahkan Al-Haitham itu telah mengilhami penemuan film yang kemudiannya disambung-sambung dan dimainkan kepada para penonton.

“Kamera obscura pertama kali dibuat ilmuwan Muslim, Abu Ali Al-Hasan Ibnu al-Haitham, yang lahir di Basra (965-1039 M),” ungkap Nicholas J Wade dan Stanley Finger dalam karyanya berjudul The eye as an optical instrument: from camera obscura to Helmholtz’s perspective.
kamera 
Dunia mengenal al-Haitham sebagai perintis di bidang optik yang terkenal lewat bukunya bertajuk Kitab al-Manazir (Buku optik). Untuk membuktikan teori-teori dalam bukunya itu, sang

fisikawan Muslim legendaris itu lalu menyusun Al-Bayt Al-Muzlim atau lebih dikenal dengan sebutan kamera obscura, atau kamar gelap.

Bradley Steffens dalam karyanya berjudul Ibn al-Haytham:First Scientist mengungkapkan bahwa Kitab al-Manazir merupakan buku pertama yang menjelaskan prinsip kerja kamera obscura. “Dia merupakan ilmuwan pertama yang berhasil memproyeksikan seluruh gambar dari luar rumah ke dalam gambar dengan kamera obscura,” papar Bradley.

Istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pun diperkenalkan di Barat sekitar abad ke-16 M. Lima abad setelah penemuan kamera obscura, Cardano Geronimo (1501 -1576), yang terpengaruh pemikiran al-Haitham mulai mengganti lobang bidik lensa dengan lensa (camera).

Setelah itu, penggunaan lensa pada kamera onscura juga dilakukan Giovanni Batista della Porta (1535-1615 M). Ada pula yang menyebutkan bahwa istilah kamera obscura yang ditemukan al-Haitham pertama kali diperkenalkan di Barat oleh Joseph Kepler (1571 – 1630 M). Kepler meningkatkan fungsi kamera itu dengan menggunakan lensa negatif di belakang lensa positif, sehingga dapat memperbesar proyeksi gambar (prinsip digunakan dalam dunia lensa foto jarak jauh modern).

Setelah itu, Robert Boyle (1627-1691 M), mulai menyusun kamera yang berbentuk kecil, tanpa kabel, jenisnya kotak kamera obscura pada 1665 M. Setelah 900 tahun dari penemuan al-Haitham pelat-pelat foto pertama kali digunakan secara permanen untuk menangkap gambar yang dihasilkan oleh kamera obscura. Foto permanen pertama diambil oleh Joseph Nicephore Niepce di Prancis pada 1827.

Tahun 1855, Roger Fenton menggunakan plat kaca negatif untuk mengambil gambar dari tentara Inggris selama Perang Crimean. Dia mengembangkan plat-plat dalam perjalanan kamar gelapnya – yang dikonversi gerbong. Tahun 1888, George Eastman mengembangkan prinsip kerja kamera obscura ciptaan al-Hitham dengan baik sekali. Eastman menciptakan kamera kodak. Sejak itulah, kamera terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Sebuah versi kamera obscura digunakan dalam Perang Dunia I untuk melihat pesawat terbang dan pengukuran kinerja. Pada Perang Dunia II kamera obscura juga digunakan untuk memeriksa keakuratan navigasi perangkat radio. Begitulah penciptaan kamera obscura yang dicapai al-Haitham mampu mengubah peradaban dunia.

Peradaban dunia modern tentu sangat berutang budi kepada ahli fisika Muslim yang lahir di Kota Basrah, Irak. Al-Haitham selama hidupnya telah menulis lebih dari 200 karya ilmiah. Semua didedikasikannya untuk kemajuan peradaban manusia. Sayangnya, umat Muslim lebih terpesona pada pencapaian teknologi Barat, sehingga kurang menghargai dan mengapresiasi pencapaian ilmuwan Muslim di era kejayaan Islam.

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el éxito siempre estará con nosotros"