Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juli 2013

Nenek Yang Menikmati Internet Tercepat di Dunia

Sigbritt, Nenek Yang Mempunyai Koneksi Internet Tercepat Di Dunia 40 GB/S
Sigbritt, seorang nenek berumur 75 tahun asal Swedia memiliki koneksi internet pribadi yg berkecepatan 40 Gigabites/second, saat ini tercatat dalam sejarah IT merupakan koneksi internet tercepat di dunia.

Koneksi internet dirumah si nenek itu ribuan kali lipat lebih cepat dari rata2 koneksi internet di seluruh dunia, dia bisa mendownload HD DVD cuma butuh waktu 2 detik! dia juga bisa menonton secara langsung 1500 saluran HDTV secara realtime dan tanpa gangguan.

Nenek ini bukanlah nenek sembarangan, dia adalah ibu dari Peter Löthberg yang merupakan legenda internet Swedia, yang sekarang kerja di CISCO dialah yang men set-up koneksi dan komputer si nenek sehingga bisa secepat itu.

“Sebagai pemilik jaringan, kita mendorong operator untuk berinvestasi terhadap koneksi internet yang lebih cepat, lebih murah, berkapasitas tinggi dengan jarak yang tidak terbatas”. ujar Peter Löthberg seperti yang dituturkannya kepada The Local.


Rahasia dibalik koneksi super-cepat ini adalah tehnik modul terbaru yang memungkinkan transfer data secara langsung antar 2 router yang jaraknya terpisah sampai 2000 km tanpa transponder perantara.
 

Senin, 03 Juni 2013

Gereja di Filipina Sepi Jamaat, Pastor Salahkan FB dan TV

Survei terbaru yang dilakukan melalui jajak pendapat oleh Social Weather Stations mengungkapkan bahwa gereja di Filipina makin sepi.

Hal itu dikarenakan kehadiran umat di gereja pada Misa mingguan khususnya di kalangan orang dewasa Katolik di Filipina menurun dari 64 persen pada Juli 1991 menjadi 37 persen pada Februari 2013.

Survei itu juga mencatat bahwa satu dari setiap 11 umat Katolik Filipina berpikir untuk meninggalkan Gereja.

Imam aktivis Robert Reyes mengatakan survei itu muncul untuk menunjukkan penurunan umat dalam Misa. Tren itu dikaitkan dengan homili para imam yang membosankan.

Menanggapi survey anjlognya minat jemaat ke gereja, Pastor Kunegundo Garganta, Ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Filipina menuding jejaring sosial Facebook dan televisi sebagai biangkerok. Menurutnya, saat ini internet telah menjadi sebuah cyber di mana orang muda tidak menghadiri Misa atau ke gereja.

Orang muda cenderung percaya bahwa apa yang ditawarkan di internet adalah benar, ujarnya di Manila, seperti dikutip kantor berita Katolik, Union of Catholic Asian News (UCAN), Kamis (18/4/2013). Media baru, khususnya media sosial seperti Facebook dan Twitter telah menjadi tantangan besar bagi Gereja karena media tersebut menjadi lebih relevan dan menginspirasi umat, tambahnya.

Pastor Kunegundo menilai, media sosial masih belum digunakan secara efektif dalam upaya untuk penginjilan. (voa-islam) 

PM Turki Sebut Twitter Sebagai Media Terkutuk



Perdana Menteri (PM) Turki Recep Erdogan kecam microblogging Twitter. Ia berujar jika jejaring sosial tersebut sebagai media terkutuk.

Twitter, sebutnya, adalah media penyebar rumor dan kebohongan. Recep Erdogan bahkan memanggil media sosial ini sebagai ‘kutukan masyarakat’. Demikian tulis The Next Web.

Amarah tinggi yang muncul dari sang perdana menteri akibat aksi demonstrasi yang terjadi pada hari Jumat dan Sabtu pekan lalu. Mulanya demonstran lakukan aksi protes terkait kebijakan pemerintah atas lingkungan.

Aksi mereka kemudian ditanggapi dengan kekerasan dari pihak kepolisian. Imbasnya, aksi demonstrasi ini menyebar di 50 kota pada pekan lalu. Recep Erdogan menduga, kabar itu bisa menyebar dengan cepat akibat adanya hasutan di media sosial.
“Ada sebuah kutukan yang bernama Twitter. Itu semua adalah kebohongan. Media sosial adalah kutukan masyarakat pada saat ini,” ujarnya.
Recep Erdogan menyanyangkan warga menelan informasi mentah-mentah. PM Turki ini menyebut jika kabar yang ada adalah rumor dan tidak semua orang lakukan koreksi untuk itu.

Apa yang diucapkan sang perdana menteri sejatinya sebuah ironi. Patut diketahui jika dirinya adalah salah satu pengguna Turki populer di Facebook dan Twitter.

Di Facebook ia mengoleksi 2 juta jempol. Sedangkan di Twitter, ia miliki 2,7 pengikut. Meski dua akun tersebut tidak dikelola langsung oleh dirinya (tim), sebutan Twitter sebagai media terkutuk sewajarnya tidak perlu ia ucapkan.

Luar Biasa! Tweet Selebritis Dihargai Rp 196 Juta Per Kicauan

Tak jarang selebritis sering jadi endorser sebuah brand atau merk tertentu sebagai ambassador di linimasa. Pertanyaannya sekarang, berapa harga tiap tweet mereka di Twitter? Konon, tiap kicauan selebritis dilabeli hingga Rp 196 juta.
Kim Kardashian per tweet-nya ‘dihargai’ Rp 196 juta.
Exposure yang diperoleh brand senada dengan jumlah follower selebritis. Tak mengejutkan bilamana para pesohor di twitteruniverse laris manis sebagai ‘bintang iklan’ di linimasa.
Menurut IZEA yang dikutip Huffington Post kicauan bersponsor di linimasa oleh para selebritis tersebut dibanderol belasan ribu hingga puluhan ribu dolar. Angka fantastis bahkan capai USD 20.000 atau setara dengan Rp 196 juta.

Lantas bagaimana menentukan ‘tarif’ ini? Masih menurut IZEA, ada tiga hal yang dijadikan indikator untuk tentukan ‘harga’; konten selebritis, audience, dan jumlah follower. Mantan petinju legendaris Mike Tyson pun juga termasuk endorser dengan bayaran cukup tinggi.
Mantan petinju legendaris Mike Tyson pun juga termasuk endorser dengan bayaran cukup tinggi.
Sosialita Khloe Kardashian tercatat miliki ‘tarif’ hingga USD 13 ribu per kicauan. Sedangkan saudarinya Kim Kardashian miliki ‘harga’ lebih tinggi. Per tweet-nya capai USD 20.000.

Namun apakah sebanding harga tersebut dengan fakta yang sesungguhnya di lapangan? Patut diketahui jika tidak sedikit selebritis yang diduga miliki follower palsu. Tak hanya selebritis, Barack Obama pun ditengarai jumlah fake follower-nya tidak sedikit.

Akan tetapi fakta ini tidak dijadikan patokan untuk kicauan bersponsor. 140 karakter yang dituliskan dari sosok selebritis tetap dihargai sangat mahal. Fenomena ini juga melanda selebritis tanah air. Tak jarang dari mereka jadi endorser merk-merk ternama lokal.

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el éxito siempre estará con nosotros"