Rabu, 18 Juni 2014

15 Catatan Menarik di Laga Perdana Penyisihan Grup Piala Dunia 2014

Aksi Robin van Persie saat membuka keran gol Belanda ke gawang Spanyol (foto: Reuters)
DENGAN berakhirnya laga antara Rusia dan Korea Selatan yang berkesudahan 1-1 di Arena Pantanal, pagi tadi WIB, maka ke-32 tim peserta Piala Dunia telah merampungi laga perdana mereka di penyisihan grup. Dari 16 pertandingan yang digelar ada beberapa fakta unik yang tersaji.

Selain itu, dari sekian pertandingan yang berlangsung, Piala Dunia Brasil tergolong berjalan cukup sukses, meski di luar stadion diwarnai berbagai aksi demo yang dilakukan sebagian masyarakat Brasil yang kontra pada pagelaran empat tahunan ini.

Berikut beberapa fakta yang tersaji dari Grup A hingga H:

1.Neymar menjadi satu-satunya pemain di skuat Brasil pada Piala Dunia kali ini yang masuk dalam daftar sepuluh pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil, yakni dengan 33 gol dari 50 laga. Torehan ini menyamai catatan Ronaldinho (33 gol, 98 laga) dan Jairzinho (33 gol, 81 laga).

2.Rafael Marquez menjadi pemain pertama yang berstatus sebagai kapten tim dalam empat edisi Piala Dunia. Itu terjadi pada laga Meksiko kontra Kamerun, 13 Juni lalu.

3.Marcelo menjadi pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri di partai pembuka Piala Dunia 2014. Beruntung, pada pertandingan perdana melawan Kroasia di grup A, Brasil akhirnya membungkus kemenangan dengan skor 3-1.

4.Takluk 1-5 dari Belanda merupakan pertama kalinya Spanyol mengalami kekalahan telak. Terakhir kali La Furia Roja kalah telak terjadi pada Piala Dunia 1950, saat dicukur Brasil 1-6. Sementara kekalahan paling besar dialami saat melawan Italia dengan skor 1-7 pada 4 juni 1928 dan Inggris 9 Desember 1931 dengan skor yang sama.

5.Vedad Ibisevic menjadi pemain pertama yang mencetak gol di Piala Dunia untuk Bosnia, yang menjalankan debutnya di Brasil. Pemain Stuttgart itu mencetak gol ke gawang Argentina yang dikawal oleh Sergi Romero pada menit ke-84. Sayang golnya tak menyelamatkan Bosnia dari kekalahan 1-2 dari Tim Tango.

6.Meski Ibisevic menjadi pencetak gol pertama untuk Bosnia, namun uniknya Sead Kolašinac lah yang mencatatkan diri sebagai pencetak gol ke gawang Bosnia. Pemain berusia 20 tahun itu mencetak gol bunuh diri, ketika melawan Argentina baru berusia tiga menit.

7.Kartu merah pertama di Piala Dunia Brasil 2014 ini didapat oleh bek asal Uruguay, Maximiliano Pereira. Saat itu pemain Benfica ini melakukan pelanggaran terhadap striker Kosta Rika, Joel Campbell.

8.Pemain Amerika Serikat, Clinton Dempsey membuat rekor di penyisihan grup Piala Dunia Brasil ini dengan mencetak gol tercepat yaitu, 29 detik saat melawan Ghana. Namun torehannya masih berada di posisi lima, yang mana pencetak gol tercepat masih dipegang Hakan Sukur pada detik ke-12, saat Turki melawan Korea Selatan di semifinal Piala Dunia 2002.

9.Teknologi garis gawang akhirnya baru benar-benar dipakai saat pertandingan antara Prancis menghadapi Honduras yang berkesudahan 3-0 untuk Les Bleus.

10.Thomas Muller, gelandang serang asal Jerman ini mencetak hattrick pertama di Piala Dunia Brasil saat Der Panzer mencukur Portugal 4-0 pada laga perdana penyisihan grup G.

11.Sabri Lamouchi dan Nico Kovac menjadi pelatih termuda di perhelatan Piala Dunia kali ini. kedua pelatih tersebut masih berusia 42 tahun. Sedangkan untuk pelatih tertua dipegang oleh Fabio Capello, yang telah berusia 67 tahun.

12.Laga Iran versus Nigeria di grup F menjadi satu-satunya laga tanpa menghasilkan gol di partai perdana penyisihan grup.

13. Sedangkan, Piala Dunia Brasil tergolong paling produktif karena dari 16 pertandingan perdana yang telah digelar dari grup A-H, telah menghasilkan 49 gol.

14.Kiper Kolombia Faryd Mondragon menjadi pemain yang tampil paling sering di ajang Piala Dunia, termasuk edisi 2014. Total sudah lima kali ia ambil bagian di turnamen ini sejak 1994. Ia juga menjadi pemain paling tua yang bermain di Brasil, yaitu berusia 43 tahun pada 23 Juni mendatang.

15.Jika yang tertua adalah Faryd Mondragon, maka pemain termuda yang dipanggil masuk untuk Piala Dunia 2014 adalah Fabrice Olinga. Pemain Kamerun ini berusia 18 tahun dan satu bulan saat turnamen dimulai.