Kamis, 22 November 2012

Bahaya Sering Gonta-ganti Pacar

Pacar
Foto Vivanews.com

Berganti-ganti pacar biasanya dilakukan dengan alasan untuk mencari yang terbaik. Tetapi jika Anda merasa tidak bisa hidup tanpa pasangan sehingga setelah putus langsung menjalin hubungan kembali dan itu terjadi terus-menerus, bisa menjadi berbahaya.

Setiap orang tentu ingin menemukan pasangan yang terbaik untuk masa depan. Tetapi, bukan dengan menjadi “serial dater”. Menjalin hubungan hanya karena merasa tidak tahan dengan status lajang, justru bisa membawa kekecewaan lebih dalam. Ketahui bahaya ganti-ganti pacar, yang dilansir dari associatedcontent.com, agar Anda bisa menghindarinya.

- Kekecewaan berulang
Seorang yang sering gonta-ganti pacar cenderung menghabiskan sebagian besar hidup mereka dalam kekecewaan. Itu karena mereka mengandalkan orang lain untuk mendapat kebahagiaan.
Mungkin terdengar klise, tetapi sumber kebahagiaan berasal dari diri sendiri. Melihat pasangan sebagai sumber kebahagiaan hanya akan menimbulkan rasa sakit karena apa yang mereka lakukan tak akan pernah terasa cukup.

- Ketidakmandirian
Seorang “serial dater” segera mencari pacar baru setelah putus bisa jadi karena ia selalu mengandalkan orang lain dalam banyak hal. Seperti untuk menjemputnya, menemaninya berbelanja dan banyak hal ini. Hal ini justru membuat dirinya makin terjebak dalam ketidakmandirian.

- Menghabiskan waktu
Menjalin hubungan untuk menghindari kesendirian mungkin tampak seperti solusi yang pas. Tetapi bagi “serial dater” justru banyak waktu yang terbuang karena menjalin hubungan yang buntu. Padahal bisa saja ada kemungkinan untuk mendapatkan pasangan yang pas. Namun, karena mereka sedang menjalin hubungan yang tidak jelas, kesempatan pun pergi begitu saja.


Baca juga artikel menarik lainnya:

Ini Dia Bahaya Pacaran di Dunia Maya

pacaran dunia maya 
Pernah pacaran di dunia maya ? hem ternyata pacaran di Dunia maya berbahaya lho ingin tahu simak ulasanya berikut ini seperti di kutip dari yahoo.com.

Sebagian orang menganggap hubungan di dunia maya sebagai wabah, sebagian lain pelampiasan fantasi. Tapi apakah hubungan tersebut menjadi ancaman bagi pasangan? Doctissimo mencoba mengupasnya.

Apa bisa dianggap berselingkuh?
Pada Kongres Tahunan British Society of Psychology, Dr Monica Whitty mepresentasikan penelitian dari 245 mahasiswa di sebuah universitas Irlandia*. Hasil penelitian menunjukkan, 51 persen responden menganggap hubungan romantis di Internet tanpa pertemuan fisik sudah tergolong perselingkuhan.

Pada saat yang sama, 84 persen menganggap pasangan akan merasa dikhianati jika mengetahui ada hubungan seperti itu. Lebih banyak perempuan menganggap bahwa hubungan di dunia maya dapat membahayakan sebuah hubungan konvensional. Di sisi lain, para peserta penelitian yang tidak melihatnya sebagai pengkhianatan, menganggap hubungan tersebut sebagai “persahabatan sederhana.”

Mereka tidak menganggapnya sebagai perselingkuhan, “karena tidak ada hubungan seksual.”
Para psikolog spesialis hubungan dunia maya menganggap bahwa hasil tersebut “menunjukkan bahwa pasangan harus menetapkan aturan untuk hubungan di dunia maya. Sebuah hubungan emosional, bahkan tanpa hubungan seksual, juga dapat merusak hubungan (…) Memang lebih mudah membenarkan hubungan di dunia maya, namun konsekuensinya, seperti hilangnya kepercayaan atau perasaan sakit hati, bisa sama merusaknya seperti perselingkuhan nyata.”

Seks, kebohongan, dan Internet
Jadi, hubungan virtual sama merugikannya dengan perselingkuhan nyata… Atau, setidaknya, itulah kesimpulan yang ditemukan Dr. Monica Whitty dari University of Belfast. Setelah skandal Lewinsky, ada Monica lain yang memberikan kita definisi baru perselingkuhan di era digital. Apakah ini fenomena yang terjadi hanya di negara berbahasa Inggris?

Tidak juga, menurut Dr Alain Héril, psikoterapis dan terapis seks, yang pengalaman klinisnya di Prancis telah memberikan bukti kerusakan yang disebabkan oleh hubungan dunia maya:
“Wanita tertentu tidak bisa menghadapi menangani masalah ini dengan baik, sehingga membuat hubungan mereka putus. Mereka tidak terima pasangan mereka mengobrol intim dengan orang asing, dan menganggap ini sama dengan perselingkuhan tradisional. Dari sudut pandang mereka, kaum pria akan lebih cemburu jika ada indikasi bahwa hubungan di dunia maya tersebut semakin intim.”

Murni fantasi atau masuk ke kehidupan nyata?
Sebanyak 800 ribu pengguna Internet di Prancis menggunakan layanan kencan dunia maya, menurut penelitian Netvalue. Di antara para pengguna, “bermesraan di dunia maya” bisa menjadi aktivitas yang semakin sering dilakukan, meski sulit menemukan statistik yang dapat terpercaya dalam hal ini.
“Hubungan semacam ini sudah ada sejak diciptakannya Minitel (sebuah layanan dunia maya untuk mengirim pesan pada zaman pra-Internet dan ditampilkan di sebuah monitor, yang dibuat pada 1982) di Prancis, tapi dengan lahirnya web, fenomena ini benar-benar menjamur. Semakin modern, bentuk komunikasi ini sekarang memiliki gambar yang lebih baik dari leluhurnya, yang beralih dari hal-hal yang hanya terlarang menjadi pornografi,” jelas Dr. Alain Héril.

Apakah mereka yang berselancar di Internet ingin mencari apa yang hilang dalam hubungan yang tidak memuaskan? Dr. Mireille Bonierbale berpikir demikian. “Dengan melarikan diri dari pasangan melalui hubungan imajiner dan tidak melalui perselingkuhan yang sebenarnya, orang tersebut berusaha untuk mencari pengganti sesuatu yang hilang dalam hubungan mereka di dunia nyata. Ironisnya, kompromi psikologis ini akan memungkinkan beberapa pria untuk menemukan semacam keseimbangan sempurna dalam hidup. Oleh karena itu, hubungan virtual menggambarkan sebuah kehidupan nyata. ”

Tapi Alain Héril tidak menyetujui hal ini, yang menurutnya harus dikurangi: “Di bawah pengaruh moral Yahudi-Kristen, tampaknya masih sulit membayangkan phantasmagoria (berbaurnya rentetan gambar, citra, figur-figur yang menipu penglihatan, hingga kita susah membedakan yang nyata dan tidak) di luar pasangan kita. Namun demikian, imajinasi tersebut bisa memuaskan hasrat. Dan dunia maya bisa menjadi pemicu yang kuat untuk pemuasan fantasi seseorang. Bahkan jika hubungannya benar-benar memuaskan, pria tetap menjadi makhluk yang suka berfantasi.”

Menerima hubungan rahasia pasangan di dunia maya
Jika melihat perubahan tertentu dalam diri pasangan Anda, apakah Anda menjadi curiga? Apa yang akan Anda lakukan sebelum kecemburuan menjadi masalah besar? “Anda harus membicarakan masalah ini, tanpa menyerang pihak lain dan menempatkan dia dalam posisi yang defensif,” ujar Dr. Mireille Bonierbale.

Dr. Monica Whitty menyarankan bahwa, sebelum mulai untuk membahas topik-topik terlarang, Anda harus menetapkan beberapa aturan, sehingga kebebasan setiap individu masih terjaga pada kedua belah pihak. “Ini adalah sebuah solusi, tapi meski sudah ada kesepakatan, tidak mengherankan jika orang masih penasaran dengan apa yang pasangannya lakukan. Anda tidak pernah mencapai keseimbangan yang sempurna,” Dr. Alain Héril menyimpulkan.
Jadi, apakah hubungan di dunia maya adalah tanda ada masalah terselubung dalam hubungan, atau itu hanya pelampiasan untuk fantasi individu? Aturan yang paling penting di sini adalah tidak menyakiti pasangan dengan melakukan permainan yang kejam dan tidak wajar, atau untuk malah jadi kecanduan.

“Dunia maya adalah sebuah pemicu untuk fantasi, yang mungkin dipilih beberapa orang sebagai sebuah kenyataan, supaya mereka dapat mewujudkan semua keinginan mereka. Dengan cara ini, imajinasi dan fantasi harus secara teratur dibandingkan dan dikontraskan dengan kenyataan agar tidak menjadi hal yang merusak,” ujar Alain Héril.

Beberapa pasangan bisa saling mendapat keuntungan dari hubungan di dunia maya ini. Dengan melakukannya bersama, kegiatan ini benar-benar dapat merangsang gairah seksual.

Pada akhirnya, ini semua bergantung pada diri masing-masing untuk membedakan antara hubungan virtual dan nyata, sehingga beberapa klik tidak berakhir dengan tamparan! Sumber 

5 Keuntungan Pacaran Jarak Jauh


 


Pacaran jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR) biasa dilakukan pasangan kekasih jika mereka dalam keadan jarak yang jauh hal ini tetap dilakukan karena rasa cinta yang sangat dalam,  biasa banayak masalah yang akan timbul dari pacaran jarak jauh rasa tidak saling percaya dan godan dari luar, jarak yang jauh membuat intensitas untuk ketemu menjadi lebih kecil untuk saling menghilangkan rasa rindu jalur komunikasi menggunakan telpon atau hp menjadi solusi utama. Selain sering menimbulkan maslah ternyata pacaran jarak jauh juga memiliki manfaat lho untuk kamu. Nah berikut ini ada beberap keuntungan yang kamu dapatkan dari berhubungan cinta jarak jauh ingin tahu apa aja itu simak 5 Keuntungan Pacaran Jarak Jauh berikut ini.


1. Hubungan akan lebih menarik
Memiliki hubungan jarak jauh akan tetap memiliki sisi yang menarik. Akan ada banyak hal yang dibicarakan ketika Anda dan pasangan saling berkomunikasi lewat telepon atau media lainnya. Dibanding harus setiap hari bertatap muka dan pada akhirnya akan menimbulkan sedikit kebosanan dalam berpacaran.

2. Memiliki kebebasan lebih
Berhubungan asmara jarak jauh juga memungkinkan Anda untuk memiliki kebebasan lebih. Misalnya, Anda akan lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan teman-teman lama, begitupun sebaliknya.

3. Lebih menghargai waktU
Bertatap muka secara langsung merupakan hal langka yang ditunggu-tunggu pasangan LDR. Dengan demikian, waktu bertemu menjadi semakin berkualitas. Dan membuat keduanya semakin menghargai waktu bertemu.

4. Menjadikan pribadi yang mandiri
Berhubungan asmara jarak jauh juga akan menciptakan pribadi yang mandiri dan tidak terbiasa untuk tidak bergantung pada pasangan.

5. Dukungan emosional menjadi lebih penting
Saat Anda jauh dari pasangan, hal yang mungkin terjadi adalah bentuk dukungan akan semakin penting. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk untuk menambah rasa sayang antar pasangan.
Nah itulah keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari pacaran jarak jauh Long Distance Relationship (LDR).
Baca juga artikel menarik lainnya:
 

Ketahui Kondisi Kesehatan Melalui Warna Urin

Apakah pernah memperhatikan warna urin Anda saat berkemih? Urin yang sehat biasanya berwarna kuning jernih hingga kuning pucat.

Urin merupakan cairan sisa yang diekskresikan ginjal. Cairan ini memiliki kandungan utama air dengan bahan terlarut sisa metabolisme seperti urea, sulfat, amonia, potasium, sodium, fosfat, dan magnesium.

Selain melalui pemeriksaan darah,warna urin merupakan cara cepat untuk mendeteksi tingkat dehidrasi. Semakin pekat warna urin mengindikasikan tingkat dehidrasi semakin parah.

Warna urin bisa melambangkan jenis penyakit yang diderita. Demikian kata konsultan ahli urologi Tim Terry. Berikut ini prediksi kesehatan dengan cara melihat warna urin.

Kuning
"Jika urin anda berwarna kuning pucat atau kuning gelap menandakan itu urin sehat," kata konsultan ahli urologi Tim Terry.

Urin berwarna demikian tergantung pada tingkat hidrasi. Patokannya jika urin Anda tetap berada di wilayah warna kuning, Anda bisa bernapas lega menandakan kesehatan anda baik-baik saja.

Hijau
"Jenis obat antiseptik dan anestesi dapat membuat warna semburat hijau pada urin," kata Terry.

Disebabkan oleh biru metilen, pewarna yang membuat ginjal harus bekerja keras mengurainya. jika urin Anda berwarna hijau tidak perlu khawatir.

Orange
"Jika urin anda berwarna orange menandakan adanya disfungsi hati," jelas Terry.

Jika urin Anda berwarna orange seperti ini biasanya disertai dengan warna tinja yang berwarna putih, ini kemungkinannya disebabkan karena ikterus obstruktif. Segera konsultasi atau berobat kedokter jika warna urin anda berwarna orange.

Cokelat
Urin berwarna cokelat menampakkan ada masalah pada ginjal. "Ini bisa menjadi tanda penyakit ginjal yang serius, bahkan fistula," kata Terry.

Hal ini bisa disebabkan karena ada kebocoran usus ke kandung kemih Anda. Segera konsultasi atau berobat ke dokter Anda untuk kasus ini.

Merah
Urin berwarna merah berarti ada kandungan darah dalam urin Anda, menandakan pendarahan atau kanker.

"Pada orang yang berusia lanjut lebih dari 40 tahun perkiraan pertama adalah kanker kandung kemih," ujar Terry. [mor]

4 Cara Atur Pola Makan Mampu Turunkan Berat Badan

Ilustrasi/2studybuddy

Banyak cara untuk menurunkan berat badan, salah satunya dengan mengatur pola makan Anda seperti tips berikut ini.

1. Tukar makanan
Kadang cara paling ampuh adalah dengan menukar makanan yang biasa Anda makan dengan yang rendah lemak atau kalori. Misalnya, sebelumnya Anda meminum susu cokelat biasa, sekarang coba pilih susu putih rendah lemak atau susu skim sebagai gantinya. Lalu jika suka minum jus, pilih yang tanpa gula dan jika suka roti putih, coba beralih ke roti gandum.

2. Perhatikan porsi
Satu lagi pola makan yang sangat disarankan untuk mereka yang sedang menurunkan berat badan, yaitu memilih porsi lebih kecil. Anda bisa makan beberapa kali dalam sehari, tapi perhatikan porsinya jangan terlalu besar. Makan sering dengan porsi sedikit juga meningkatkan metabolisme tubuh, yang artinya tubuh Anda akan lebih terjaga.

3. Hitung minuman juga
Jangan Anda pikir minuman yang masuk ke tubuh tidak akan jadi lemak. Tahukan Anda kopi mocha Starbucks ukuran venti memiliki kalori lebih banyak dari burger McDonald’s? Karena itu, sebaiknya perhatikan minuman yang Anda konsumsi. Sesekali tidak masalah jika mengonsumsi minuman tersebut, tapi perhatikan juga jumlah kalorinya.

4. Puaskan diri dengan makanan favorit
Apakah Anda pengemar kue cokelat atau cheese cake? Tak apa jika Anda benar-benar sedang menginginkan kue tersebut, coba puaskan diri Anda dengan memakannya, tapi jangan langsung memakan dalam potongan besar. Dengan memuaskan diri mengonsumsi makanan favorit, biasanya nantinya Anda tidak akan terlalu ‘ngidam’ dan akhirnya makan dengan porsi besar. (Fitnesstipsforlife/Allwomenstalk/aw) (merdeka.com)

Baca juga artikel menarik lainnya:

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el éxito siempre estará con nosotros"