Sabtu, 23 Februari 2013

Foto Gua Marmer Alam Terindah di Dunia

Sebuah kesalahan besar jika manusia tidak terbersit rasa syukur kepada Tuhan atas segala anugerah byang telah di berikan oleh-Nya. Sering anugerah tersebut hadir di tengah-tengah kita tanpa kita harus susah payah memintanya. Ternyata Tuhan memberikannya kepada kita, bahkan lebih dari sekadar yang kita butuhkan.
Alam dan isinya penuh dengan pesona yang menakjubkan, semuanya untuk manusia. Manusia hanya tinggal menjaga dan tidak merusaknya dengan segala macam exploitasi alam yang tidak memperhatikan keseimbngan alam.
Berikut ini salah satu keajaiban alam yang sangat mempesona, sebuah gua di pinggir lautan dengan nuansa biru yang sangat menakjubkan.






















BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Ritual Mandi Darah Kambing di Kazakhstan

Begini Cara Membuat Piramida Pada Jaman Dulu

Ketika kita menyaksikan Piramida dengan mata kepala sendiri tentu akan dibuat kagum tentang bagaimana cara pembuatan bangunan sebesar dan serapi itu, padahal tekhnologi pada jaman itu tentu tekhnologi yang sangat sederhana dan tentunya pasti hanya mengandalkan tenaga manusia saja. Menurut pengamatan para Arkeolog Piramida di bangun sekitar tahun 1567SM-1339SM atau sekitar 3500 tahun yang lalu.

Tinggi piramida sendiri mencapai 140 meter dengan luas 230 meter peregi, diperkirakan bangunan spektakuler ini membutuhkan waktu selama 30 tahun untuk mengerjakannya dengan menggunakan tenaga kerja sekitar 100.000 orang.


 Fungsi utama dari Piramida Mesir adalah sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi raja-raja Mesir kuno yang dikenal dengan sebutan Fir’aun. Puluhan mayat para penguasa Mesir kuno dipastikan dikuburkan disekitar piramida. Selain itu, disamping berfungsi sebagai makam, piramida juga digunakan untuk menimbun berbagai kekayaan yang dimiliki penguasa Mesir ketika itu.

Masih dalam perdebatan para ahli tentang bagaimana cara mebuat bangunan ini dengan tekhnologi seadanya pada waktu itu, bagaimana mereka mengangkat batu-batu raksasa tersebut dan bagaimana cara mereka membuat susunan batu-batu ini hingga tersusun dengan rapi dan sangat simetris, dengan cara apa mereka melakukan itu semua?

Beberepa waktu yang lalu seorang ahli desain grafis mencoba membuat simulasi dalam bentuk gambar 3D tentang bagaimana piramida ini dibuat, berikut ini foto-fotonya (realifact.blogspot.com)













 

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat melalui Video dengan mengklik link dibawah ini :





BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Inilah Foto-Foto Kota Di Palestina 100 Silam

Ritual Pemakaman Sadis, Jasad Di Hancurkan Dan Dibiarkan Dimakan Burung Nazar

Ini adalah sebuah ritual pemakaman yang sangat sadis dan tidak berperikemanusiaan. Betapapun orang sudah tidak bernyawa lagi mestinya jasad tersebut tetap harus di hormati sebagai sesama manusia. Ritual pemakaman seperti ini dapat di jumpai di Tibet, di mana orang yang telah meninggal di taruh di suatu tempat agar di makan oleh burung bangkai atau yang sering kita kenal dengan burung Nasar.

Ritual pemakaman seperti ini di sebut sebagai "pemakaman langit" oleh masyarakat setempat. Mereka meyakini bahwa setiap orang yang meninggal akan mengalami sebuah reinkarnasi. Atas dasar tersebut mereka mempercayai proses reinkarnasi akan berjalan sebagaimana mestinya apabila jasadnya di berikan kepada burung nasar untuk di makan sebagai persembahan suci.

Masyarakat setempat melakukan ini jika seseorang meninggal pada usia di bawah 18 tahun atau pada perempuan yang sedang hamil dan orang yang meninggal karena terserang penyakit menular. Konon mereka percaya bahwa jika jasad tersebut di mangsa oleh burung Nasar maka ruhnya akan mendiami tempat-tempat yang mulia. Mereka akan membiarkan jasad di mangsa oleh burung nasar hingga tersisa tulang-tulang saja.

Pada saat salah seorang anggota keluarga meninggal selama tiga hari mereka akan berdoa dan melafadzkan mantera-mantera. Setelah itu mayat di bawa ke sebuah pegunungan sebelum di biarkan mayat tersebut di mangsa oleh burung nasar mereka menyayat daging mayat dengan pisau tajam, setelah itu mayat di biarkan di cabik dan dikuliti oleh burung nasar hingga tersiasa tulang.

Hanya dalam beberapa menit ratusan burung nasar menyantap habis daging mayat tersebut dan hanya menyisakan tulang. Setelah itu tulang-tulang yang berserakan di kumpulkan dan di hancurkan dengan kapak. Setelah tulang-tulang terpotong kecil-kecl mereka campur dengan makanan yang di sebut "tsampa" setelah itu campuran ini di berikan kembali kepada burung nasar hingga habis tak tersisa

Namun ada keganjilan dalam foto-foto ini, bahwa bisa jadi ini adalah merupakan sebuah pembunuhan, Kita bisa melihat jasad dengan tangan dan kaki yang terikat. Pertanyaannya, jika dia sudah meninggal kenapa harus diikat..?

Kita berharap ajaran seperti ini tidak masuk ke Indonesia













Terlihat dalam salah satu foto bagaimana jasad tidak berdaya tersebut di hancurkan dengan palu, mungkin untuk lebih mempermudah bagi burung nazar dalam memangsa jasad tersebut. Terlihat juga dalam foto-foto ini bagaimana mayat ini disayat hingga terlihat seperti layaknya binatang yang disembelih dan siap dipotong-potong.
Sebagai manusia kita harus menghormati sesama manusia baik ketika masih hidup atau sudah meninggal adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan tetap memuliakan dan menghormatinya, sedangkan caranya masing-masing orang mempunyai cara yang berbeda tergantung keyakinan mana yang diikutinya. Tuhan telah memilihkan keyakinan yang terbaik untuk umatnya




realifact.blogspot.com


BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Perempuan    Iran Sebelum Revolusi Islam