Minggu, 24 Juni 2012

Goji Berry Bermanfaat Untuk Kesehatan Mata

Goji Berry Lindungi Mata Tetap Sehat
Buah ini banyak tumbuh dikawasan pegunungan Himalaya. Kini banyak dijual sebagai suplemen makanan. Buah kecil berwarna merah ini punya banyak nutrisi hebat untuk menjaga kesehatan. Terutama menjaga kesehatan mata.

Goji berry mengandung asam amino, mineral dan zat besi. Selain itu buah ini juga mengandung vitamin C yang kadarnya melebihi buah jeruk. Kalsium, magnesium, vitamin B1, B2, B6 dan E juga terkandung didalamnya.

Para peneliti dari University of Sidney, menemukan bahwa senyawa yang ada dalam goji berry yaitu taurin dapat melindungi retina mata dari retinopati diabetes. Kerusakan pada retina mata tersebut diakibatkan dari penyakit diabetes.

Ketika kadar glukosa meningkat dalam mata maka sel-sel retina akan mati, hal ini juga dijelaskan oleh Basil Roufogalis, seorang profesor farmasi di University of Sidney.

"Biasanya protein dalam mata akan teroksidasi oleh glukosa yang tinggi dan menyebabkan sel retina mata menjadi mati dan bisa megakibatkan kebutaan." tambah Prof. Roufogalis.

Penelitian ini telah diterbitkan dalam journal of Diabetes & Metabolism. Tercatat bahwa sel retina yang yang mati akibat diabetes dapat dicegah dengan senyawa taurin. Senyawa ini terdapat di dalam buah goji berry.

Tim peneliti juga berharap dapat bahwa hasil studi ini dapat berguna untuk mengobati atau mencegah retinopati diabetik. Menurut National Eye Institute, penyakit ini telah menjadi penyebab kebutaan nomor satu yang menyerang orang dewasa di Amerika Serikat.

Meskipun buah ini masih terbilang sangat jarang di Indonesia, tetapi goji berry sudah banyak dijual dalam bentuk kapsul suplemen yang banyak dijual di toko makanan sehat.
Sumber!

Jangan Makan Buah Segar Setelah Makan!

Jangan Makan Buah Segar Setelah Makan!
Potongan melon, pepaya atau nanas sering jadi buah pencuci mulut setelah makan. Juga diolah menjadi beragam kue dan puding. Namun, makan buah juga harus dijadwalkan seperti jadwal makan. Tak boleh dimakan sembarangan.

Makan buah saat siang atau malam hari adalah kebiasaan yang paling sering dilakukan. Paling sering buah dijadikan sebagai hidangan penutup setelah makan. Seorang ahli gizi bernama Naini Setalvad memberikan tips cara yang tepat untuk mengatur makan buah-buahan.

Waktu terbaik untuk makan buah-buahan adalah saat pagi hari setelah minum segelas air. Ternyata makan buah-buahan setelah makan bukanlah waktu yang tepat. Karena, buah tidak akan dapat dicerna dengan baik, nilai nutrisi dalam buah juga tidak bisa diserap baik oleh tubuh.

Kalau ingin menikmatinya setelah makan sebaiknya berikan jeda waktu sekitar 30 menit setelah makan. Jika menderita diabetes atau masalah pencernaan seperti asam lambung, idealnya harus makan buah satu jam sebelum atau dua jam sesudah makan.

Untuk menikmati buah-buahan bisa dicampur dengan yoghurt, jika tidak memiliki masalah pencernaan. Bisa juga dinikmati sebagai salad buah. Semua bauh segar dicampur jadi satu dengan tambahan saus. Misalnya nanas, jeruk, melon, semangka dan mangga. Kalau ingin menikmati buah kering bisa dicampur dengan sereal.

Untuk persediaan buah segar, pilihlah pisang yang tahan tiga sampai empat hari, apel kesegarannya bisa bertahan hingga seminggu. Buah pir bisa tahan hingga enam hari, pepaya tahan disimpan dua hingga tiga hari.

Masa simpan buah juga tergantung pada kematangan buah saat dibeli. Buah yang masak ketika dibeli, umumnya bisa disimpan hingga tiga hari dalam lemari es.

Saus Salad Rendah Lemak Belum Tentu Menyehatkan

Saus Salad Rendah Lemak Belum Tentu Menyehatkan 
Salad yang berisi sayuran segar hampir selalu jadi pilihan mereka yang berdiet. Kandungan serat dan vitamin yang banyak serta rendah kalori merupakan kelebihan salad. Namun, saus salad rendah lemak yang ditambahkan ternyata belum tentu menyehatkan!

Salad yang berisi sayuran mentah atau buah-buahan segar merupakan sumber nutrisi berupa serat, vitamin, air dan mineral. Nutrisi ini sangat baik buat tubuh dan rendah kalori serta mudah dicerna.

Saus salad yang rendah lemak pun sering jadi pilihan untuk santapan sehat ini. Tak heran jika saus salad dari minyak yang rendah lemak jadi favorit buat yang sedang berdiet. Kenyataannya, lemak tersebut busa menghambat tubuh menyerap maksimal nutrisi pada salad.

Hal itu dikarenakan nutrisi pada sayuran yang disebut karotenoid yaitu lutein, lycopene, beta-carotene, dan zeaksatin ada pada lemak. Dengan kata lain, makanan yang kaya akan karotenoid harus dimakan dengan lemak tertentu untuk membuat nutrisi tersebut tersedia dalam tubuh.

Karotenoid ditemukan dalam jumlah yang tinggi pada sayuran seperti wortel, tomat, dan bawang. Zat ini mengurangi resiko kanker, kesehatan mata, dan penurunan resiko kardiovaskular yang berakibat kematian.

“Jika ingin makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran, Anda harus menjodohkan makanan tersebut dengan benar yaitu dengan saus yang mengandung lemak.” kata Mario Ferruzi, koordinator penulis dari studi dan asosiasi profesor ilmu pangan. Ia juga mengatakan, “Jika Anda memakan salad dengan saus bebas lemak, memang mengurangi kalori, tetapi anda juga kehilangan beberapa manfaat dari sayur.”

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research ini melibatkan 29 responden. Selama beberapa hari, peneliti memberikan mereka tiga jenis salad, dengan saus yang berbeda yaitu dengan mentega (lemak jenuh), minyak canola (lemak tak jenuh tunggal), dan minyak jagung (lemak tak jenuh ganda).

Kandungan lemak dalam setiap salad bervariasi, baik yang tiga gram, delapan gram atau 20 gram. Setelah mereka memakan salad tersebut, lalu peneliti menguji sampel darah untuk menentukan penyerapan karotenoid.

Hasilnya menunjukkan bahwa lemak jenuh dan lemak tak jenuh ganda, yang banyak dikonsumsi orang lebih banyak menyerap karotenoid. Sebaliknya, orang yang memakan salad dengan saus lemak tak jenuh tunggal menyerap karotenoid dengan jumlah yang sama baik dengan mereka memakan 3 gram ataupun 20 gram.

Dengan adanya perbedaan tersebut, peneliti menyimpulkan saus salad yang mengandung lemak tak jenuh tunggal mungkin lebih tepat dikonsumsi bagi mereka yang sedang membatasi asupan lemak. Selain minyak canola, yang termasuk lemak tak jenuh tunggal adalah minyak zaitun.

Inilah 7 Makanan Sehat yang Dapat Berbahaya Jika Berlebihan

Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak. Contohnya, makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol tentunya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Kira-kira jenis makanan sehat apa saja yang tidak boleh dikonsumsi berlebihan?

Berikut 7 jenis makanan sehat yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan atau overdosis seperti dikutip dari MyHealthNewsdaily, Kamis (8/3/2012) antara lain:

1. Pala

Pala merupakan rempah yang praktis dan aman untuk membuat minuman menjadi lebih lezat. Namun, rempah-rempah yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan karena harganya yang sangat terjangkau dapat menjadi agen halusinogen, atau dapat menyebabkan halusinasi.

Efek samping yang tidak menyenangkan biasanya muncul 3-8 jam setelah dikonsumsi. Efek samping tersebut dapat termasuk kecemasan, dan ketakutan. Menurut laporan kasus yang dipublikasikan dalam Emergency Medicine Journal tahun 2005, beberapa orang juga bisa mengalami episode psikotik akut, detasemen dari realitas, dan halusinasi visual.

Bubuk pala bahkan dalam dosis setinggi 20-80 gram, jarang mematikan. Hanya ada dua laporan tentang overdosis pala yang cukup fatal dalam literatur medis. Kasus fatal pernah melibatkan seorang dewasa berusia 55 tahun dan dilaporkan dalam jurnal Forensic Science International pada tahun 2001.

Tes toksikologi menemukan jejak miristisin (senyawa yang ditemukan dalam minyak atsiri pala) dan flunitrazepam (obat penenang kuat) dalam darah korban. Kematian tersebut tampaknya berhubungan dengan efek toksik gabungan dari kedua zat.

2. Air

Keracunan air terjadi ketika seseorang minum sehingga air mencairkan konsentrasi sodium dalam darah, sehingga menciptakan ketidakseimbangan elektrolit. Keracunan air, yang dikenal sebagai hiponatremia.

Sebuah artikel dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa, 13 persen dari 488 pelari dalam tahun 2002 Boston Marathon mengembangkan hiponatremia karena minum terlalu banyak air. Kasus yang tidak biasa dan fatal dari keracunan air terjadi pada tahun 2007 ketika seorang wanita California dilaporkan minum terlalu banyak air saat kontes di stasiun radio.

3. Belimbing

Keracunan buah belimbing pertama kali dijelaskan pada tahun 1980 di Malaysia. Belimbing ditemukan memiliki efek depresi pada sistem saraf pusat. Buah yang berbentuk unik menimbulkan risiko yang sangat kecil untuk orang sehat bila dimakan dalam jumlah normal. Namun, gagal ginjal akut telah dilaporkan pada orang dengan riwayat penyakit ginjal.

Dalam laporan kasus tahun 2006 yang telah diterbitkan dalam Journal of Nephrology, pasien dengan penyakit ginjal kronis mengembangkan reaksi buruk setelah makan belimbing. Belimbing dapat menyebabkan kemerosotan cepat dalam fungsi ginjal dan kerusakan ginjal permanen.

Gejala umum untuk keracunan belimbing termasuk cegukan (gejala yang paling umum, terutama pada keracunan ringan), muntah, lemah, insomnia, penurunan kesadaran, kejang dan hipotensi. Orang dengan riwayat penyakit ginjal harus menghindari bintang jus buah yang mengandung asam dan rjus yang diencerkan dalam jumlah besar, terutama saat perut kosong.

4. Kopi

Meskipun beberapa orang mengatakan bahwa akan berhenti berfungsi dengan baik tanpa secangkir kopi, namun sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi kopi. Sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 500-600 mg kafein sehari.

Efek samping yang nyata dapat terjadi jika mengonsumsi lebih dari 600-900 mg kafein sehari. Efek samping tersebut dapat meliputi, insomnia, gelisah, mual, denyut jantung tidak teratur, tremor, kecemasan dan sakit kepala. Bahkan, terlalu banyak kafein bisa berakibat fatal.

Menurut sebuah kasus yang dipublikasikan oleh dokter Swedia dalam edisi 2010 dari Acta Anaesthesiologica Scandinavica, seorang wanita 21 tahun mngalami serangan jantung sesaat setelah mengonsumsi sekitar 10.000 mg kafein.

5. Kombucha tea

Kombucha tea adalah teh hitam manis yang difermentasi. Teh ini dapat dibeli di toko makanan kesehatan atau dibuat di rumah dengan bantuan jamur, minuman ini dikenal memiliki meningkatkan kekebalan. Tetapi hanya ada bukti ilmiah yang sangat sedikit yang tersedia dalam literatur saat ini.

Meskipun minuman ini kebanyakan ringan, anmun biasanya rasanya sangat asam, dan mengandung alkohol dari proses fermentasi. American Cancer Society memperingatkan bahwa, Kombucha tertentu mungkin mengandung kontaminan seperti jamur, dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan penyakit.

Pernah dilaporkan kasus reaksi toksik parah pada teh Kombucha. Dalam laporan terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Intensive Care Medicine, pria berusia 22 tahun yang baru didiagnosa HIV menjadi sakit dalam waktu 12 jam setelah mengonsumsi teh tersebut.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa, teh kombucha sebaiknya dikonsumsi sekitar 4 ons sehari, mungkin tidak menyebabkan efek samping pada orang sehat. Namun, bagi orang dengan masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya atau orang yang minum dengan jumlah berlebihan dari teh harus lebih berhati-hati.

6. Tuna sushi

Makan ikan tuna mentah terlalu banyak dapat meningkatkan asupan merkuri. Pada ikan tuna dapat terakumulasi merkuri metil pada otot karena ikan tersebut mengonsumsi ikan lebih kecil di lautan.

Sulit untuk menjabarkan kadar merkuri dalam potongan sushi, karena dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan jenis ikan. Hal tersebut membuat sulit untuk menetapkan batas definitif pada konsumsi sushi.

Menurut hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters menyatakan bahwa, tuna sushi dari restoran cenderung memiliki kadar merkuri lebih tinggi dibandingkan dengan tuna dari supermarket.

Merkuri dapat menyebabkan masalah saraf parah, sehingga wanita hamil dan anak kecil disarankan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan Environmental Protection Agency untuk menghindari makan terlalu banyak tuna.

7. Wortel

Wortel kaya akan vitamin, mineral dan serat yang baik untuk kesehatan. Tetapi makan terlalu banyak wortel dapat membawa terlalu banyak beta karoten. Beta karoten merupakan molekul yang bertanggung jawab untuk warna cerah oranye wortel dan prekursor vitamin A. Hal ini dapat menyebabkan darah kelebihan karoten yang bisa menghitamkan kulit.

Dikenal sebagai carotenemia, kondisi tersebut terjadi karena karoten adalah molekul yang larut dalam lemak. Jumlah yang berlebihan cenderung menumpuk di lapisan terluar kulit, sehingga kulit kuning atau oranye, terutama di telapak tangan, telapak kaki, lutut dan daerah hidung. Namun, kondisi carotenemia sebagian besar tidak berbahaya dan sering reversibel.

Inilah 4 Tanda Anda Salah Menggosok Gigi

Menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur adalah bagian dari rutinitas sehari-hari. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut. Walau Anda sudah menjadikannya sebagai kebiasaan, tetapi yakinkah bahwa Anda sudah mengosok gigi dengan benar?

Sebenarnya ada beberapa tanda-tanda khas yang dapat dijadikan sebagai indikator apakah seseorang salah dalam menggosok gigi,  berikut ini adalah empat tandanya seperti diungkapkan dalam majalan Besthealthmag :

1. Menggunakan sikat yang salah
Menurut  presiden Canadian Dental Association Dr Ron Smith, pemilihan bulu sikat gigi yang tepat akan  menentukan bagus atau tidaknya kualitas kesehatan gigi seseorang.

Untuk itu, Smith menganjurkan untuk memilih bulu sikat yang lembut untuk mencegah rusaknya lapisan enamel pada gigi. Jangan lupa untuk mengganti sikat gigi Anda setelah masa pakai selama kurang lebih 3 bulan.

Smith juga mengingatkan supaya jangan terlalu memberikan banyak tekanan saat menggosok gigi. "Beberapa pasien merasa gigi mereka tidak bersih kecuali jika mereka menggosoknya dengan keras. Padahal menyikat harus dilakukan dengan sangat lembut," tambahnya.

2. Muncul plak dan karang gigi
Ketika makanan yang Anda konsumsi mengandung karbohidrat dan gula menempel pada gigi, maka kuman pada plak akan memproduksi asam, menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi. Plak biasanya tidak berwarna.

Jika gigi Anda diselimuti oleh plak dari waktu ke waktu akan menyebabkan munculnya karang gigi, yang merupakan bentuk terkeras dari plak dan lebih sulit untuk dihilangkan. Jika Anda menemukan plak atau karang gigi, itu indikasi yang cukup jelas bahwa Anda perlu memperbaiki cara menggosok gigi.

3. Gusi meradang
Kesehatan gusi dapat menjadi parameter atau tolak ukur benar tidaknya seseorang dalam menggosok gigi. Gusi berdarah setiap kali menyikat, gusi merah, sakit atau bengkak, ini semua adalah tanda-tanda gingivitis atau radang gusi. Kondisi ini disebabkan oleh plak yang tidak dapat hilang.

4. Khawatir dengan senyuman
Apakah Anda merasa kurang nyaman dan khawatir gigi Anda terlihat tidak bersih atau nafas Anda bau? Jika ya, bisa jadi ini menjadi pertanda adanya masalah mendasar seperti penyakit gusi, atau mungkin Anda hanya perlu memperbaiki teknik menyikat gigi.

Intinya, gosoklah gigi dengan lembut, jangan terlalu agresif. Hal ini dimaksudkan agar tidak merusak jaringan gusi dan mengabrasi lapisan gigi. Pastikan juga untuk memperhatikan kebersihan di sepanjang garis gusi.

Inilah 8 Kebiasaan Sehat yang Bisa Menghemat Uang

img  
 Kebiasaan hidup sehat yang sederhana, dapat membuat perubahan yang memberikan manfaat kesehatan yang besar dalam jangka panjang. Menerapkan kebiasaan sehat sehari-hari dapat meningkatkan kesehatan tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Maka bagi yang belum menerapkan kebiasaan sehat sehari-hari, sebaiknya segera mencoba.

Kira-kira kebiasaan sehat sehari-hari apa saja yang dapat baik untuk kesehatan dan dapat mengehamat uang?

Berikut 8 kebiasaan sehat yang dapat menghemat uang seperti dikutip dari FoxHealthNews, Jumat (16/3/2012) antara lain:

1. Membuat daftar makanan yang dikonsumsi sehari-hari
"Menuliskan semua yang dimakan sepanjang hari dapat membantu membatasi asupan kalori dan menghindari kenaikan berat badan," kata peneliti.

2. Berlibur (dalam pikiran)
Bersantai di pantai mungkin dapat membuat boros anggaran sehari-hari, tetapi liburan secara mental tidak akan mengeluarkan uang sedikit pun.

Hasil penelitian telah menyatakan bahwa, dengan membayangkan sesuatu yang dapat membuat santai pikiran dapat memiliki efek yang sama dengan mengalaminya. Pejamkan mata dan bayangkan untuk berada pada tempat dan suasana yang nyaman dan rileks.

3. Merapikan barang-barang
Merapikan segala barang secara teratur dan rapi. Luangkan waktu 5 menit setiap hari untuk mengembalikan barang-barang pada tempatnya dan merapikan barang-barang yang ada di meja, agar meja tetap rapi tanpa harus menata ulang.

4. Bernapas dari perut
Kebanyakan orang bernapas dari dada bagian atas yang memberikan sekitar 1 cangkir teh udara ke paru-paru. Memastikan perut mengembang ketika bernapas dapat membantu memberikan 8 kali jumlah oksigen ke otak yang merangsang gelombang otak lebih lama, lebih lambat terkait dengan relaksasi dan ketenangan pikiran.

5. Telepon teman
Waktu luang dapat dimanfaatkan untuk telepon teman atau sahabat karib. Oksitosin, merupakan hormon yang dilepaskan ketika wanita berteman satu sama lain. Hormon tersebut berfungsi menenangkan tubuh dan melawan efek stres.

6. Pakailah pedometer sepanjang hari
Pedometer merupakan alat olahraga murah yang berguna untuk menghitung jumlah langkah seseorang. Pedometer dapat membantu meningkatkan jumlah langkah yang dapat diambil dari pagi sampai malam. Sebaiknya melakukan jalan kaki 1000 langkah per hari untuk mencukupi kebutuhan aktivitas fisik.

7. Membangun kelompok pendukung
Berolahraga dengan beberapa teman dapat membantu mempertahankan program latihan fisik dengan lebih baik.

8. Flossing setiap hari
Salah satu kebiasaan sehat yang dapat menghemat biaya perawatan gigi adalah dengan menggunakan benang gigi dental floss (flossing) setiap hari. Flossing dapat mencegah penyakit pada jaringan pendukung gigi (jaringan periodontal).

Hasil studi menemukan bahwa, biaya kesehatan kumulatif perawatan sekitar 20 persen lebih tinggi untuk pasien dengan penyakit periodontal parah.

Tindakan pencegahan dengan menggosok gigi 2 kali sehari, serta flossing sekali sehari dan mengunjungi dokter gigi untuk pembersihan setiap enam bulan sekali dapat mencegah berbagai masalah pada rongga mulut.

Inilah 4 Tips Ngemil Agar Tidak Bikin Gemuk

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi camilan. Seperti yang dilansir dari sheknows, memakan makanan yang salah, terlalu banyak, terlalu sering bahkan memakan camilan di waktu yang salah bisa membuat bentuk tubuh menjadi melar. Agar hal tersebut tidak terjadi pada Anda, ini beberapa peraturan yang perlu Anda ketahui agar tetap langsing meskipun suka mengemil.
1. Pilih camilan bergizi
Makan makanan ringan yang kaya akan gizi seperti, irisan paprika, ketimun, brokoli, kacang polong dan kacang hijau yang dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah. Agar menarik, tambahkan keju cair rendah lemak, mentega almond dan bumbu salsa di atas potongan sayuran tersebut. Untuk pilihan camilan lainnya Anda bisa memilih apel, buah berry, kacang kenari dan kacang pistachio. Hindari makanan kemasan serta makanan yang banyak mengandung tepung dan gula.
2. Hitung kalori
Hitung kalori camilan Anda! Jangan sampai kalori yang terdapat pada camilan sama atau malah lebih banyak dari makanan utama Anda. Usahakan agar camilan tidak lebih dari 150 hingga 200 kalori. Sebaiknya tidak memakan langsung camilan dari kotak kemasannya, bagi cemilan menjadi beberapa porsi agar kalori yang dikandungnya kurang dari 100 kalori.

3. Waktu yang tepat
Bagi dua waktu yang tepat untuk memakan camilan. Untuk camilan pertama, Anda bisa memakannya pada jam 10 pagi antara waktu sarapan dan makan siang. Lalu untuk camilan kedua, Anda wajib makan siang pada jam 12 atau jam satu lalu bisa mengemil pada jam dua atau tiga sore. Ingat, sebaiknya untuk waktu makan malam tidak lebih dari jam 7 malam.
4. Perhatikan tempat
Makanlah dengan posisi duduk yang baik, karena itu akan membuat Anda sadar berapa banyak camilan yang masuk ke dalam tubuh. Hindari makan sambil menyetir, nonton TV karena bisa menyebabkan Anda lupa berapa banyak porsi camilan yang Anda makan, hal tersebutlah yang membuat berat badan bertambah. Duduklah yang benar, kunyah makanan secara perlahan dan nikmati benar-benar camilan yang Anda makan.

Aprudin, S.Pd.I

Foto saya
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
"Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu, dan bersyukurlah karena orang yang selalu menemukan alasan untuk bersyukur adalah orang yang jauh lebih kuat dari pada orang yang selalu mencari alasan ‘tuk mengeluh". ""el éxito siempre estará con nosotros"