Selasa, 18 Desember 2012

Tipe Cewek Yang Pantas Dijadikan Istri

 
Tipe cewek yang pantas dijadikan istri sangat beraneka ragam dalam benak kaum pria. namun disini akan kami berikan tipe cewek yang siap sahabat jadikan istri menurut beberapa web yang berhasil kami kumpulkan. semoga dengan adanya penjelasan tipe ini menjadi berguna bagi Anda.

1. Taat beragama
Agama adalah salah satu pegangan hidup untuk kita manusia. Taat kepada agama juga menunjukan kalau si Cewek akan taat terhadap kamu. Bukan berarti kamu bisa semena-mena terhadap dia dan menyuruh si Cewek untuk menuruti apapun yang kamu mau, tapi taat beragama menunjukan bahwa si Cewek juga mempunyai prinsip hidup yang baik dan yang dia tekuni.

2. Lemah-lembut
Coba perhatikan cara Cewek berbicara kedana teman-temannya. Apakah dia selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau malah sopan dan selalu lembut dalam berkata-kata? Ciri-ciri inilah yang mencerminkan di mana cara si Cewek akan berbicara kepada kamu dan keluargamu nantinya.

3. Perhatian
“Kok dia bisa ingat dengan ulang tahun orang tuaku?” ujar kamu. Itu adalah pertanda bagus. Dia benar-benar perhatian akan hal-hal kecil seperti itu. Padahal, kalian belum menikah. Sehabis kamu pulang kerja, makananpun sudah tersedia. Saat kamu sedang sakit, dia memasakan bubur untuk kamu. Hal-hal kecil seperti itulah yang akan membantu dan memperkuat hubungan kamu. Bukankah Cowok juga memang suka diberi perhatian lebih dari si Cewek?

4. Penyabar
Kamu telat untuk kencan dengan si Cewek tapi si Cewek tidak marah sama sekali saat kamu datang dan dia sudah menunggu 25 menit kelaparan. Kenapa sabar itu ciri-ciri yang baik? Coba pikirkan kalau anda sedang dalam situasi apa saja yang berbau negatif; kesabaran itu akan membantu suasana itu tidak menjadi lebih buruk. Coba bayangkan kamu sedang kencan dengan Cewek yang tidak sabar. Sedikit-sedikit dia marah karena kamu tidak tepat waktu, berbuat sedikit kesalahan. Kencan yang seharusnya senang-senang malahan menjadi pengalaman buruk.

5. Sederhana
Perhatikan apakah si Cewek kamu suka berlebihan di depan teman-temannya. Apakah dia suka memamerkan tas baru yang baru dia beli hari itu juga? Orang yang suka pamer dan tidak sederhana menunjukan kalau si Cewek itu tidak percaya diri; ada kekurangan yang dia punya dan ingin menutupinya dengan memamerkan sesuatu yang lebih dari dia. Ini sifat yang tidak bagus untuk para Cowok.

6. Jaga kecantikan
Tidak berarti Cewek itu harus tampil cantik, tapi menjaga kecantikan itu juga berarti itu Cewek tahu bagaimana caranya menjaga dan merawat dirinya sendiri. Jikalah anda sedang berkencan dengan dia, perhatikanlah “make-up” yang dia pakai. Apakah terlalu berlebihan sehingga menarik perhatian orang-orang lain di sekitar anda? Apakah dia memakai rok mini yang berlebihan? Jaga kecantikan itu berarti menjaga penampilan secukupnya dan sewajarnya di saat dan tempat yang benar.

7. Dewasa dan bijaksana
Cowok suka dengan Cewek yang bijaksana dan bersikap dewasa. Di saat kesusahan, Cowok akan membutuh bantuan dari seorang Cewek yang dewasa dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

8. Hemat
Cowok mana yang mau punya Cewek bermaterialistis? Nanti kalau kamu sudah berkeluarga dengan Cewek tersebut, dia akan menghabiskan uang untuk belanja baju-baju yang tidak perlu. Coba perhatikan dari cara dia menghabiskan uangnya sekarang. Apakah dia termasuk orang yang hemat, pelit, atau hura-hura?

9. Keibuan
Cewek kalau senang bermain dengan anak kecil, bisa menggendong bayi, menunggu mereka tidur, dan sebagainya. Inilah tanda-tanda dari Cewek yang bisa kamu bayangkan saat mereka menjadi istri kamu. Dia akan menjadi seorang ibu yang pandai di dalam rumah tangga.

10. Tabah menderita dan mau bekerja keras
Inilah salah satu ciri-ciri dari Cewek yang agak susah dicari. Mengapa? Cewek sudah terbiasa dengan tradisi di mana Cowok yang mencari uang. Di masa-masa sulit, Cewek biasanya tidak terbiasa untuk bekerja keras untuk keluarga. Jikalau kamu sudah menemukan Cewek yang tabah menderita dan mau bekerja keras, hargailah dia.
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

6 Rahasia Seks Tentang Wanita yang Perlu Diketahui Pria

Saat bercinta, terkadang ada hal-hal penting yang kurang diperhatikan pria terhadap pasangannya. Hal tersebut tidak selalu berkaitan dengan seberapa lama hubungan intim berlangsung, atau apakah masing-masing pasangan berhasil mencapai klimaks.

Sementara pria cenderung fokus pada memuaskan pasangan dan dirinya sendiri, wanita lebih melihat seks dalam cakupan yang lebih luas. Misalnya, bagian dari kehidupannya secara keseluruhan. Ini dia rahasia seks wanita yang patut diketahui pasangannya, seperti dilansir Times of India.

1. Mengobrol dengan Pasangan Bisa Tingkatkan Gairah
Bukan menonton film dewasa atau membaca novel erotis yang paling efektif membangkitkan gairah bercinta wanita. Tapi mengobrol secara intens dengan pasangan. Bagi wanita bisa bicara dari hati ke hati dan merasa dicintai adalah hal yang paling penting dari segalanya. Obrolan yang berkualitas saat jalan bersama atau duduk bareng di sofa bisa menjadi aphrodisiac yang hebat. Apa yang bisa dilakukan pria saat mengobrol? Pria bisa mengatakan pada istrinya betapa dia mencintai pasangan hidupnya, sehingga wanita jadi lebih percaya diri dan menikmati ketika bercinta.

2. Banyak Wanita Tidak Percaya Diri dengan Penampilan
Bagi pasangan yang sudah lama menikah, terkadang jadi hal yang normal ketika wanita merasa bahwa pasangannya tidak lagi tertarik padanya. Pemikiran yang belum tentu benar ini membuat kebanyakan wanita tidak percaya diri dan hanya berani bercinta saat lampu dimatikan. Suami yang perhatian, biasanya akan merasakan kecemasan sang istri. Apa yang bisa dilakukan suami untuk meningkatkan kepercayaan dirinya? Cukup katakan kalau dia mencintai sang wanita apa adanya, dan tidak perlu khawatir dirinya sudah tak menarik lagi karena sang istri pasti akan selalu cantik di matanya sampai kapanpun.

3. Bagi Wanita, Seks adalah Bagian dari Kehidupannya
Pria umumnya hanya melihat seks sebagai pemuas kebutuhan biologis, cara untuk mendapatkan keturunan dan ekspresi rasa cinta kepada pasangannya. Tapi bagi wanita, seks adalah bagian penting dari kehidupannya. Itu sebabnya wanita butuh mood yang baik dan lebih mementingkan proses daripada orgasme untuk mendapatkan seks yang memuaskan. Bagaimana pria memperlakukannya di tempat tidur dan keseharian, sangat berpengaruh pada pengalaman seksknya. Bahasa kasar, suara yang membentak atau kritikan bisa membuat wanita sulit untuk mendapatkan keintiman secara emosional saat bercinta.

4. Orgasme Bukan Segalanya
Banyak pria berpikir, baru bisa memuaskan pasangannya kalau sudah meraih orgasme. Bisa mencapai klimaks saat bercinta memang hal yang menyenangkan, tapi tidak selalu menjadi penting. Sebagian besar wanita merasakan tekanan dari pasangan bahkan dirinya sendiri untuk mencapai orgasme. Tapi kadang wanita lebih suka menikmati keintiman saat foreplay.

5. Seks Tidak Harus Dipandang Terlalu Serius
Umumnya pria melihat seks sebagai sesuatu yang serius. Jalan untuk memiliki anak, kepuasan biologis dan batin, dan sebagainya. Itu menyebabkan mereka lupa untuk tertawa dan bersikap romantis. Padahal, seks tidak harus selalu dianggap serius. Padahal bersenang-senang saat bercinta juga perlu. Melakukan obrolan nakal, menggoda pasangan atau menyelipkan humor juga penting agar suasana intim jadi lebih menyenangkan.

6. Wanita Menyukai Hal-hal Non Seksual & Kelembutan
Wanita menyukai romantisme, pelukan, berpegangan tangan dan berciuman dengan pasangannya. Tapi banyak dari mereka yang mengeluh kalau prianya jarang melakukan ini kecuali saat foreplay. Padahal, hal-hal non seksual juga diidamkan wanita agar hubungan emosional semakin dekat. Untuk itu, wanita sebaiknya menunjukkan pada pasangannya kenikmatan dari sentuhan. Bisa dengan memijat punggung, membelai rambut atau wajah, mengecup dahi atau memeluk dari belakang. Begitu tahu nikmatnya bersentuhan, pria pun akan melakukannya pada Anda dengan sendirinya. (wolipop.com)

Teknik Ini 95% Efektif Atasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini tentunya bisa merusak kehidupan seks Anda dan suami. Tapi tak perlu resah, sebenarnya ada teknik yang cukup efektif bisa mengatasi masalah tersebut. Teknik apa?

Seperti dikutip dari askdanandjennifer, Jack Grave penulis 'Ejaculation Guru' membeberkan teknik yang diklaimnya 95% efektif mengatasi ejakulasi dini. Sebelum menjelaskan apa teknik tersebut, ada beberapa hal yang perlu diketahui dulu.

Coba pikirkan apa yang terjadi pada otot saat bercinta sebelum orgasme. Otot menjadi tegang bukan? Secara umum, pria menyadari kalau otot kaki dan bokonglah yang paling tegang. Hal itu karena orgasme terjadi bukan secara tiba-tiba. Ada proses di dalam tubuh yang membuat hal itu terjadi. Proses natural yang terjadi untuk terjadinya orgasme adalah tubuh menegang dan kemudian melepaskan ketegangan itu dengan orgasme.

Bagaimana kalau tidak ada otot yang tegang? Tentu orgasme akan lebih lama terjadi. Hal itu karena 'bahan bakar' yang dibutuhkan tubuh untuk terjadinya orgasme tidak ada.

Dijelaskan Grave, ketika hal di atas terjadi artinya para pria harus mengontrol ketegangan di otot tersebut selama bercinta agar bisa bertahan lebih lama dan tak lagi ejakulasi dini.

Untuk mengontrol ketegangan tersebut teknik paling tepat adalah pernapasan. Menurut Grave, 99% yang pria lakukan saat bercinta adalah bernapas pendek terlalu cepat. Hal itu terjadi tanpa disadari. Pernapasan memang hal terakhir yang ada di pikiran saat bercinta.

Sayangnya pernapasan pendek yang cepat inilah yang bisa menyebabkan otot lebih cepat tegang. Ketika pria bernapas dengan cepat dan tubuh menegang, dia akan ejakulasi lebih cepat.

Jadi yang harus dilakukan adalah dengan bernapas lebih perlahan dan berat. Persis seperti yang dilakukan orang ketika melakukan olahraga yoga atau tai-chi. Kedua olahraga tersebut memang sangat mempengaruhi bagaimana tubuh beraksi.

Dengan bernapas lebih perlahan dan berat, otot akan lebih rileks. Otot yang rileks pun akan menurunkan seluruh ketegangan sehingga Anda bisa melakukan penetrasi lebih lama dan tak terlalu cepat ejakulais.

Tentunya perlu latihan untuk menguasai teknik pernapasan ini. Jika memang ingin suami tak lagi ejakulasi dini, tak ada salahnya untuk mencoba bersama. (wolipop.com)

Ini Alasannya Kenapa Pria Malas Foreplay!

Bagi wanita, foreplay bisa menentukan kesuksesan mereka dalam mencapai orgasme. Namun Tidak sedikit wanita yang mengeluh pasangannya lebih suka langsung menyantap 'hidangan utama' saat bercinta, tanpa foreplay terlebih dulu.

Jika harus memilih, pria cenderung melakukan seks langsung tanpa perlu melakukan foreplay (pemanasan). Dikutip dari Your Tango, kebanyakan pria hanya menginginkan orgasme dan ingin langsung menuju 'sasaran'. Apa alasan mereka?

1. Menganggap Foreplay Kurang Maskulin
"Pria yang masih berusia muda cenderung berpikir bahwa hal-hal seperti pelukan, ciuman dan sentuhan, seperti yang banyak dilakukan pada saat foreplay mencerminkan sifat feminisme," ujar pakar seks Dr Brian Parker.

Kebanyakan pria hanya ingin melakukan hal-hal yang membuat dirinya merasa jantan di depan wanita. Foreplay dianggapnya kegiatan yang 'girly' dan hanya diperuntukkan bagi wanita.

2. Kurang Memahami Tubuh Wanita
Jujur saja, banyak pria yang tidak begitu tahu dimana letak zona-zona seksual pada wanita. Oleh karena itu, sebaiknya wanita memberi tahu dan meminta pada pasangan prianya, bagian mana yang ingin dirangsang selama foreplay. Begitu pula halnya dengan pria, jangan malu untuk mengatakan pada wanita apa yang ingin Anda rasakan. Jika Anda tidak dapat mengatakannya, tunjukkan saja secara langsung apa yang ada di otak Anda.

3. Masih Takut Mengeksplorasi Tubuh Wanita
Menurut Mark Epstein, MD, seorang psikolog di Manhattan seperti dilansir WebMd, "Pria pada umumnya masih takut mengeksplorasi tubuh wanita."

Untuk itu, tunjukkanlah bahwa Anda akan merasa lebih bergairah dan menikmati sesi bercinta jika si dia mau foreplay. Tidak masalah bagian mana yang akan dia sentuh, karena semua hal pasti butuh proses pembelajarna. Jika sentuhannya membuat tubuh Anda kurang nyaman, tuntunlah ke 'arah' yang benar. Menuntun tangannya ke tempat yang ingin Anda rangsang menunjukkan padanya bahwa Anda senang disentuh di bagian tersebut. Berbagi informasi adalah kunci melakukan aksi foreplay yang nikmat.

4. Khawatir Tak Bisa Mempertahankan Ereksi
Rata-rata pria khawatir tidak bisa mempertahankan ereksinya. Itu yang mendominasi otak mereka saat bercinta. Dijelaskan Mark, jika pria khawatir kehilangan ereksinya, mereka jadi terburu-buru ingin melakukan penetrasi seks.

Alasan ingin buru-buru dan takut kehilangan ereksi itulah yang membuat pria akhirnya melewatkan foreplay. "Atau mereka akan melakukannya dengan cepat karena ingin tetap mempertahankan ereksinya," tutur Mark lagi.

5. Ego Pria yang Tinggi
Keegoisan pria muncul ketika ia hanya ingin langsung menyantap 'hidangan inti' tanpa melalui 'hidangan pembuka'. Untuk menghadapai tipe pria seperti ini, sebagai pasangan wanitanya Anda harus memberi penjelasan mengapa pria tidak boleh melewatkan 'hidangan pembuka'.

"Katakan padanya bahwa melakukan foreplay akan membuat acara seks bertahan lebih lama. Semakin lama Anda menyentuh dan memanjakannya, semakin menggebu-gebu pula aksi orgasme yang akan Anda rasakan dengannya," ujar Parker.

Lalu bagaimana solusi agar pria mau dan merasa nyaman melakukan foreplay?

Mark menyarankan, Anda dan pasangan bisa saling berkompromi. Misalnya saja, minta dia melakukan foreplay dulu. Jika pada saat itu ereksinya tidak bisa dipertahankan, giliran Anda yang memberinya rangsangan.

Sementara konsultan seks Dr. Vanda Mustika mengatakan, "Cari waktu yang tepat. Mungkin saja suami tidak tahu bagaimana cara memberikan rangsangan pada Anda."

Solusi lainnya, Anda bisa eksplorasi tubuh diri sendiri dan pasangan. Cobalah eksplorasi tubuh sehingga Anda bisa membantu pasangan untuk mengetahui apa yang sebenarnya Anda sukai. Tentu saja Anda juga perlu mempelajari tubuhnya. Pasangan pastinya juga tidak mau hanya disentuh di area itu-itu saja.

Coba katakan padanya kalau foreplay bertahan lebih lama daripada seks itu sendiri (rata-rata 12 menit). Dengan semakin lama Anda disentuh dan dicium, bisa semakin dahsyat juga orgasme yang Anda rasakan. (wolipop.com)

5 Cara Agar Wanita Bisa Cepat Orgasme Saat Bercinta

Bagi wanita, meraih orgasme butuh proses yang bertahap. Tidak mudah memang bagi wanita mendapatkan kenikmatannya saat bercinta.
Kendala fisik dan psikologi, seperti kelelahan dan tidak percaya diri biasanya jadi penyebab wanita sulit mencapai orgasmenya. Lantas adakah cara agar wanita bisa orgasme dengan cepat? Berikut ini tipsnya, seperti dipaparkan iVillage:

1. Buat Diri Sendiri Bergairah
Ketika agenda bercinta dengan suami sudah terjadwalkan, tips pertama ini bisa lebih mudah dijalankan. Buat diri sendiri merasa mood untuk berhubungan intim dengan membuat Anda bergairah. Caranya misalnya dengan mulai berfantasi saat makan malam bersama suami. Misalnya membayangkan foreplay yang akan dilakukan suami pada Anda.

2. Semakin Suami Bisa Mengontrol Orgasmenya, Kesempatan Anda Orgasme Makin Besar
Ketika suami terlihat akan mencapai orgasmenya, lakukan 'gangguan' agar dia bisa mengontrol klimaksnya tersebut. Kesempatan Anda untuk mencapai orgasme menjadi lebih besar ketika suami belum ejakulasi. Kalau suami sudah mencapai klimaksnya tentu butuh waktu untuk membuatnya bisa melakukan penetrasi lagi.

3. Tipe Orgasme Apa yang Anda Inginkan?
Agar bisa orgasme lebih cepat, tak ada salahnya menentukan tipe orgasme apa yang diinginkan. Apakah itu orgasme klitoris atau g-spot? Kalau yang pertama jadi pilihan, pilih posisi bercinta yang bisa membuat klitoris mudah terstimulasi. Sedangkan jika pilihannya g-spot, posisi women on top dapat jadi cara terbaik untuk mencapai orgasme.

4. Perhatikan Reaksi Tubuh Sebelum Orgasme
Memahami apa yang memicu Anda orgasme bisa lebih membantu. Semakin otak terlatih, akan makin mudah juga Anda mencapai orgasme. Coba pikirkan hal apa yang secara natural biasanya Anda lakukan untuk mencapai orgasme dan terus latih cara tersebut. Misalnya ketika napas mulai tertahan dan jari kaki menekuk, artinya Anda akan mencapai orgasme, jangan berhenti bergerak dan capailah klimaks.

5. Berfantasi
Banyak pria dan wanita memakai fantasi untuk membuat dirinya berada di zona orgasme. Jadi tidak ada salahnya jika Anda juga melakukan hal serupa. Tak perlu merasa bersalah pada suami karena berfantasi. Hal-hal yang tidak diketahuinya, tentunya tidak akan membuatnya sedih atau kecewa. Ingatlah, suami tidak bisa membaca pikiran Anda. (wolipop.com)